spocjournal.com

Rakernas Rohaniwan 2016 : Pedoman Do’a & Surat Do’a

Oleh: Tim Rakernas Rohaniwan 2016

Tim Doa Dan Surat Doa

  • Ketua              : Ws. Ruddy Djunaidi
  • Anggota          :
        • Ws. Ramelan
        • Ws. Chandra Kurniawan
        • Js. Sun Vera V.
        • Js. Adinatha Lie
        • Js. Andi Tjiok
        • Dq. Epin Winata

 

Pengantar
Agama Khonghucu bagi kehidupan kita adalah rahmat karunia bimbingan Huangtian yang diturunkan melalui para Nabi dan Zhi Sheng Kongzi sebagai Tianzhi Muduo dan wan shi shi biao – Guru Agung Sepanjang Masa.

Ji (sembahyang/ibadah/doa) hendaknya bukanlah suatu hal yang datang dari luar diri, melainkan dari tengah batin yang keluar dan lahir di hati sehingga perwujudannya meraga dalam Li (kesusilaan). Maka orang bijaksana yang berkebajikan dapat sungguh-sungguh mewujudkan kebenaran dari Ji (sembahyang/ibadah/doa), dengan berlandaskan iman (Cheng), keyakinan (Xin), satya (Zhong) dan hormat sujud (Jing). Dengan demikian Ji (sembahyang/ibadah/doa) yang dilaksanakan pasti menurunkan berkah bahagia.

Dengan ketulusan iman dan kekhidmatan, demikianlah Ji (sembahyang/ibadah/doa) dilaksanakan dengan tiada keluh gerutu kepada Huangtian maupun sesal penyalahan kepada sesama manusia. Selalu giat belajar dari tempat yang rendah terus maju menuju tinggi menempuh jalan suci, senantiasa memahami dan mengimani akan sifat mulia Huangtian yaitu:

  • Yuan, Khalik Pencipta Alam, Maha Kasih, Maha Mulia, Maha mula dan akhir segalanya.
  • Heng, Maha Besar, Maha Menjalin/Menembusi, Maha Indah.
  • Li, Maha Pemberkah, menjadikan tiap pelaku menuai hasil perbuatannya dan Maha Adil.
  • Zhen, Maha Kuasa, Maha Kokoh, Maha Abadi Hukumnya

Demikianlah Dia, dilihat tiada tampak, didengar tiada terdengar. Namun tiada wujud yang tanpa karena Dia, terasakan di atas, di kanan kiri kita.

Huangyi Shangdi, Wei Tian You De
Huangyi Shangdi, Wei Tian You De
Shanzai

 

Pengertian Do’a
Bimbingan menempuh jalan suci dinamai agama. Pokok dari pengajaran agama adalah Ji (sembahyang/ibadah/doa). Dan tujuan pengajaran agama adalah mengharmonisasikan kehidupan jasmani dan kehidupan rohani. Jalan suci harus dilaksanakan dan diamalkan oleh diri sendiri. Iman harus disempurnakan oleh diri sendiri pula.

Dalam Kitab Liji IX:3;28, tersurat “Upacara sembahyang adalah dimaksudkan untuk dapat melakukan doa. Untuk mengucapkan syukur atau untuk menyampaikan keluhan.”

Kita sebagai umat Khonghucu telah diperintahkan untuk melakukan doa dalam persembahyangan baik kepada Huangtian, Nabi, para suci, maupun leluhur dengan berlandaskan Li (kesusilaan). Doa yang kita lakukan sebagai ungkapan pernyataan syukur atas segala rahmat dan lindungan yang telah kita peroleh, juga keteguhan keimanan kita. Berdoa juga menyampaikan keluhan (suasana dan kondisi kita), namun bukan berarti keluh gerutu yang berarti protes, atau tidak menerima keadaan dengan berbagai alasan dan menyalahkan. Yang kita sampaikan adalah dalam bentuk harapan, perubahan yang lebih baik ataupun mendapatkan pencerahan.

