spocjournal.com

Layang-Layang Dan Agama

Oleh: Dr. Drs. Ws. Ongky Setio Kuncono, SH, MM

Lihatlah seorang bermain layang layang,mereka pasti senang dan gembira.Ketika angin membawanya layang layang ke angkasa terbang di langit biru terasa indah melayang layang.Warna warni menghiasi angkasa, menambah hangatnya suasana. Demikianlah layang layang bila benang dibentangkan maka layang layang bertambah tinggi. Semakin kita ulurkan benang dengan panjang maka layang layang terbawa angin semakin meninggi di angkasa. Begitu pula bila kita menariknya maka layang-layang akan semakin turun.

Ibarat agama itu layang layang, maka kita melihat bahwa agama semakin tinggi, agama melayang-layang di angkasa. Kita semua tentunya menginginkan agama kita semakin tinggi. Kita inginkan agama Khonghucu itu terbang seperti layang-layang.Agama yang indah, yang tinggi nilai-nilai religius dan spriritualitas-nya. Itulah harapan bagi kita semua.

Namun demikian janganlah kita jadikan agama Khonghucu seperti kita bermain layang layang.Bermain layang-layang hanya hanya layang-layangnya yang terbang tinggi saja, agama saja yang bisa terbang tinggi tapi diri kita sendiri tetap dibawah. Terbanglah bersama layang layang, agamanya terbang tinggi di langit dan anda sendiri juga ikut terbang meninggi bersama agamanya.

Sering dalam kehidupan ini setiap orang membanggakan agamanya paling baik, tapi dirinya tidak menerapkan ajaran agamanya dengan baik. Jadilah seorang Junzi yang menganut agama yang baik dan juga menjalankan agama dengan baik maka kita bukan sekedar bermain layang layang tetapi kita terbang bersama layang Bagaimana dalam kehidupan ini kita menjadi orang terbaik, maju bersama agama yang menuntun kehidupan kita sehingga semua orang akan melihat bahkan akan mencotoh perilaku kita. Maka jadilah ketauladaan dalam hidup ini agar semua anggota keluarga akan mengikuti langkah kita bahkan masyarakat umum pun akan simpati dan mencontoh kebajikan kita. Hanya dengan demikian kita bukan sedang bermain layang layang tapi kita bersama layang layang terbang bermain. Kita bersama agama kita menggerakkan kebajikan agung, menata kehidupan di dunia dengan penuh kebajikan.

Diri kita bukan terpisah dengan agama, tapi agama bersama diri kita bersama sama. Diri kita akan melangkah bersama dengan petunjuk agama,kita tidak meninggalkan agama sekejap pun, setiap langkah kita dijalan yang dianjurkan agama.Ketika kita berjalan menuju kebajikan maka tuntunan agama selalu mengiringi kita. Tuntunan itu sebagai pedoman yang tinggi menuju langit, kita juga mengejar tuntunan itu menuju langit biru. Ketika kita tidak pernah membina diri dan terus belajar dalam hidup ini, maka kita semakin jauh dari tuntunan agama dan kita dijauhkan oleh agama sepeeri kita bermain layang layang dimana hanya layang layangnya yang terbang tinggi .Kita pahami bahwa Tian sebagai Tuhan yang Maha Segalanya akan melindungi setiap kebajikan karena Tian sangat menyukai kebajikan.Wei De Dong Tian, hanya dengan kebajiakan saja Tian berkenan. Tujuan agama adalah membibing diri kita dan juga umat manusia agar menjadi orang baik yang hidup sesuai dengan kebaikan Tian.

Agar kita bisa terbang bersama layang layang seperti kita bisa seiring dengan agama kita maka kita harus mengikuti langkah dibawah ini

a. Membina diri.Setiap hari kita harus selalu membina diri,meneliti hakekat tiap perkara dengan selalu belajar tiada pernah berhenti.Belajar merupakan proses hidup kita mencapai kesempurnaan. Banyak banyaklah membaca dan memahami ilmu agama maupun ilmu pengetahuan.
Belajar bukan sekedar ilmu pengetahuan tapi belajar kehidupan .Nabi Kongzi memberi petunjuk bahwa belajar melalui tahapan menjadi manusia Junzi dengan tanpa lelah.

