spocjournal.com

Mengenang Gus Dur sebagai Pahlawan Khonghucu

Oleh: Budi Wijaya - Lany Guito

Dalam rangka memperingati hari lahir Gus Dur berdasarkan kalender Hijriyah 4 Agustus 2018, kami mengenang jasa beliau sebagai pahlawan perkembangan legalitas agama Khonghucu Indonesia.

Kami sebagai pelaku dan saksi sejarah sangat berterima kasih kepada Gus Dur yang telah memberikan dukungan moral dengan 2 kali kehadiran beliau pada persidangan dan mengembalikan hak-hak sipil umat Khonghucu melalui Keppres no. 6 th 2000 serta mecabut Inpres no. 14 th 1967.

Perkenalan Gus Dur dengan Js. Chandra Setiawan terjadi sebelum kasus gugatan kami ke pengadilan tahun 1996. Js. Chandra Setiawan sebagai Ketua Matakinlah yang meminta Gus Dur untuk datang menyaksikan persidangan.

JADI MATAKIN
(Js. Chandra Setiawan dkk) mengenal Gus Dur lebih dahulu. Informasi ini adalah sejarah sesungguhnya supaya ada pelurusan terhadap kebenaran. Kedatangan Gus Dur pada sidang di PTUN Surabaya Senin, 22 Juli 1996 itulah pertama kali MAKIN Boen Bio Surabaya mengenal Gus Dur.

Ayo luruskan dan hargai sejarah!
Surat Liyuan Pernikahan kami dari MAKIN Boen Bio Surabaya tertanggal 23 Juli 1995 ditolak saat pencatatan pernikahan ke Catatan Sipil Surabaya. Penolakan itu sangat menyakitkan dan memotivasi kami untuk mencari keadilan dan kebenaran melalui gugatan pengadilan.

Dengan rahmat Huang Tian melalui yijing yang menyatakan gugatan ini adalah sebuah REVOLUSI. Bersama MAKIN Boen Bio & dukungan MATAKIN Pusat Jakarta, gugatan kami layangkan ke PTUN (Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara) dengan bantuan pengacara Trimoelja Soerjadi, SH.

Simpati dan dukungan maupun kepesimisan langkah kami datang silih berganti dari berbagai lembaga dan perorangan. Kyai Haji Abdurahman Wahid atau lebih dikenal dengan Gus Dur, Ketua PBNU & Presiden WCRP (World Conference on Religion & Peace) hadir 2 kali dalam persidangan Senin, 22 Juli 1996 dan Selasa, 3 September 1996 ketika Hakim Ketua Moedjiono SH menyatakan menolak eksepsi tergugat, menolak gugatan penggugat dan keseluruhannya, serta membebankan biaya perkara kpd penggugat yg tertuang dalam putusan PTUN No. 14/GTUN/1996/PTUN Surabaya. Dengan adanya putusan tsb maka kami mengajukan banding ke PTTUN (Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara) Surabaya.

Pertengahan Juni 1996 ada seorang wartawan bertanya,"Bulan depan Ibu melahirkan, bagaimana jika keputusan PTUN tetap menyatakan kalah?" "Saya yakin KEBENARAN tidak akan kalah. Tuhan maha adil..."

Kami kalah padahal buah hati kami telah lahir. Tertera di akte lahirnya ...Fuji Yaohana anak dari seorang Ibu bernama Lany Guito... tanpa ayah. Kekalahan kembali kami terima di tingkat PTTUN. Kekalahan ini tidak menyurutkan langkah kami untuk bertahan. Kami mengajukan banding ke Mahkamah Agung.

Xie Tian Zhi En, shanzai tahun 2000 Mahkamah Agung menyatakan kasus gugatan kami menang. Maha Adil & Kuasa Huang Tian berkenan mengkaruniakan berkah yang luar biasa. Kemenangan perjuangan ini bukan hanya untuk kami berdua tetapi juga kemenangan bagi seluruh umat Khonghucu Indonesia.

Tahun 1999 Gus Dur menjadi Presiden RI, beliau mengeluarkan Keppres no. 6 thn 2000 dan mencabut Inpres no 14 thn 1967 yg memulihkan hak-hak sipil umat Khonghucu yang terengut selama 32 tahun.
Umat Khonghucu menyambut dengan hati penuh syukur dan kegembiraan yang luar biasa.

Pertama kalinya MATAKIN menggelar Perayaan Hari Raya Imlek Nasional di Jakarta dan Perayaan Cap Go Meh di Surabaya. Presiden Gus Dur hadir pada 2 acara bersejarah tersebut.

Barongsai & Liang Liong turut memeriahkan Imlek yang boleh dirayakan secara terbuka. Tahun 2002 Hari Raya Imlek dinyatakan sebagai hari libur nasional. Hingga saat ini MATAKIN menggelar Imleknas setiap tahun.

