spocjournal.com

Hubungan Antara Bakti Dengan Tuhan

Oleh: Michael Gunawan

Pendahuluan
Laku bakti ( XIAO ) merupakan salah satu hal yang sangat berhubungan di dalam keimanan agama Khonghucu, selain moral dan etika di dalamnya juga menyangkut prilaku di dalam kehidupan sehari hari. Sesungguhnya ajaran moral dan etika itu adalah hanya sekedar penjabaran dari sebuah keimanan – keimanan konfusiani, karena itu bila dipetikkan dari beberapa ajaraan moral dan etika konfusiani sangat lah perlu didasari bahwa semuanya itu tidak dapat dilepaskan, bahkan berpadu erat dengan dasar dasar keimanan agama khonghucu.

Dewasa ini era modernisasi dan globalisasi yang sangat pesat mempengaruhi masyarakat betapa pentingnya bakti dan menganggap sebelah mata terhadap pendidikan klasik. Kebenaran tetaplah sebuah kebenaran, karena kebenaran tidak lekang oleh waktu. Kebenaran di ibaratkan sebuah matahari meskipun dari zaman dulu tetapi setiap pagi terbit menerangi alam semesta dan kehidupan lainnya.

Hubungan antara manusia yang harmonis selalu didasarkan pada prinsip kebajikan atau budi pekerti luhur, meskipun sangat beragam hubungan antara manusia dapat dikelompokan dalam lima klompok besar, sebagaiman tertulis di kitab Meng Zi tentang hubungan antara orang tua dan anak ada kasih, antar pemimpin dengan pembantu ada kebenaran, anatara suami dan istri ada pembagian tugas, antara yang tua dengan yang muda ada pengertian kedudukan ( Meng Zi IV A:5 )
Karena ini salah satu model pendidikan budi pekerti yang tidak dapat di pisahkan dari peradaban tiongkok, kendati merupakan peradaban klasik namun hal ini masih tetap relevan dengan kondisi zaman sekarang dan akan tetap relevan dengan kondisi zaman mana pun dan kapanpun,

Masalah
Kata Xiao ( Bakti ) pernah sangat mendominasi khasanah kehidupan manusia. Sebutan anak Bu Xiao ( tidak berbakti ) merupakan suatu mantera terburuk yang di ucapkan oleh orang tua kepada anaknya. Seiring perjalanan waktu, kata ( dan perbuatan ) Bakti seakan memudar seiring dengannya derap perkembangan jaman, yang di ikuti oleh pergeseran nilai –nilai. Makna bakti mendapat tantangan yang luar biasa , istilah bakti atau tidak berbakti seajan menjadi perbendaharaan kuno dalam kosa kata jaman modern. Masih relevankah laku bakti? Berada pada posisi mana kah bakti dewasa ini dalam agama Ru – khonghucu?

1 Agama Khonghucu selalu mengajarkan kita mengutamakan pokok dan membelakangkan yang ujung. Sebab kalau pokok itu kacau bagaimana akan tercipta keharmonisan? Dengan kata lain seseorang tidak dapat menjadi seorang yang penuh cinta kasih bila didalam rumahnya sendiri tidak berlaku bakti. Jaman telah banyak berubah dunia semakin mengecil peradaban yang banyak bersinggungan dan pergeseran nilai. Tidak terkecuali ‘ nilai ‘ bakti. Cerita kuno tentang anak – anak yang berbakti mungkin terlihat aneh di jaman sekarang, tapi bukan berarti cerita kuno anak berbakti tidak relevan untuk dilakukan jaman sekarang, dahulu kala mengorbankan tubuh ( digigitnyamuk kedinginan dsb ) untuk kebahagiaan orang tua, kenapa sekarang tidak melakukan hal yang berbeda untuk membahagiaakan orang tua?  Jadi anak jaman sekarang banyak yang kurang berbakti mungkin kita bisa melihat apa yang dinamakan tidak berbakti itu sendiri, dari ayat ini tertapar dengan jelas “ Nabi bersabda” seorang muda, di rumah hendaklah berlaku bakti, di luar hendaklah bersikap rendah hati, hati – hati sehingga dapat dipercaya, menaruh cinta kepada masyarakat dan berhubungan erat dengan orang yang berpricintaksih. Bila telah melakukan hal ini dan masih mempunyai kelebihan tenaga gunakanlah untuk mempelajari kitab – kitab   ( Lun Yu 1 : 6 ) . Dan juga kita tidak berfikir terlalu cepat menyimpulkan sesuatu perbuatan adalah berbakti atau tidak.