b. Memiliki misi dan visi kedepan.Dalam kehidupan selalu memiliki pandangan dan wawasan kedepan.Punya harapan yang mulia yang dijadikan pedoman sebagai cita cita. Visi dan misi kedepan itu adalah prediksi yakni berpikir kemungkinan yang jauh seperti ayat diatas.

c. Jangan merasa sudah pandai dan jangan merasa diri sendiri paling benar. Tetapi telitilah setiap langkah Anda dengan cermat. Mau memperbaiki kesalahan dan mau dikritik, maka Anda akan maju dalam segala hal.

d. Lakukan hal yang lebih daripada orang lain.Bila orang lain bisa melakukan dalam satu kali maka kita harus bisa melakukan dalam sepuluh kali.Bila orang lain bisa melakukan 10 kali maka diri kita harus bisa melakukan 1000 kali (Lihat Kitab Shi Su ). Melakukan lebih dari orang lain merupakan upaya lebih unggul yakni keunggulan kompetitive .Bersaing yang sehat dan tidak mematikan kompetitornya.

e. Modeling, carilah contoh yang baik dan ikuti langkahnya. Nabi Kongzi mengatakan bila kita berjalan bertiga maka ada salah satu yang dijadikan panutan.Carilah panutan yang baik dalam hidup ini dan ikuti dengan baik pula.Nabi Kongzi adalah panutan bagi kita semua, namun kita punya juga orang tua dan orang lain yang baik yang bisa kita jadikan panutan.Belajarlah dari kebaikan dan kesuksesan orang lain sehingga kita tidak salah langkah.

f. Harus berani berubah, change atau perubahan ke arah lebih baik. Lakukan perubahan setiap saat agar kita tidak hidup statis melainkan berubah sesuai perkembangan jaman dengan tidak melanggar garis kesusilaan.

 

g. Bermusyawarah mencapai hal yang paling baik.Dalam hal ini Nabi Kongzi mengatakan bahwa yang dibutuhkan dari kita semua adalah orang yang tidak sekedar berani melangkah, melainkan orang yang melangkah dengan rencana dan musyawarah.

 

h. Mengoreksi diri, selalau hidup dengan melakukan penyempurnaan.Belajar dari masa lalu yang gagal dan selalu memulai dari mengoreksi diri untuk membenahi hidup.

i. Berjiwa besar, berjiwa besar selalu rendah hati dan bisa menghormati kebenaran orang lain tanpa meninggalkan prinsip yang ada.Mau membuka dan menerima pemikiran orang lain dan selalu mempelajari dengan seksama.

j. Bisa mengakomondasi kepentingan orang lain, artinya selalu bekerjasama atau team work dengan tidak kaku,bisa menerima pendapat orang lain dan mengakomodasi pendapat orang lain.Seperti murid Nabi Kongzi yang sifat dan karakternya berbeda beda,namun Nabi selalu memanfaatkan perbedaan untuk bisa bersama sama.Memanfaatkan perbedaan dengan mengakomodasi sehingga bisa diterima semua pihak

 

k. Kalukan segera dan awali dengan langkah nyata. Setiap ada rencana positif jangan menunda tapi praktekkan dan aplikasikan secepat mungkin sehingga Anda akan menikmati hasil susah payah Anda segera mungkin.Tidak ada perencanaan tanpa pelaksanaan, pelaksanan harus segera dijalankan ketika Anda memiliki rencana.

l.Positive thinking , dalam bahasa Kitab disebutkan berpikir benar baru berhasil,artinya seorang harus berpikir positif, open mind sehingga langkah langkahnya selalu didalam ketepatan dan keberhasilan.

 

 

 

You have no rights to post comments

Berita Foto

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Prev Next

Ketua Matakin Babel Turba Lagi

14-01-2018 Hits:183 Berita Foto

Ketua Matakin Babel Turba Lagi

Pengurus Matakin Prov Bangka Belitung, Dq. Tjhia Tet Hian, Dq. Suryanto Chandra, Js. Ngiat Hiung, Js. Jony Periady, dan beberapa...

Read more

Mengapa Ujian Rohaniwan Di Gunung Sindur ?

11-01-2018 Hits:213 Berita Foto

Mengapa Ujian Rohaniwan Di Gunung Sindur ?