Berdoa haruslah disuasanai batin dan jiwa yang tulus dan sungguh-sungguh sehingga doa yang kita lakukan atau panjatkan akan berkenan di hadapan yang kita tujukan (Huangtian, Nabi, para suci maupun leluhur).

Demikianlah menjadikan umat manusia di dunia berpuasa, membersihkan hati dan mengenakan pakaian lengkap, sujud bersembahyang kepadaNya.

Makna Doa
Dalam kehidupan tentunya banyak hal yang kita perbuat atau rencanakan maupun targetkan. Namun, tidak semulus seperti yang kita harapkan, dinamika selalu terjadi. Maka sebagai insan bijaksana yang berkebajikan akan mewujudkan kebenaran daripada Ji (sembahyang/ibadah/doa).

“Didalam melakukan doa dan sembahyang syukur dan menyampaikan persembahan kepada Guishen (Yang Maha Roh), tanpa kesusilaan tidak akan terbentuk ketulusan iman dan kekhidmatan.”
  (Liji IA:19)

“Upacara sembahyang adalah dimaksudkan untuk dapat melakukan doa. Untuk mengucapkan syukur dan untuk menyampaikan keluhan. “
(Liji IX:3;28)

“Bila penaikan doa dan pengucapan permohonan berkah, tiada yang berani merubah, lestari sebagaimana jaman kuno itu maka dinamai ibadah besar yang membawa berkah.”
(Liji VII:2;2)

“Jalan suci yang mengatur kehidupan manusia, tiada yang lebih penting daripada Li (kesusilaan).
Pokok utama dari Li (kesusilaan) adalah Ji (sembahyang/ibadah/doa).
Adapun Ji (sembahyang/ibadah/doa) itu bukanlah sesuatu yang datang dari luar, melainkan dari tengah batin, keluar dan lahir di hati.
Bila hati itu dalam-dalam tergerak, perwujudannya meraga di dalam Li (kesusilaan).
Karena itu, hanya orang bijaksana yang berkebajikan dapat penuh-penuh mewujudkan kebenaran daripada Ji (sembahyang/ibadah/doa).”
(Liji XXII:1)

“Ji (sembahyang/ibadah/doa) yang dilaksanakan oleh orang bijaksana berkebajikan pasti akan menerima berkah bahagia”.
(Liji XXII:2)

“Maka Ji (sembahyang/ibadah/doa) seorang yang bijaksana berkebajikan itu dipenuhi iman dan kepercayaan (keyakinan) dengan semangat penuh satya dan hormat sujud. Dilaksanakan tanpa suatu pamrih!”
(Liji XXII:3)

“Demikianlah menjadikan umat manusia di dunia berpuasa, membersihkan hati dan menggunakan pakaian lengkap, sujud bersembahyang kepadaNya. Sungguh Maha Besar Dia terasa di atas dan di kanan kiri kita.”
(Zhongyong XV:3)

“Kalau Aku tidak ikut bersembahyang sendiri, Aku tidak merasa sudah bersembahyang.”
(Lunyu III:12;2)

“Hati yang tidak pada tempatnya, sekalipun melihat takkan tampak, meski mendengar takkan terdengar dan meski makan takkan merasakan.”
(Daxue VII:2)

“Pada saat sembahyang kepada leluhur, hayatilah akan kehadiran Nya dan waktu sembahyang kepada Tian Yang Maha Roh hayati pula akan kehadiran Nya.”
(Lunyu III:12;1)

“Meski makan nasi dengan sayur yang sangat sederhana, niscaya disembahyangkan. Sembahyang dilakukan dengan sungguh-sungguh.”
(Lunyu X:11)

“Upacara sembahyang janganlah terlalu sering dilakukan. Sering itu membawa jenuh dan jenuh berakibat tidak hormat. Upacara sembahyang jangan terlalu jarang dilakukan. Jarang itu membawa lalai dan lalai berakibat menjadi lupa.”
(Liji XXI bagian I:1)

Isi Doa
Berdoa adalah suatu ungkapan ketulusan dan kejujuran sebagai rasa syukur juga untuk menyampaikan keluhan dengan harapan dalam keberkahan. Keluhan bukanlah suatu protes, perintah ataupun keluh gerutu, namun berisikan ungkapan perasaan, suasana/keadaan yang sedang dialami.