Pembahasan
Agama Khongucu adalah agama monoteis, percaya hanya pada satu Tuhan, yang biasa disebut Tian, Tuhan yang maha esa atau disebut Shangdi ( Tuhan Yang Maha Kuasa ) . tuhan dalam konsep khongucu tidak dapat diperkirakan dan ditetapkan. Dalam Yijing dijelaskan bahwa tuhan itu maha sempurna dan  maha pencipta ( Yuan ) : maha menjalin, menembusi dan maha luhur ( Zhen ) banyak sekali bahwa Khonghucu bicara tentang tuhan, ini dilihat dari beberapa banyak kitab – kitabnya. Umat khonghucu juga mengenal istilah Thian Li dan Thian Ming.

Thian Li
2 Thian Li adalah tuhan yang maha esa atau sesuatu yang absolut, yang mutlak dan tidak dijadikan oleh siapapum. Segala sesuatu yang ada didalam semesta ini berjalan menurut hukum – hukumnya ( Thien Li ), istilah Thian li ini sebenarnya bersumber pada pengertian Thian yang mengalami penafsiran atau perluasan pada masa Neo-konfusianisme. Jadi Thian Li itu sendiri bukanlah nama lain dari Thian. Akan tetapi dekat dengan pengertian firman Thian atau hukum –hukum dan peraturan yang bersumber dari Thian.

Thian Ming
3 Thian Ming dapat diartikan sebagai sesuatu yang telah dijadikan atau sesuatu yang telah terjadi. Pengertian Thian Li dan Thian ming tidak jauh berbeda artinya, Thian ming lebih mengarahkan kepada perbuatan yang dilakukan kepada manusia sesuai dengan amanat atau perintah, tetapi bersifat umum dan bersifat anjuran yang sudah dilakukan manusia. Dalam arti tidak menjalankan perintah, yang tidak menjalankan amanat yang berasal dari Thian tersebut.

Kesimpulan
Berbakti kepada Tuhan dengan berbakti kepada orang tua adalah sebuah “ urutan “ kodrat manusia. Bersembahyang kepada Tuhan dan leluhur adalah rangkaian ibadah yang ditetapkan dari dan untuknya, Bakti ( Xiao ) dalam agama Ru-Khonghucu merupakan pokok yang mendasari manusia agar menjadi manusia yang berperi cintakasih. Berbakti dimulai dari rumah, bahkan dari diri sendiri. Berbakti adalah proses mengasah hati ( Ketulusan ) yang harus dilalui untuk menjadi manusia yang penuh cinta kasih. Maka dari itu diharapkan kita semua dapat melakukan dan menjadikan tauladan sikap laku bakti ini dan dapatlah dijadikan pedoman hidup kita, dimana Nabi bersabda “ sesungguhnya laku bakti itulah pokok kebajikan : daripafanya ajaran agama berkembang.” Marilah kita camkan dan hayati ajaran ini dan laksanakan prilaku bakti sehingga kebajikan kita dapat berkembang pula ajaran agama Khonghucu kita.,

Daftar pustaka

  • Spoc jurnalajaran Khonghucu Tentang Tuhan, keimanan dan hidup setelah mati
  • Spoc jurnal Hubungan antara Laku Bakti Dalam Keimanan Agama Khonghucu
  • Si Shu, Kitab Yang Empat, Meng Zi IV A:5
  • Si Shu, Kitab Yang Empat, Lun Yu 1 : 6

Catatan

  1. Spoc jurnal ajaran Khonghucu tentang Tuhan
  2. Spoc jurnal ajaran Khonghucu tentang bakti
  3. Spoc jurnal khonghucu tentang hubungan laku bakti dan Tuhan

 

You have no rights to post comments

Berita Foto

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Prev Next

Ketua Matakin Babel Turba Lagi

14-01-2018 Hits:186 Berita Foto

Ketua Matakin Babel Turba Lagi

Pengurus Matakin Prov Bangka Belitung, Dq. Tjhia Tet Hian, Dq. Suryanto Chandra, Js. Ngiat Hiung, Js. Jony Periady, dan beberapa...

Read more

Mengapa Ujian Rohaniwan Di Gunung Sindur ?

