spocjournal.com

Pernak-Pernik Tahun Baru Imlek, Antara Agama dan Budaya Tionghoa Perspektif Khonghucu Bagian 2

Oleh: Js. Liem Tiong Yang

Tidak hanya berupa sajian makanan. Tetapi sajian buah-buahan pun tidak kalah pentingnya dalam peribadatan Khonghucu. Demikian kreatifnya para leluhur masyarakat Tionghoa khususnya yang beragama Khonghucu. Yaitu mampu menciptakan kreasi dan imajiner dalam melakukan sebuah harapan dan doa. Tidak semua jenis buah-buahan dapat di sajikan di Altar, tetapi nama buah yang kalau diucapkan suaranya mendekati arti tertentu yang mempunyai arti baik dan bagus. Ciri khas sajian buah tidak lepas dari rasa manis, banyak bijinya dan yang pasti kalau di ucapkan mempunyai arti baik seperti rejeki, pengharapan dan lain-lain. Buah-buahan yang berduri yang bersifat menyakiti dan tidak mempunyai makna bagus tidak pernah di sajikan di atas meja Altar. Seperti buah durian, salak atau sejenisnya yang berduri. Dari rangkuman makna buah-buahan mempunyai makna harapan positif seperti kehidupan manis, rejeki berlimpah, keberuntungan, sampai pengharapan tidak terputus keturunan. Mungkin bagi sebagian orang yang tidak mengerti akan makna simbol-simbol terasa aneh dan mengada-ada, bahkan sampai mengernyitkan dahi khususnya masyarakat modern yang serba canggih. Inilah cara masyarakat Tionghoa (Khonghucu) dalam menyampaikan pesan harapan kepada Sang Pencipta melalui simbol-simbol makanan maupun buah-buahan.

1. Pisang.
Bentuknya menyerupai telapak dan jari tangan, dan di sajikan sepasang yang menyerupai dua buah tangan yang menerima, mempunya makna pengharapan. Biasanya di letakan pada sisi kiri Altar atau mempunya makna aktif atau sepenuh keyakinan mohon  berkah dari Tian, Para Suci dan leluhur. Jenis buah pisangpun bukan sembarang  jenis pisang, jenis buah pisang yang lasim adalah pisang raja atau pisang emas.

2. Jeruk.
Mempunyai makna rejeki

3. Srikaya
Pengharapannya kaya raya. Bisa juga berarti bisa berkarya atau bekerja.

4.  Delima
Buah yang bijinya banyak. Yang mempunyai arti banyak  atau bisa berkembang. Dari satu buah bisa tumbuh dan berkembang biak menjadi lebih banyak lagi. Dalam berbagai joke di Indonesia di artikan D 5 (datang duduk diam dapat duit), penulis hanya mengartikan ungkapan joke itu harapan untuk para pedagang yang menanti langganan datang untuk belanja di tokonya.

5.  Semangka.
Khususnya yang di sajikan buah semangka yang berbiji. Maknanya bisa mempunyai arti tidak terputus keturunan atau bisa berkembang biak menjadi lebih banyak dan tersebarnya kemakmuran.

6. Nanas.
Buah nanas di sajikan setelah di hilangkan duri-duri sekeliling buahnya dan di sisahkan helai daunnya. Kalau di letakan mirip seperti kepala orang memakai mahkota seperti raja. Buah nanas hanya di sajikan pada altar Khing Thie Kong.

Barongsay Liong, Lampion Dan Angpao.
Tarian Barongsay dan Liong selalu tampil pada perayaan tahun baru imlek. Selain untuk memeriahkan perayaan tahun baru imlek juga mempunyai nilai kesakralan spiritual.

Arti dari keberuntungan tarian Barongsay atau Naga. Bentuk dari Barongsay ada beberapa macam, menurut pakar barongsay ada perbedaan bentuk rupa dari barongsay, dari bentuk rupa barongsay dapat di ketahui ciri khas barongsay dari daerah Tiongkok sebelah utara atau sebelah selatan. Pada umumnya kepala barongsay seperti singa, tetapi ada juga barongsay berupa hewan keramat Qilin.

Tarian barongsay dengan tabu-tabuhan yang meriah kadang disertai mercon dan kembang api mempunyai makna membersihkan hal-hal hawa buruk/ hawa negatif atau pengaruh buruk, sehingga suasana sekitarnya menjadi berhawa positif dan bersih dari pengaruh  hawa buruk atau hawa jahat. Maka yang tinggal hanyalah hawa atau energi baik, energi baik inilah yang akan membawa berkah keberuntungan bagi umat yang lagi beribadah pada waktu tahun baru imlek itu. Sebagai ungkapan rasa terima kasih, maka penonton memberikan hadiah berupa angpao kepada barongsay. Sebetulnya tarian Barongsay adalah salah satu pelengkap peribadahan atau pelengkap upacara sembahyang. Jadi tidak hanya pada Perayaan tahun baru saja. Tarian barongsay di pentaskan sebagai pembuka pada waktu mau di mulainya upacara sembahyang besar. Karena tarian barongsay di yakini oleh masyarakat Tionghoa sebagai tarian membawa berkah keberuntungan, maka dalam acara-acara peresmian perusahaan, toko, acara pernikahan, ulang tahun bahkan dipakai sebagai pembuka upacara pemberangkatan jenasah ke tempat pemakamanpun menampilkan tarian barongsay.

