spocjournal.com

Menelusuri Pertemuan Dengan Gus Dur

Oleh: Dr. Drs. Ws. Ongky Setio Kuncono,SH, SE, MM, MBA, MSc.

Setelah sekian tahun ditinggalkan Gus Dur, saya merasakan rindu dengan sosok yang satu ini. Beliau telah mengalami ujian berat dengan kondisi kesehatan yang terus menurun, tetapi beliau tetap tegar di tengah-tengah masyarakat tanpa mengeluh akibat sakitnya. Beliau betul betul mencintai rakyat dan umatnya bahkan semua manusia ketimbang dirinya sendiri. Gus Dur adalah orang besar yang telah berhasil melalui suatu proses pergulatan dalam sejarah yang panjang. Gus Dur telah ditempa dengan kondisi lingkungan kehidupan yang beranekaragam dan Gus Dur tetap tegar berdiri walaupun angin dan badai menerjang beliau. Maka Gus Dur bukan sekedar tokoh tetapi seorang yang setaraf  dengan wali. Beliau dengan jitu telah melakukan apa yang disebut Tripusaka, mampu mengharmoniskan tiga pilar yakni : Zhi ( Kebijaksanaan), Ren ( Cinta Kasih), dan Yong ( Keberanian). Oleh karena itu banyak tokoh Khonghucu yang menyebut bahwa Gus Dur adalah seorang Junzi yang selalu menjunjung nilai Kemanusiaan( Ongky,2003 : 114,115).

Sudah sekian tahun, saya hampir lupa kapan berjumpa pertama kali dengan Gus Dur ? mengingat perkenalan pertama kami dengan Gus Dur tentunya harus meneliti kejadian beberapa tahun yang silam. Kita bisa menelusuri dari kasus perkawinan Budi Wijaya dengan Lany Guito. Catatan perkawinan Budi-Lani menjadi bukti sejarah ontentik yang bisa kita gunakan perjumpaan kami dengan Gus Dur.        

Budi Wijaya menikah dengan Lani pada tanggal 23Juli 1995 secara agama khonghucu. Pada tanggal 1 Agustus 1995 berniat mencatatkan perkawinannya di Kantor Catatan Sipil KMS tetapi ditolak. Kemudian pada tanggal  7 Agustus Budi Wijaya menulis surat kepada catatan sipil untuk meninta alasan penolakan tersebut.

Pada tanggal 15 Desember 1995 datang jawaban dari Kantor Catatan Sipil yang intinya menjelaskan dasar penolakan. Melalui pengacara Trimoelja D. Soerjadi ,SH, Budi Wijaya memasukkan gugatan ke PTUN pada tangal 15 Februari 1996. Mulai tanggal 28 Maret 1996, sidang gugatan digelar  dan tanngal  3 September  1996 diputus( Bali Post,4 september 1996 dan 12 september 1996). Selama 28 maret 1996 sampai dengan 3 september 1996, kurang lebih persidangan berlangsung.  

Pada tangga 15 juni 1996, diskusi sehari Agama, Hak Asasi Manusia dan Peran Negara Dalam Mengatur Agama Serta Kebebasan Beragama di Indonesia. Hadir dalam diskusi dari pihak luar Dr.Budi Munawar Rachman salah seorang anggota kajian ilmu Islam Paramadina, Dr.TH Sumartana seorang theolog  Kristen, Dr. Arief Budiman mantan dosen vokal dari Universitas Satya Wacana, Salatiga, juga Dr.Suwoto dari Ubaya ( Suara indonesia, 19 juni 1996). Sementara dari kalangan Khonghucu yang hadir adalah Xs. Tjhie Tjay Ing, Drs.Chandra Setiawan,MM, Ws.Adji chandra, Drs.Budi wijaya,SE, Djony K Gunawan, Bingky irawan, saya (Drs.Ongky,SK ). Setelah acara diskusi diadakan Ziarah di makan Ibu Tien Soeharto yang dihadiri sekitar 300 umat Khonghucu sebagai rangkaian acara setelah diskusi.     