“Aku tidak keluh gerutu kepada Tian, tidak pula menyesali manusia. Aku hanya belajar dari tempat yang rendah terus maju menuju tinggi, Tian lah yang mengerti diri Ku.”
(Lunyu XIV:35;3)

“Siapakah yang hendak Aku kelabui? Apakah Aku akan mengelabui Tian?”
(Lunyu IX:12;2)

“Maha Sempurna sifat Tian :

    • Yuan, Maha Besar, Maha Mulia, Maha Esa, Maha Sempurna, Khalik Semesta.
    • Heng, Maha Menembusi, Maha Menjalin, Maha Indah.
    • Li, Maha Pemberkah, menjadikan orang menuai hasil perbuatannya.
    • Zhen, Maha Besar, Maha Kasih, Maha Abadi dan Maha Bijak

(Yijing I: Hexagram I)

“Sungguh Tian Maha Mengetahui. Tian mencintai rakyatNya, apa yang menjadi kehendak rakyat, Tian meluluskannya. Tian melihat seperti rakyat melihat, Tian mendengar seperti rakyat mendengar.”
(Kitab Shujing V: IB)
(Mengzi VA: 8)

Dengan demikian, dapatlah disimpulkan bahwa doa yang disampaikan adalah:

  • Berisikan ketulusan dan kejujuran sebagai ucapan syukur.
  • Untuk menyampaikan keluhan dan permohonan(perasaan, keadaan/kondisi yang sedang kita alami, sehingga ada pencerahan atau harapan yang lebih baik).
  • Tidak bersifat memerintah, menggurui, memaksakan kehendak, mengatur keinginan.
  • Doa yang disampaikan singkat, jelas, tidak bertele-tele.
  • Menggunakan bahasa yang baik, santun, dapat dipahami, tidak diulang-ulang.
  • Tidak menggunakan kata-kata yang bisa bermakna ragu-ragu, tidak pasti, serta bersifat negatif.
  • Menyadari akan Maha Sempurnanya sifat Tian

 

Penutup
Setelah berdiskusi melalui media WA, maka Tim Doa dan Surat Doa berkesimpulan bahwa:

  • Kalimat pembuka doa adalah : “Ke hadirat Huangtian Shangdi dalam bimbingan Zhisheng Kongzi, qinzai (dipermuliakanlah).”
  • Kalimat penutup doa adalah :

“Huangyi Shangdi Wei Tian You De, (petugas doa)
Huangyi Shangdi Wei Tian You De, (diucapkan umat)
Shanzai.” (bersama-sama)

  • Kata penutup doa untuk doa duka adalah: “Shanzai”, sedangkan “Wuhu Aizai” diletakkan di bagian isi doa mengenang almarhum/almarhumah.

Huangtian Shangdi bermakna Tuhan Yang Maha Besar/Agung (mulia sebagai jalan suci Nya) lagi Maha Tinggi/Kuasa (mulia sebagai hukum suci Nya).

Zhiseng Kongzi bermakna puncak kenabian atau nabi yang mencapai puncak.
Tidak boleh menggunakan shengren Kongzi (merendahkan derajat Zhisheng Kongzi).
Huangyi Shangdi identik dengan Huangtian Shangdi. Wei Tian You De identik dengan Wei De Dong Tian – Xian You Yi De.

 Berikut contoh teks doa, meliputi:

  • Doa sembahyang besar kepada Huangtian:
    • Doa malam tahun baru Kongzili
    • Doa Jingtiangong
    • Doa Yuanxiao
    • Doa Duanyang
    • Doa Zhongqiu
    • Doa Dongzhi
  • Doa sembahyang besar kepada Nabi Kongzi:
    • Hari lahir
    • Hari wafat
    • Hari Muduo
  • Doa sembahyang upacara duka:
    • Jinmu (jiebok)
    • Moisong
    • Pemberangkatan layon
    • Penyempurnaan/pemakaman
    • Peringatan 3 hari
    • Peringatan Xiaoxiang
    • Peringatan Daxiang
    • Peringatan hari wafat
  • Doa kebaktian:
    • Doa pembuka dan penutup
    • Liyuan umat
    • Doa syukur
  • Doa kebaktian sekolah minggu:
    • Doa pembuka penutup kebaktian
    • Doa melakukan kegiatan
  • Doa kepada para Shenming, (menyusul kemudian).