11-01-2018 Hits:214 Berita Foto

Mengapa Ujian Rohaniwan Di Gunung Sindur ?

Dalam khotbah Dr Ws.Ongky bercerita ketika nabi Konzi di negeri Chou mengatakan tiga hal yakni 1.dipadatkan 2. dimakmurkan 3. diberi...

Read more

Pembukaan Tahun Persatuan di Keuskupan Agung Jakarta

08-01-2018 Hits:395 Berita Foto

Pembukaan Tahun Persatuan di Keuskupan Agung Jakarta

Gereja Keuskupan Agung Jakarta, menyelenggarakan pembukaan tahun Persatuan secara serentak diseluruh penggembalaan gereja - gereja se-Keuskupan Agung Jakarta pada hari...

Read more

Ujian Terbuka Calon Rohaniwan

07-01-2018 Hits:300 Berita Foto

Ujian Terbuka Calon Rohaniwan

Ujian terbuka ini sudah pernah dilakukan di Pangkal Pinang Bangka Belitung dan menghasilkan rohaniwan sebanyak 6 rohaniwan dari 14 calon...

Read more

Rohaniwan Taat Asas

07-01-2018 Hits:128 Berita Foto

Rohaniwan Taat Asas

DAK Diklat Agama Khonghucu adalah salah satu program Matakin Pusat di bawah pengawasan Kabid Agama adalah progran pendidikan dan pelatihan...

Read more

DAK 25 Jam Jatim, Jateng, DIY 25 - 27 Desember

14-11-2017 Hits:704 Berita Foto

DAK 25 Jam Jatim, Jateng, DIY 25 - 27 Desember

DAK (Diklat Agama Khonghucu) bukan sekedar pendidikan dan pelatihan untuk meningkatkan kemampuan rohaniwan saja

Read more

Pemuda Khonghucu Dari Berbagai Daerah Ikrar Di Hari Sumpah Pemuda.

28-10-2017 Hits:1018 Berita Foto

Pemuda Khonghucu Dari Berbagai Daerah Ikrar Di Hari Sumpah Pemuda.

Bogor, 28 Oktober 2017, Ketua Panitia acara Js.Kuh Sambih dalam undangannya mengatakan bahwa kami pemuda Khonghucu pun harus mampu bergerak...

Read more

Gili Trawangan

25-10-2017 Hits:176 Berita Foto

Gili Trawangan

Pagi ini kami harus bangun pagi untuk menyeberang pulau kecil yakni Gili Trawangan.

Read more

Delapan Pesan Dari Jakarta Dalam Kongres Khonghucu Dunia

21-10-2017 Hits:300 Berita Foto

Delapan Pesan Dari Jakarta Dalam Kongres Khonghucu Dunia

"Membangun Harmoni dan Jalan Tengah untuk Mewujudkan Kesejahteraan dan Perdamaian Dunia" dihasilkan butir-butir pemikiran sbb :

Read more

Srikandi Gunung Sindur Berjoget

16-10-2017 Hits:188 Berita Foto

Srikandi Gunung Sindur Berjoget

Kebaktian di Makin Gunung Sindur minggu 15 Oktober 2017 dipenuhi umat di berbagai daerah di sekitarnya.

Read more

Harmoni Hidup & Keseimbangan Bisnis, karya dari  DR. Drs. Ongky Setio Kuncono, SH, MM, MBA

 

Bisnis Yang Beriman & Beretika, karya dari  DR. Drs. Ongky Setio Kuncono, SH, MM, MBA

Gallery Download

Download Cahaya Setia 451-460

Silahkan Download Puisi ber-Gambar yang dapat dipakai untuk Profile Picture, Avatar, dll

Infografis & Slide

Foto Bersama di Khongcu Bio Denpasar

---------------------------

Foto Bersama Dispenkasi XXVII Bogor

 

Polling

Kegiatan Apa Yang Paling Anda Senangi Ketika Di Tempat Ibadah?

Berdoa / Sembahyang - 100%
Menyanyi / Bermain Musik - 0%
Mendengarkan Kotbah - 0%
Berdiskusi - 0%
Bertemu Teman-Teman - 0%

Total votes: 8
The voting for this poll has ended on: March 9, 2014

Who's Online

We have 55 guests and no members online

Kementrian Hukum & Hak Asasi Manusia
Hak Cipta Spoc Study Park Of Confucius No. 064687, Tanggal 25 Maret 2013

web development by harmonydesain.com