22 Juni 1996,diskusi di kampus Bulak Sumur UGM peluncuran buku yang berjudul “ Pergulatan Mencari Jati Diri” yang diterbitkan oleh Interfidei dengan kata pengantar Abdurrahman Wahid, Cetakan 1 Nopember 1995 ( Suara Indonesia, jumat 21 juni 1996, Suara Indonesia 24 juni 1996).   

Nampak hadir Dr.Lasiyo, Prof. Soetandyo dll. Dari diskusi –diskusi tersebut akhirnya dibukukan oleh Litbang Makin Boen Bio. Sebagai ketua Litbang saya ( Drs.Ongky SK ) yang beranggotakan tiga orang yakni  Anly Senggana,SH dan Buyung Setiono,SH.

Seingat saya bahwa ketika tanggal 22 Juni 1996, kami belum berjumpa dengan Gus Dur. Sehingga dapat dipastikan bahwa perjumpaan kami dengan Gus Dur di sekitar  setelah tanggal 22 Juni sampai dengan 3 September 1996 ( 22 Juni > juni, juli, agustus < 3  september 1996).

Perkenalan dengan Gus Dur pertama kali di Airport Juanda. Gus Dur yang waktu itu menjadi Ketua BP NU kebetulan ada seminar di Surabaya. Kabar datangnya  Gus Dur di Surabaya terdengar dari berita Drs.Chandra Setiawan,MM yang waktu itu beliau sudah lama kenal dengan Gus Dur melalui Pak Kwik Kian Gie. Seperti juga pengakuan Budi Wijaya,SE bahwa “ Gus Dur datang ke sidang PTUN atas ajakan Drs. Chanda Setiawan, MM setelah meminta tolong Pak Kwik yang memang sudah akrap sebelumnya dengan Gus Dur. Kedatangan Gus Dur di rumah H,Masnu  tersebut baru perkenalan  dengan Bingky Irawan”.

Pagi  itu Gus Dur datang dengan tanpa pendamping/pengawalan, Saya ( Ongky), Bingky Irawan , Charles Tee, Anly Cenggana,SH , Hendra Yudiono bertemu sekejap di bandara kemudian Gus Dur menyuruh kami untuk bincang- bincang di rumah H.Masnu yang bertempa tinggal di Wedoro-Waru-Sidoarjo. Gus Dur sempat memperkenalkan kami kepada rombongan yang menjebut beliau khususnya H.Masnu. Kami bersama- sama saling iring-iringan menuju rumah H.Masnu.        

Saya teringat sekali waktu itu Gus Dur duduk dengan santai sambil memegang lodong( cangkir besar) yang berisi Coca-Cola. Begitulah kesukaan Gus Dur yang hoby juga minum Coca Cola. Dari pertemuan informal dengan Gus Dur itulah akhirnya beliau sangat memperhatikan kami ( Khonghucu ) dalam memperjuangkan hak -hak sipilnya.

Sekarang kita telah ditinggalkan tokoh yang sangat kita cintai karena beliau betul-betul pejuang kemanusiaan. Saya betul -betul rindu kepada beliau. Semoga di Indonesia akan lahir Gus Dur, Gus Dur baru yang bisa menjadikan pelopor perdamaian dalam rangka menuju Indonesia Maju.


Diskusi di Bandungan-Ambarawa tanggal 15 Juni 1996.

 


Gus Dur tanggal 3 September 1996.Nampak Drs.Ongky, Bingky Irawan, Ko Hong.

 


Drs.Djohan Efendi, Drs.Chandra Setiawan, MM, Hendra Yudiono, Drs.Ongky SK (photo diatas)
Buku diterbitkan tahun 1997 adalah kumpulan makalah dalam seminar.

 


Bersama Gus Dur setelah tidak menjabat Presiden.

You have no rights to post comments

Berita Foto

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Prev Next

Papa Dan Mama Mertuaku Pergi Selamanya

21-03-2019 Hits:112 Berita Foto

Papa Dan Mama Mertuaku Pergi Selamanya

Pagi itu seperti biasa, saya datang ke rumah papa dan membawa mie pangsit.

Read more

Sarasehan Kerukunan

21-02-2019 Hits:103 Berita Foto

Sarasehan Kerukunan

Sarasehan kerukunan antar umat beragama se Jawa Timur tahun 2019 di Harris Hotel & Conventions, Kota Malang berlangsung dari tanggal...

