spocjournal.com

Watak Sejati Bersumber Dari Tian

Oleh: Js. Liliany Lontoh

 

1. Pendahuluan
Manusia adalah mahkluk ciptaan Tuhan yang paling mulia diantara mahkluk hidup ciptaan lainnya  karena dibekali dengan Watak Sejati / Xing yang merupakan Roh Kebajikan yang diturunkan Tian kepada setiap manusia sejak dari pembuahan. Selain memiliki  Xing, manusia juga dibekali dengan perasaan atau emosi1 yang melekat sejak lahir sebagai "sarana" kehidupannya.

Yang di dalam Watak Sejati seorang Junzi ialah Cinta Kasih, Kebenaran, Kesusilaan dan Kebijaksanaan. Inilah yang berakar di dalam hati tumbuh dan meraga, membawa cahaya mulia  pada wajah, memenuhi punggung sampai ke empat anggauta badan. Keempat anggauta badan dengan tanpa kata-kata dapat mengerti sendiri.2

Oleh keempat Benih Kebajikan (De) inilah manusia menjadi mahkluk yang mulia dan utama karena itu manusia wajib mengabdi kepada Tuhan (Tian). Harus disadari bahwa dengan memiliki keempat Benih Kebajikan ini manusia memiliki kelebihan / potensi untuk mengerjakan apapun dibandingkan dengan mahkluk ciptaan Tian lainnya.
Mengzi berkata,"Berlaksa benda tersedia lengkap di dalam diri” Kalau memeriksa diri ternyata penuh Iman sesunguhnya tiada kebahagiaan yang lebih besar dari ini.” “Sekuat diri laksanakanlah Tepasarira, untuk mendapatkan Cinta Kasih tiada yang lebih dekat dari ini." 3

Merupakan suatu karunia besar kita dibekali berlaksa benda yang tersedia lengkap dalam diri, maka yang mengerti harus sekuat mungkin mengembangkannya, seperti mengobarkan api yang baru menyala atau mengalirkan sumber yang muncul...

Mengzi berkata," Tiap bagian tubuh beserta peranannya telah diberi sifat-sifat asli oleh Tian YME. Tetapi hanya seorang Nabi dapat menggunakan semuanya itu dengan sempuna." 4

Jalan Suci langit dan bumi itu cukup dinyatakan dengan satu kalimat saja; yang menjadikan wujud itu bukan prinsip yang mendua; tetapi wujud yang tumbuh tidak dapat diperkirakan.5

Dengan tidak mendua hati menjaga kelurusan hati, terus belajar mencukupkan pengetahuan melalui kajian terhadap hakikat tiap perkara sehingga mudah untuk membina diri dan menjalankan perintah Tian dengan tiada melanggar sehingga dikatakan seorang Junzi memuliakan Kebajikan Watak Sejatinya dan menjalankan sifat suka belajar dan bertanya. Luas dan besarlah pengetahuannya sehingga dapat memahami apa yang lembut dan rahasia; dengan ketinggian dan kegemilangannya ia menjalankan Laku Tengah Sempurna; dengan mempelajari yang kuno ia dapat memahami yang baru; dengan ketulusan hati yang tebal ia menjunjung Kesusilaan 6

Hanya orang yang telah mencapai puncak iman (Zhi Cheng) di dunia ini, dapat sempurna  mengembangkan Watak  Sejatinya. Karena dapat sempurna mengembangkan Watak Sejatinya, maka dapat membantu mengembangkan Watak Sejati orang lain, karena dapat membantu mengembangkan Watak Sejati orang lain, maka akan dapat pula membantu mengembangkan Watak Sejati segenap wujud, karena dapat membantu mengembangkan Watak Sejati segenap wujud, maka dapat membantu langit dan bumi menyelenggarakan peleburan dan pengembangan ; karena dapat membantu langit dan bumi menyelenggarakan peleburan dan pengembangan, maka menjadi tritunggal dengan langit dan bumi (Shu Jing IV,4.2)7

Lingkup dan Pembatasan Masalah
Makalah ini meninjau secara khusus bentuk-bentuk Watak Sejati yang diberikan Tian kepada manusia.