Pemerintah telah memberikan pelayanan administrasi kependudukan bagi umat Khonghucu antara lain penggantian kolom agama di KTP & pencatatan pernikahan dengan surat Liyuan dari MAKIN. Bidang Pendidikan Khonghucu juga mendapat kesempatan yang sama dengan agama lainnya dan banyak prestasi yang telah dicapai oleh MATAKIN. Semoga Pemerintah semakin memperhatikan pelayanan bagi umat Khonghucu dan umat Khonghucu semakin semangat untuk lebih mencintai & berbakti pada agamanya.

 

You have no rights to post comments

Berita Foto

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Prev Next

Papa Dan Mama Mertuaku Pergi Selamanya

21-03-2019 Hits:112 Berita Foto

Papa Dan Mama Mertuaku Pergi Selamanya

Pagi itu seperti biasa, saya datang ke rumah papa dan membawa mie pangsit.

Read more

Sarasehan Kerukunan

21-02-2019 Hits:103 Berita Foto

Sarasehan Kerukunan

Sarasehan kerukunan antar umat beragama se Jawa Timur tahun 2019 di Harris Hotel & Conventions, Kota Malang berlangsung dari tanggal...

Read more

Imlek Hari Raya Khonghucu

10-02-2019 Hits:451 Berita Foto

Imlek Hari Raya Khonghucu

Dihadapan kaca mata pemerintah bahwa Imlek adalah Hari Raya Keagamaan yakni Hari Raya Khonghucu meski didalam masyarakat Tionghoa ada yang...

Read more

Marina Bay Sands

04-02-2019 Hits:121 Berita Foto

Marina Bay Sands

Malam kedua, pindah hotel dari Hard Rock Sentosa Island menuju Marina Bay Sands. Hotel Marina Bay Sands lebih mewah dari...

Read more

Embun Pagi Hard Rock Hotel Dan Begadang Di Clarke Quay

03-02-2019 Hits:60 Berita Foto

Embun Pagi Hard Rock Hotel Dan Begadang Di Clarke Quay

Photo didepan hotel Hard Rock, Sentosa Island. Udara cukup sejuk meski siang hari terasa panas. Nampak pantai-pantai buatan yang dirancang...

Read more

Dari Sentosa Island Dan Bendera

03-02-2019 Hits:64 Medissa

Dari Sentosa Island Dan Bendera

Bertemu dengan kawan lama bila direncanakan biasanya malah sulit. Nanum sebaliknya bila dilakukan dengan spontanitas justru bisa berjumpa. Seperti apa...

Read more

Mas Danang Melestarikan Kearifan Lokal

02-02-2019 Hits:135 Medissa

Mas Danang Melestarikan Kearifan Lokal

Meskipun mas Danang baru saja bergabung dalam groub WA Medissa namun sudah kelihatan bakat serta semangat hidupnya dalam mengembangkan kearifan...

Read more

Warung Ndiko Dan Reuni Kecil

02-02-2019 Hits:98 Medissa

Warung Ndiko Dan Reuni Kecil

Bertemu dengan kawan lama bila direncanakan biasanya malah sulit. Nanum sebaliknya bila dilakukan dengan spontanitas justru bisa berjumpa. Seperti apa...

Read more

Amora Lagoon Srilanka

27-01-2019 Hits:49 Berita Foto

Amora Lagoon Srilanka

Sebelum meninggalkan South Point Villas berpoto bersama didepan Villa. Photo bersama dan selanjutnya rombongan menuju Pagoda.

Read more

Ishq Villas

26-01-2019 Hits:73 Berita Foto

Ishq Villas

Prosesi pernikahan sekaligus jamuan makan malam di Ishq Villas. Mulai jam 15 prosesi upacara secara Srilanka yang kental dengan Hinduisme...

Read more

Jurnal Penelitian Pengaruh Etika Confucius Terhadap Kewirausahaan, Kemampuan Usaha Dan Kinerja Usaha Pedagang Eceran Etnis Tionghoa Di Surabaya.,
karya dari DR. Drs. Ongky Setio Kuncono, SH, MM, MBA


Wei De Dong Tian, Jalan Menuju Tuhan, Sebuah Kumpulan Khotbah Minggu
karya dari DR. Drs. Ongky Setio Kuncono, SH, MM, MBA

Untuk informasi lebih lanjut Contact Us

Gallery Download

Download Cahaya Setia 471-480

Silahkan Download Puisi ber-Gambar yang dapat dipakai untuk Profile Picture, Avatar, dll

Infografis & Slide

Foto Bersama di Khongcu Bio Denpasar

---------------------------

Foto Bersama Dispenkasi XXVII Bogor

 

Polling

Menurut Anda apa yang paling penting dilakukan saat Imlek ?

Bersembahyang leluhur - 0%
Menerima Angpao - 0%
Membeli baju baru - 0%
Sembahyang di Kelenteng - 0%
Berkunjung ke sanak-saudara - 0%

Total votes: 0
The voting for this poll has ended on: March 30, 2018

Who's Online

We have 14 guests and no members online

Kementrian Hukum & Hak Asasi Manusia
Hak Cipta Spoc Study Park Of Confucius No. 064687, Tanggal 25 Maret 2013

web development by harmonydesain.com