Tim Doa / Surat Do

Surat Doa Pembukaan Kebaktian
Ke hadirat HuangTian ShangDi, dalam bimbingan Zhisheng  Kongzi.Dipermuliakanlah....
Beroleh kami kekuatan dalam keberkahan untuk membina diri, menegakan kebenaran dan mengamalkan Kebajikan.
Puji dan syukur kami panjatkan ke hadirat HuangTian, saat ini diperkenankan berhimpun melaksanakan Kebaktian suci ini.

Kebaktian yang kami laksanakan ini ada didalam rahmat dan bimbingan HuangTian; berkenan mengetuk rohani kami dan meneguhkan iman, Satya kepada Firman Tian, hidup selaras dengan Watak Sejati menempuh Jalan Suci, menggemilangkan dan mengamalkan Kebajikan yang melimpahkan berkah bahagia atas kehidupan ini.
Kami yakin hanya Kebajikan berkenan HuangTian dan itulah yang wajib kami miliki serta teguhkan.
Dipermuliakanlah.

Kamipun berdoa bagi saudara seiman kami, yang saat ini tidak dapat hadir bersama melaksanakan kewajiban ibadah karena permasalahnya ,kepada mereka Huang Tian berkenan merahmati dan membimbing, sehingga  mampu menunaikan tugas kewajiban dan mengatasi tantangan kehidupan, sehingga dapat kembali bersama melaksanakan kebaktian, menunaikan kewajiban ibadah.

……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
(untuk keperluan sesuai kondisi masing-masing)
Dengan sepenuh  hati kami bersujud, dengan segenap kebajikan didalam hati,
Dipermuliakanlah.

Sembah dan sujud ke hadirat  HuangTian,kuat dan teguhkanlah kami tidak berkeluh gerutu kepada HuangTian, dan tidak sesal penyalahan kepada sesama; melainkan dapat tekun belajar hidup benar dari tempat yang rendah ini terus maju menuju tinggi menempuh Jalan Suci.
Teguhlah iman, yakin HuangTian Maha Pemberkah senantiasa Penilik, Pembimbing dan Penyerta kehidupan kami.

Maha Besar Tian Khalik Semesta Alam
Tian senantiasa melindungi Kebajikan

Huangyi Shangdi, Wei Tian You de
Huangyi Shangdi, Wei Tian you de
Shanzai

 

Doa Penutup Kebaktian
Sembah sujud dan syukur kami panjatkan ke hadirat HuangTian Shangdi dalam bimbingan Zhisheng Kongzi , yang telah berkenan memberkahi kebaktian suci  ini, sehingga kami beroleh keteguhan iman dalam kebajikan, kekuatan dan kemampuan untuk melaksanakan ajaran Zhisheng Kongzi dalam peri cinta kasih, menjunjung tinggi kebenaran/keadilan/kewajiban, berlaku susila, bijaksana dan dapat dipercaya dalam kehidupan ini. 

Senantiasa beroleh perlindungan HuangTian, bimbingan Zhisheng Kongzi , sehingga teguhlah iman kami,dan berkah bahagia dalam kehidupan.

Maha Besar Tian Khalik Semesta Alam
Tian senantiasa melindungi Kebajikan

Huangyi shangdi, Wei Tian You de.
Huangyi shangdi, Wei Tian You de.
Shanzai.

 

 

You have no rights to post comments

Berita Foto

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Prev Next

Tokyo Ke Jakarta

13-04-2018 Hits:150 Berita Foto

Tokyo Ke Jakarta

Perjalanan pulang dari airport Haneda Tokyo. Tidak terasa 1 minggu perjalanan di negara Sakura. Kenangan indah untuk dilupakan.