2. Pembahasan
Yang di dalam Watak Sejati (Xing) seorang Junzi adalah :

  1. Cinta Kasih, perasaan belas kasih itulah benih Cinta Kasih sehingga menjadikan manusia ber moral, lebih manusiawi. Bagaimana merasakan Bahagia dalam Cinta Kasih.
  2. Kebenaran, perasaan malu dan tidak suka itulah benih kebenaran sehingga menjadikan manusia dapat bermasyarakat/bernegara (ber hukum). Bagaimana manusia Marah namun berdasarkan Kebenaran.
  3. Kesusilaan, perasaan rendah hati dan mau mengalah itulah benih kesusilaan sehingga menjadikan manusia menjadi mahkluk yang beradab (berbudaya). Bagaimana manusia Sedih tanpa melanggar Kesusilaan.
  4. Kebijaksanaan, perasaan membenarkan dan menyalahkan itulah benih kebijaksanaan yang menjadikan manusia mengenal akan akal serta berkemampuan mengatasi problematika hidupnya (ber ilmu). Bagaimana manusia Gembira / Senang dengan Bijaksana.

Jalan Suci seorang yang mencapai Puncak Iman itu menjadikan dapat mengetahui tentang apa yang akan terjadi. ... Maka yang beroleh puncak Iman itu akan seperti malaikat.8 Agama Khonghucu mengajarkan agar perbuatan manusia selalu Harmonis dengan FirmanNya, sesuai dengan Watak Sejatinya, selaras Kodrat Kemanusiaannya, selalu dalam Kebajikan yang boleh sampai kepada Tuhan  (Wei De Dong Tian ) serta berkenan kepada sesama, mewujudkan tatanan hidup yang selaras dalam rakhmatNya. Demikian cara mengamalkan Firman yang telah diterima dalam penghayatannya. Inilah sebuah pertanggungjawaban cara menikmati hidup, hingga genap misi suci kehidupan manusia yang purna, arti dari sebuah pengamalan mencapai Puncak Kebaikan / Kesempurnaan.9

Tian melalui FirmanNya memberikan xing asli dari Tian yang di dalamnya mengandung sifat roh seperti sifat Tian, xing bersifat nyawa dan roh 10

Tian Ming berupa Xing disamping memiliki dimensi etika moral (kebajikan) juga memiliki dimensi religi (ritual). Artinya bahwa dalam memahami Xing tidak bisa hanya dengan menggunakan konsep filosofis saja, melainkan harus disertai dengan adanya suatu keyakinan dan iman yang mendalam. 11

Pemahaman ini bisa di lihat di dalam Kitab Lun Yu (Sabda Suci V :12) , yakni : “Zigong berkata, “Ajaran Guru tentang kitab-kitab, dapat diperoleh dengan mendengar, tapi Ajaran Guru tentang Xing (Watak Sejati) dan Jalan Suci Tian (Dao) tidak dapat kuperoleh hanya dengan mendengar”.

Pemahaman dari ayat tersebut diatas menjelaskan bahwa untuk dapat memahami Xing tidak bisa hanya dengan mengandalkan akal dan pikiran melalui pendengaran saja, melainkan dibutuhkan perasaan , keyakinan, kepercayaan dan iman. Oleh karena itulah disamping etika moral dan perbuatan baik manusia, maka ada unsur kepercayaan dan Iman kepada Tian sebagai Khalik Pencipta Alam, ada Li (peribadatan / persembahyangan) kepada Tian Yang Maha Esa. Peribadatan dan persembahyangan kepada Tian akan mendorong bangkitnya Xing, meraga keluar sehingga manusia akan terdorong kembali menjadi suci / kembali ke fitrah, kembali seperti pada awal mulanya pada saat Tian memberikan Xing kepada manusia. Oleh karena perjalanan hidup manusia dengan pengaruh lingkungan sekitarnya sehingga Xing itu menjadi buram dan tertutup oleh nafsu-nafsu. Upaya manusia untuk mengembalikan Xing seperti sedia kala itulah dengan cara melalui Kebajikan dan peribadatan kepada Tian Yang Maha Esa. 12

3. Penutup

Kesimpulan
Tian Yang Maha Roh menciptakan manusia dengan FirmanNya dan membekali manusia dengan Xing berupa Ren Yi Li Zhi yang harus dikembangkan, disamping itu manusia juga memiliki napsu-napsu Gembira, Marah, Sedih, Senang yang harus dikendalikan agar senantiasa harmonis.