Read more

Imlek Hari Raya Khonghucu

10-02-2019 Hits:451 Berita Foto

Imlek Hari Raya Khonghucu

Dihadapan kaca mata pemerintah bahwa Imlek adalah Hari Raya Keagamaan yakni Hari Raya Khonghucu meski didalam masyarakat Tionghoa ada yang...

Read more

Marina Bay Sands

04-02-2019 Hits:121 Berita Foto

Marina Bay Sands

Malam kedua, pindah hotel dari Hard Rock Sentosa Island menuju Marina Bay Sands. Hotel Marina Bay Sands lebih mewah dari...

Read more

Embun Pagi Hard Rock Hotel Dan Begadang Di Clarke Quay

03-02-2019 Hits:60 Berita Foto

Embun Pagi Hard Rock Hotel Dan Begadang Di Clarke Quay

Photo didepan hotel Hard Rock, Sentosa Island. Udara cukup sejuk meski siang hari terasa panas. Nampak pantai-pantai buatan yang dirancang...

Read more

Dari Sentosa Island Dan Bendera

03-02-2019 Hits:64 Medissa

Dari Sentosa Island Dan Bendera

Bertemu dengan kawan lama bila direncanakan biasanya malah sulit. Nanum sebaliknya bila dilakukan dengan spontanitas justru bisa berjumpa. Seperti apa...

Read more

Mas Danang Melestarikan Kearifan Lokal

02-02-2019 Hits:135 Medissa

Mas Danang Melestarikan Kearifan Lokal

Meskipun mas Danang baru saja bergabung dalam groub WA Medissa namun sudah kelihatan bakat serta semangat hidupnya dalam mengembangkan kearifan...

Read more

Warung Ndiko Dan Reuni Kecil

02-02-2019 Hits:98 Medissa

Warung Ndiko Dan Reuni Kecil

Bertemu dengan kawan lama bila direncanakan biasanya malah sulit. Nanum sebaliknya bila dilakukan dengan spontanitas justru bisa berjumpa. Seperti apa...

Read more

Amora Lagoon Srilanka

27-01-2019 Hits:49 Berita Foto

Amora Lagoon Srilanka

Sebelum meninggalkan South Point Villas berpoto bersama didepan Villa. Photo bersama dan selanjutnya rombongan menuju Pagoda.

Read more

Ishq Villas

26-01-2019 Hits:73 Berita Foto

Ishq Villas

Prosesi pernikahan sekaligus jamuan makan malam di Ishq Villas. Mulai jam 15 prosesi upacara secara Srilanka yang kental dengan Hinduisme...

Read more

Jurnal Penelitian Pengaruh Etika Confucius Terhadap Kewirausahaan, Kemampuan Usaha Dan Kinerja Usaha Pedagang Eceran Etnis Tionghoa Di Surabaya.,
karya dari DR. Drs. Ongky Setio Kuncono, SH, MM, MBA


Wei De Dong Tian, Jalan Menuju Tuhan, Sebuah Kumpulan Khotbah Minggu
karya dari DR. Drs. Ongky Setio Kuncono, SH, MM, MBA

Untuk informasi lebih lanjut Contact Us

Gallery Download

Download Cahaya Setia 471-480

Silahkan Download Puisi ber-Gambar yang dapat dipakai untuk Profile Picture, Avatar, dll

Infografis & Slide

Foto Bersama di Khongcu Bio Denpasar

---------------------------

Foto Bersama Dispenkasi XXVII Bogor

 

Polling

Menurut Anda apa yang paling penting dilakukan saat Imlek ?

Bersembahyang leluhur - 0%
Menerima Angpao - 0%
Membeli baju baru - 0%
Sembahyang di Kelenteng - 0%
Berkunjung ke sanak-saudara - 0%

Total votes: 0
The voting for this poll has ended on: March 30, 2018

Who's Online

We have 16 guests and no members online

Kementrian Hukum & Hak Asasi Manusia
Hak Cipta Spoc Study Park Of Confucius No. 064687, Tanggal 25 Maret 2013

web development by harmonydesain.com