Read more

Menuju Ke Tokyo

12-04-2018 Hits:84 Berita Foto

Menuju Ke Tokyo

Setelah sarapan pagi di hotel Marusansou, kami menuju ke Karuizawa Factory Outlet yang merupakan factory outlet terbesar. 

Read more

Gasho Village

11-04-2018 Hits:50 Berita Foto

Gasho Village

Setelah semalam mandi onsen, tidur bisa nyenyak sekali sehingga badan menjadi segar. Pagi ini harus bangun pagi untuk siap siap...

Read more

Dari Kobe Menuju Nara

10-04-2018 Hits:81 Berita Foto

Dari Kobe Menuju Nara

Perjalanan dari Kobe munuju Nara. Ada tempat berbelanja di Naramachi. Sebelumnya rombongan menyempatkan diri ke Todaiji Temple sebuah kuil dibangun...

Read more

Negara Sakura

09-04-2018 Hits:90 Berita Foto

Negara Sakura

Tiba di Kanzai-Osaka pagi tanggal 7 April 2018. Udara waktu itu 11 derajat celcius. Sesampainya di airport langsung menuju Osaka...

Read more

Bersama Setiadi Joyosentoso

04-03-2018 Hits:515 Berita Foto

Bersama Setiadi Joyosentoso

Setiadi Joyosetoso bos PT. Surya Putra Barutama yang beralamat di jalan Kedurus 23 adalah sosok seorang bisnisman yang merangkak dari...

Read more

Pasar Turi Tradisionil Singkawang

03-03-2018 Hits:211 Berita Foto

Pasar Turi Tradisionil Singkawang

Pagi ini rombongan menuju pasar tradisionil. Pasar tersebut tidak seperti pasar lainnya yang kelihatan jorok. Di dekat pasar ada bubur...

Read more

Singkawang Culture Center ( SCC)

02-03-2018 Hits:192 Berita Foto

Singkawang Culture Center ( SCC)

Setiadi Joyosentoso seorang pengusa sukses yang berasal dari kota Singkawang tentunya beliau tidak melupakan tanah kelahirannya.

Read more

Acara Puncak Imlek

02-03-2018 Hits:218 Berita Foto

Acara Puncak Imlek

Acara puncak Imlek dengan diakhiri dengan Cap Go Meh. Khususnya di Singkawang acara Cap Go Meh dimeriahkan dengan pawai Liong,...

Read more

Singkawang Yang Menawan

02-03-2018 Hits:260 Berita Foto

Singkawang Yang Menawan

Kota Singkawang dengan penduduk sebagian besar Tionghoa ternyata memikiki keunikan sendiri. Masyarakat Tionghoa Singkawang sangat beda dengan masyarakat Tionghoa di...

Read more

Harmoni Hidup & Keseimbangan Bisnis, karya dari  DR. Drs. Ongky Setio Kuncono, SH, MM, MBA

 

Bisnis Yang Beriman & Beretika, karya dari  DR. Drs. Ongky Setio Kuncono, SH, MM, MBA

Gallery Download

Download Cahaya Setia 471-480

Silahkan Download Puisi ber-Gambar yang dapat dipakai untuk Profile Picture, Avatar, dll

Infografis & Slide

Foto Bersama di Khongcu Bio Denpasar

---------------------------

Foto Bersama Dispenkasi XXVII Bogor

 

Polling

Menurut Anda apa yang paling penting dilakukan saat Imlek ?

Bersembahyang leluhur - 0%
Menerima Angpao - 0%
Membeli baju baru - 0%
Sembahyang di Kelenteng - 0%
Berkunjung ke sanak-saudara - 0%

Total votes: 0
The voting for this poll has ended on: March 30, 2018

Who's Online

We have 48 guests and no members online

Kementrian Hukum & Hak Asasi Manusia
Hak Cipta Spoc Study Park Of Confucius No. 064687, Tanggal 25 Maret 2013

web development by harmonydesain.com