Dengan adanya Ren Yi Li Zhi dan Xi Nu Ai Le manusia mempunyai kebebasan untuk memilih. Perpaduan antara Xing yang harus dikembangkan dan Napsu yang harus dikendalikan agar harmonis menjadikan manusia mempunyai kesadaran akan dirinya untuk senantiasa berbuat Kebajikan.  Hanya orang yang mengenal dirinya sendiri dengan baik dapat menyelami hati nuraninya, akan merasakan sesungguhnya memang di dalam dirinya dipenuhi benih Kebajikan, sehingga dapat merasakan kebesaran akan Tian, memahami yang Lembut dan Rahasia, mampu memprediksi dan mempunyai kekuatan bathin dan kemampuan seperti malaikat sehingga dapat menjadi Tritunggal dengan Langit dan Bumi. Orang yang mempunyai Kebajikan yang Besar senantiasa hidup sehat, banyak berkah, sukses dalam pekerjaan, harmonis rumah tangganya, hidupnya bahagia dan sejahtera serta berumur panjang. Hanya di dalam Kebajikanlah Tian berkenan, sungguh hanya satu yaitu Kebajikan.
           

Daftar Pustaka

  • Ongkowijaya Bratayana, Kumpulan Sari Pati Ajaran Ru Jiao, Widya Karya
  • Dr. Drs. Ws. Ongky Setio Kuncono, SH., MM, Pengalaman Spiritual, SPOC, 2016
  • Dr. Drs. Ws. Ongky Setio Kuncono, SH., MM, Tomorrow Spirit, SPOC, 2015
  • Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (MATAKIN), Kitab Suci Li Ji ( Catatan Kesusilaan ) Pusat Kerukunan Umat Beragama, Kementerian Agama Republik Indonesia, 2014
  • Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (MATAKIN) Kitab Suci Si Shu (Kitab Yang Empat), tahun 2007

Catatan:

  1. Kitab Li Ji VII.II:2,19
  2. Kitab Mengzi VII A,21,4 Kitab Mengzi VII A, 4
  3. Kitab Mengzi VII A,38
  4. Kitab Tengah Sempurna BAB XXV:6
  5. Kitab TengahSempurna XXVI:6
  6. Kitab TengahSempurna XXI:1
  7. Kitab TengahSempurna XXIII:1
  8. Ongkowijaya Bratayana, Kumpulan Sari Pati Ajaran Ru Jiao, Widya Karya
  9. Dr. Drs. Ws. Ongky Setio Kuncono, SH, MM, Tomorrow Spirit, SPOC 2015, h.118
  10. Dr. Drs. Ws. Ongky Setio Kuncono, SH, MM, Pengalaman Spiritual, SPOC 2016, h.7
  11. Dr. Drs. Ws. Ongky Setio Kuncono, SH, MM, Pengalaman Spiritual, SPOC 2016, h.8

You have no rights to post comments

Berita Foto

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Prev Next

Silaturahmi Pengurus Matakin Di Hari Idul Fitri 1439 H Selama Tiga Hari

19-06-2018 Hits:25 Berita Foto

Silaturahmi Pengurus Matakin Di Hari Idul Fitri 1439 H Selama Tiga Hari

Bagi umat Islam, hari raya Idul Fitri adalah merupakan puncak dari pelaksanaan ibadah puasa. Idul Fitri memiliki arti yang berkaitan...