Sangat di sayangkan pada akhir-akhir ini penulis sering melihat tarian barongsay di buat untuk mengamen, kalau ini di biarkan terus maka di kuatirkan nilai kesakralan tarian barongsay mengalami kemerosotan. Penulis hanya bisa prihatin dan menghimbau kepada masyarakat Tionghoa janganlah memberi sedekah kepada pemain barongsay yang dibuat ngamen krn menurut penulis sangat tidak tepat. Dengan sendiri para pengamen barongsay kalau tdk mendapat respon dari masyarakat maka akan berhenti dengan sendirinya.

Sangat di sayangkan pada akhir-akhir ini penulis sering melihat tarian barongsay di buat untuk mengamen, kalau ini di biarkan terus maka di kuatirkan nilai kesakralan tarian barongsay mengalami kemerosotan. Penulis hanya bisa prihatin dan menghimbau kepada masyarakat Tionghoa janganlah memberi sedekah kepada pemain barongsay yang dibuat ngamen karena menurut penulis sangat tidak tepat. Dengan sendirinya para pengamen barongsay kalau tidak mendapat respon dari masyarakat maka akan berhenti dengan sendirinya.

Arti Keberuntungan Tarian Naga (Liong).
Hewan Naga adalah salah satu 4 hewan (Si Ling) yang dikeramat oleh masyarakat Tionghoa yaitu Naga, Burung Hong, Qilin dan Kura-kura.

Tarian Naga menggambarkan berkah turun dari langit. Permainan Naga /Liong di mainkan oleh 9 orang pemain di hitung dari kepala sampai ekor, angka 9 berarti angka tertinggi dalam penyebutan bilangan angka dan panjang Liong pun mempunya ukuran panjang tertentu sesuai dengan ukuran panjang meteran fengshui yang pasti mempunyai arti yang baik.

Arti Keberuntungan Lampion.
Pada tahun baru imlek bisa kita saksikan begitu marak dan meriahnya hiasan berbentuk lampion dengan berbagai ragam bentuk besar dan kecil di pasang di kelenteng, pusat pembelanjaan, mall-mall, plaza dan rumah" masyarakat Tionghoa tentunya menambah meriah suasana perayaan tahun baru imlek.

Pada jaman dahulu sebelum adanya lampu, sebagai penerangan masyarakat Tionghoa menggunakan lampu minyak. Lampion dipasang di teras atau jalan sebagai penerangan. Sedangkan lampion sendiri dibuat untuk melindungi lampu minyak dari terpaan angin supaya lampu minyak tersebut tidak mudah padam. Sedangkan warna merah adalah warna yang mempunyai arti penerangan, semangat dan kebahagiaan. Jadi bisa di artikan dengan memasang lampion tidak hanya sebagai sekedar hiasan tetapi mempunya makna dan harapan semoga ditahun yang baru mendapat pencerahan, penerangan, semangat dan kebahagian sepanjang tahun berjalan.

Arti Keberuntungan Ang Pao.
Ang = merah. Pao = bungkus. Ang pao = bungkus merah.
Bagi mayarakat Tionghoa warna merah mempunyai arti kebahagiaan. Berbagi angpao berarti berbagi kebahagiaan. Didalam angpao pasti ada uangnya yang mempunyai arti bahwa salah satu komponen kebahagiaan itu kalau punya uang, maka akan lengkaplah kebahagiaan kalau mempunyai uang. Mayarakat Tionghoa mempunya prinsip memberi tidak akan menyebabkan menjadi miskin, karena dengan  memberi kebahagiaan kepada orang tentunya orang yang mendapat kebahagiaan itu akan turut mendoakan.

Tradisi Pai Cia Di Hari Tahun Baru Imlek.
Bagi masyarakat Tionghoa disaat tahun baru imlek saatnya saling memberi ucapan selamat tahun baru imlek. Dimulai dari rumah pai cia kepada orang tua dan saudara lebih tua dan di lanjutkan saling mengunjungi saudara yang lebih muda ke saudara tua.

Demikianlah rangkaian singkat tentang pernak-pernik perayaan tahun baru Imlek antara Agama dan budaya Tionghoa dalam perspektif Khonghucu, paling tidak pengetahuan yang singkat ini bisa menambah wawasan pengetahuan tentang pernak-pernik tahun baru Imlek. Bahwa perayaan tahun baru imlek tidak hanya perayaan tetapi mengandung makna peribadatan sujud syukur kepada Tian/ Tuhan YME, kepada Bumi yang telah memberikan kehidupan dan Leluhur yang telah berjasa menanamkan nilai-nilai kemanusiaan yang luhur melalui simbol-simbol peribadatan harapan dan doa.