Dalam khotbah Dr Ws.Ongky bercerita ketika nabi Konzi di negeri Chou mengatakan tiga hal yakni 1.dipadatkan 2. dimakmurkan 3. diberi...

Read more

Pembukaan Tahun Persatuan di Keuskupan Agung Jakarta

08-01-2018 Hits:394 Berita Foto

Pembukaan Tahun Persatuan di Keuskupan Agung Jakarta

Gereja Keuskupan Agung Jakarta, menyelenggarakan pembukaan tahun Persatuan secara serentak diseluruh penggembalaan gereja - gereja se-Keuskupan Agung Jakarta pada hari...

Read more

Ujian Terbuka Calon Rohaniwan

07-01-2018 Hits:300 Berita Foto

Ujian Terbuka Calon Rohaniwan

Ujian terbuka ini sudah pernah dilakukan di Pangkal Pinang Bangka Belitung dan menghasilkan rohaniwan sebanyak 6 rohaniwan dari 14 calon...

Read more

Rohaniwan Taat Asas

07-01-2018 Hits:128 Berita Foto

Rohaniwan Taat Asas

DAK Diklat Agama Khonghucu adalah salah satu program Matakin Pusat di bawah pengawasan Kabid Agama adalah progran pendidikan dan pelatihan...

Read more

DAK 25 Jam Jatim, Jateng, DIY 25 - 27 Desember

14-11-2017 Hits:702 Berita Foto

DAK 25 Jam Jatim, Jateng, DIY 25 - 27 Desember

DAK (Diklat Agama Khonghucu) bukan sekedar pendidikan dan pelatihan untuk meningkatkan kemampuan rohaniwan saja

Read more

Pemuda Khonghucu Dari Berbagai Daerah Ikrar Di Hari Sumpah Pemuda.

28-10-2017 Hits:1018 Berita Foto

Pemuda Khonghucu Dari Berbagai Daerah Ikrar Di Hari Sumpah Pemuda.

Bogor, 28 Oktober 2017, Ketua Panitia acara Js.Kuh Sambih dalam undangannya mengatakan bahwa kami pemuda Khonghucu pun harus mampu bergerak...

Read more

Gili Trawangan

25-10-2017 Hits:176 Berita Foto

Gili Trawangan

Pagi ini kami harus bangun pagi untuk menyeberang pulau kecil yakni Gili Trawangan.

Read more

Delapan Pesan Dari Jakarta Dalam Kongres Khonghucu Dunia

21-10-2017 Hits:300 Berita Foto

Delapan Pesan Dari Jakarta Dalam Kongres Khonghucu Dunia

"Membangun Harmoni dan Jalan Tengah untuk Mewujudkan Kesejahteraan dan Perdamaian Dunia" dihasilkan butir-butir pemikiran sbb :

Read more

Srikandi Gunung Sindur Berjoget

16-10-2017 Hits:188 Berita Foto

Srikandi Gunung Sindur Berjoget

Kebaktian di Makin Gunung Sindur minggu 15 Oktober 2017 dipenuhi umat di berbagai daerah di sekitarnya.

Read more

Harmoni Hidup & Keseimbangan Bisnis, karya dari  DR. Drs. Ongky Setio Kuncono, SH, MM, MBA

 

Bisnis Yang Beriman & Beretika, karya dari  DR. Drs. Ongky Setio Kuncono, SH, MM, MBA

Gallery Download

Download Cahaya Setia 451-460

Silahkan Download Puisi ber-Gambar yang dapat dipakai untuk Profile Picture, Avatar, dll

Infografis & Slide

Foto Bersama di Khongcu Bio Denpasar

---------------------------

Foto Bersama Dispenkasi XXVII Bogor

 

Polling

Kegiatan Apa Yang Paling Anda Senangi Ketika Di Tempat Ibadah?

Berdoa / Sembahyang - 100%
Menyanyi / Bermain Musik - 0%
Mendengarkan Kotbah - 0%
Berdiskusi - 0%
Bertemu Teman-Teman - 0%

Total votes: 8
The voting for this poll has ended on: March 9, 2014

Who's Online

We have 5 guests and no members online

Kementrian Hukum & Hak Asasi Manusia
Hak Cipta Spoc Study Park Of Confucius No. 064687, Tanggal 25 Maret 2013

web development by harmonydesain.com