Read more

Matakin Prov. DKI melaksanakan sembahyang Duan Yang di Kelenteng Kongmiao TMII

19-06-2018 Hits:104 Berita Foto

Matakin Prov. DKI melaksanakan sembahyang Duan Yang di Kelenteng Kongmiao TMII

Tanggal 5 bulan 5 Yinli (Kongzili) tahun ini jatuh pada tanggal 18 Juni 2018. Umat Khonghucu dari wilayah prov. DKI...

Read more

Perlunya Jeda

21-05-2018 Hits:214 Berita Foto

Perlunya Jeda

Pagi hari ini, kami sengaja berjalan di persawahan Ubud. Tidak sengaja kami berkenalan dengan peternak bebek yang sangat ramah.

Read more

Jalan Santai Dalam Rangka Memperingati Hut Ke 211 Gereja Keuskupan Agung Jakarta

12-05-2018 Hits:293 Berita Foto

Jalan Santai Dalam Rangka Memperingati Hut Ke 211 Gereja Keuskupan Agung Jakarta

Tanggal 08 Mei 2018 Gereja Keuskupan Agung Jakarta memperingati Hari Ulang Tahun yang ke 211 (08 Mei 1807 – 08...

Read more

Kebaktian Akbar Depok

30-04-2018 Hits:353 Berita Foto

Kebaktian Akbar Depok

Kebaktian spektakuler di Depok Jabar yang dihadiri 1000 umat lebih dengan pembicara Ws. Ir Budi ST, MM dan Ws. HT....

Read more

Tokyo Ke Jakarta

13-04-2018 Hits:295 Berita Foto

Tokyo Ke Jakarta

Perjalanan pulang dari airport Haneda Tokyo. Tidak terasa 1 minggu perjalanan di negara Sakura. Kenangan indah untuk dilupakan.

Read more

Menuju Ke Tokyo

12-04-2018 Hits:167 Berita Foto

Menuju Ke Tokyo

Setelah sarapan pagi di hotel Marusansou, kami menuju ke Karuizawa Factory Outlet yang merupakan factory outlet terbesar. 

Read more

Gasho Village

11-04-2018 Hits:135 Berita Foto

Gasho Village

Setelah semalam mandi onsen, tidur bisa nyenyak sekali sehingga badan menjadi segar. Pagi ini harus bangun pagi untuk siap siap...

Read more

Dari Kobe Menuju Nara

10-04-2018 Hits:151 Berita Foto

Dari Kobe Menuju Nara

Perjalanan dari Kobe munuju Nara. Ada tempat berbelanja di Naramachi. Sebelumnya rombongan menyempatkan diri ke Todaiji Temple sebuah kuil dibangun...

Read more

Negara Sakura

09-04-2018 Hits:169 Berita Foto

Negara Sakura

Tiba di Kanzai-Osaka pagi tanggal 7 April 2018. Udara waktu itu 11 derajat celcius. Sesampainya di airport langsung menuju Osaka...

Read more

Harmoni Hidup & Keseimbangan Bisnis, karya dari  DR. Drs. Ongky Setio Kuncono, SH, MM, MBA

 

Bisnis Yang Beriman & Beretika, karya dari  DR. Drs. Ongky Setio Kuncono, SH, MM, MBA

Gallery Download

Download Cahaya Setia 471-480

Silahkan Download Puisi ber-Gambar yang dapat dipakai untuk Profile Picture, Avatar, dll

Infografis & Slide

Foto Bersama di Khongcu Bio Denpasar

---------------------------

Foto Bersama Dispenkasi XXVII Bogor

 

Polling

Menurut Anda apa yang paling penting dilakukan saat Imlek ?

Bersembahyang leluhur - 0%
Menerima Angpao - 0%
Membeli baju baru - 0%
Sembahyang di Kelenteng - 0%
Berkunjung ke sanak-saudara - 0%

Total votes: 0
The voting for this poll has ended on: March 30, 2018

Who's Online

We have 68 guests and no members online

Kementrian Hukum & Hak Asasi Manusia
Hak Cipta Spoc Study Park Of Confucius No. 064687, Tanggal 25 Maret 2013

web development by harmonydesain.com