Maka tahun baru Imlek ini bisa di maknai 1)Tuhan telah memberi kesempatan yang baru. 2) Bumi memberikan harapan yang baru. 3) Manusia di beri semangat yang baru untuk lebih baik dan lebih baik lagi dari tahun sebelumnya. Dalam kitab Shi Shu tertulis "Bila suatu hari dapat memperbarui diri, perbaruilah setiap hari dan jaga tetap baru selama-lamanya. Shanzai

You have no rights to post comments

Berita Foto

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Prev Next

Silaturahmi Pengurus Matakin Di Hari Idul Fitri 1439 H Selama Tiga Hari

19-06-2018 Hits:25 Berita Foto

Silaturahmi Pengurus Matakin Di Hari Idul Fitri 1439 H Selama Tiga Hari

Bagi umat Islam, hari raya Idul Fitri adalah merupakan puncak dari pelaksanaan ibadah puasa. Idul Fitri memiliki arti yang berkaitan...

Read more

Matakin Prov. DKI melaksanakan sembahyang Duan Yang di Kelenteng Kongmiao TMII

19-06-2018 Hits:104 Berita Foto

Matakin Prov. DKI melaksanakan sembahyang Duan Yang di Kelenteng Kongmiao TMII

Tanggal 5 bulan 5 Yinli (Kongzili) tahun ini jatuh pada tanggal 18 Juni 2018. Umat Khonghucu dari wilayah prov. DKI...

Read more

Perlunya Jeda

21-05-2018 Hits:214 Berita Foto

Perlunya Jeda

Pagi hari ini, kami sengaja berjalan di persawahan Ubud. Tidak sengaja kami berkenalan dengan peternak bebek yang sangat ramah.

Read more

Jalan Santai Dalam Rangka Memperingati Hut Ke 211 Gereja Keuskupan Agung Jakarta

12-05-2018 Hits:293 Berita Foto

Jalan Santai Dalam Rangka Memperingati Hut Ke 211 Gereja Keuskupan Agung Jakarta

Tanggal 08 Mei 2018 Gereja Keuskupan Agung Jakarta memperingati Hari Ulang Tahun yang ke 211 (08 Mei 1807 – 08...

Read more

Kebaktian Akbar Depok

30-04-2018 Hits:353 Berita Foto

Kebaktian Akbar Depok

Kebaktian spektakuler di Depok Jabar yang dihadiri 1000 umat lebih dengan pembicara Ws. Ir Budi ST, MM dan Ws. HT....

Read more

Tokyo Ke Jakarta

13-04-2018 Hits:295 Berita Foto

Tokyo Ke Jakarta

Perjalanan pulang dari airport Haneda Tokyo. Tidak terasa 1 minggu perjalanan di negara Sakura. Kenangan indah untuk dilupakan.

Read more

Menuju Ke Tokyo

12-04-2018 Hits:167 Berita Foto

Menuju Ke Tokyo

Setelah sarapan pagi di hotel Marusansou, kami menuju ke Karuizawa Factory Outlet yang merupakan factory outlet terbesar. 

Read more

Gasho Village

11-04-2018 Hits:135 Berita Foto

Gasho Village

Setelah semalam mandi onsen, tidur bisa nyenyak sekali sehingga badan menjadi segar. Pagi ini harus bangun pagi untuk siap siap...

Read more

Dari Kobe Menuju Nara

10-04-2018 Hits:151 Berita Foto

Dari Kobe Menuju Nara

Perjalanan dari Kobe munuju Nara. Ada tempat berbelanja di Naramachi. Sebelumnya rombongan menyempatkan diri ke Todaiji Temple sebuah kuil dibangun...

Read more

Negara Sakura

09-04-2018 Hits:169 Berita Foto

Negara Sakura

Tiba di Kanzai-Osaka pagi tanggal 7 April 2018. Udara waktu itu 11 derajat celcius. Sesampainya di airport langsung menuju Osaka...

Read more

Harmoni Hidup & Keseimbangan Bisnis, karya dari  DR. Drs. Ongky Setio Kuncono, SH, MM, MBA

 

Bisnis Yang Beriman & Beretika, karya dari  DR. Drs. Ongky Setio Kuncono, SH, MM, MBA

Gallery Download

Download Cahaya Setia 471-480

Silahkan Download Puisi ber-Gambar yang dapat dipakai untuk Profile Picture, Avatar, dll

Infografis & Slide

Foto Bersama di Khongcu Bio Denpasar

---------------------------

Foto Bersama Dispenkasi XXVII Bogor

 

Polling

Menurut Anda apa yang paling penting dilakukan saat Imlek ?

Bersembahyang leluhur - 0%
Menerima Angpao - 0%
Membeli baju baru - 0%
Sembahyang di Kelenteng - 0%
Berkunjung ke sanak-saudara - 0%

Total votes: 0
The voting for this poll has ended on: March 30, 2018

Who's Online

We have 76 guests and no members online

Kementrian Hukum & Hak Asasi Manusia
Hak Cipta Spoc Study Park Of Confucius No. 064687, Tanggal 25 Maret 2013

web development by harmonydesain.com