spocjournal.com

Hubungan Antara Iklim Komunikasi Organisasi Dengan Loyalitas Para Karyawan PT. Jamsostek (Persero) Cabang Malang

Oleh: Dr. Drs. Ws. Ongky Setio Kuncono, SH, MM

ABSTRAK

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah hubungan antara iklim komunikasi organisasi PT Jamsostek (Persero) Cabang Kepanjen dengan loyalitas para karyawannya.

Penelitian yang akan dilakukan termasuk pada jenis penelitian korelasional karena, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah hubungan antara variable X (iklim komunikasi organisasi) dan variabel Y (loyalitas para karyawan) di PT. Jamsostek (Persero) Cabang Kepanjen Malang.Populasi penelitian ini adalah seluruh karyawan PT. JAMSOSTEK (Persero) Cabang Kepanjen yang berjumlah 42 orang. Mengingat jumlah karyawan yang relatif sedikit, make penelitian ini dilakukan terhadap seluruh populasi.Oleh karena itu penelitian ini disebut sebagai penelitian populasi.

Berdasarkan hasil perhitungan, dapat diperoleh nilai p­vahie yang lebih kecil dari 5%, hal ini menunjukkan bahwa antar iklim komunikasi organisasi dan loyalitas karyawan sebesar 0,7772 (hubungan kuat). Sehingga dapat dijetaskan apabila iklim komunikasi organisasi meningkat maka loyalitas karyawan akan semakin meningkat pula dan sebaliknya apabila iklim komunikasi organisasi menurun maka hal ini dapat menurunkan loyalitas karyawan pula.
Keywords : iklim Komunikasi dan loyalitas

PENDAHULUAN

Karyawan merupakan salah satu subyek yang berperan penting di dalam kehidupan sebuah organisasi. Hal ini dapat dilihat dari definisi mengenai sebuah organisasi yang dikemukakan oleh Rogers (Soemirat, Ardianto dan Suminar, 1999 :9), bahwa organisasi adalah kumpulan orang yang melakukan kerja sama guna mencapai tujuan bersama.
Dari sini dapat dilihat pentingnya kehadiran dan peranan para karyawan sebagai penggerak atau motor dalam sebuah organisasi, di samping para pemilik organisasi. Oleh karena itu loyalitas karyawan terhadap organisasi, yang menurut Pambudi (Utomo,- 2002, p.10) mempunyai arti seberapa besar seseorang mencurahkan perhatian, pikiran dan dedikasinya bagi organisasi selama dia bergabung di dalam organisasi tersebut, merupakan hal yang sangat diperlukan untuk kesusksesan sebuah organisasi (Utomo, 2002, p.9). Loyalitas karyawan yang rendah terhadap organisasi dapat menyebabkan kerugian di pihak organisasi, misalnya banyaknya biaya yang harus dikeluarkan oleh perusahaan untuk perekrutan dan pelatihan karyawan baru, serta terganggunya stabilitas perusahaan karena berkurangnya sumber daya manusia (Utomo, 2002 : 1).

Iklim organisasi mempunyai beberapa dimensi, mencakup sifat hubungan interpersonal, sifat hirarki, sifat pekerjaan serta penghargaan organisasi terhadap anggotanya.Iklim organisasi sering disebut sebagai lingkungan manusia, dimana karyawan dalam melakukan pekerjaannya tidak dapat diamati secara fisik, tidak dapat disentuh tetapi dapat dirasakan keberadaannya. Menurut Sumardiono dalam Nugrahani (2006:2), iklim organisasi adalah karakteristik yang membedakan organisasi yang satu dengan organisasi yang lain dan mempengaruhi perilaku anggota organisasi. Sedangkan pendapat Kusjainah dalam Nugrahani (2006:2) iklim organisasi merupakan kualitas lingkungan internal suatu organisasi yang dialami oleh anggota-anggotanya, mempengaruhi perilaku serta dapat tergambar dalam seperangkat karakteristik atau atribut khusus dari organisasi. Karakteristik dari iklim organisasi tersebut secara nyata menggambarkan cara suatu organisasi memperlakukan anggota-anggotanya.
Iklim organisasi dibentuk melalui hubungan antara tuntutan lingkungan, teknologi, struktur dan penampilan kerja.Hal ini menunjukkan bagaimana tuntutan struktur dan teknologi yang menggambarkan iklim tertentu, dipengaruhi oleh harapan-harapan terhadap pekerjaan.

Iklim organisasi adalah persepsi anggota organisasi (secara individual dan kelompok) dan mereka yang secara tetap berhubungan dengan organisasi (misalnya pemasok, konsumen, konsultan, dan kontraktor) mengenai apa yang ada atau terjadi di lingkungan internal organisasi secara rutin, yang memengaruhi sikap dan perilaku organisasi dan kinerja anggota organisasi yang kemudian menentukan kinerja organisasi.
Iklim organisasi dipandang positif oleh anggota organisasi (karyawan instansi) maka diharapkan sikap dan perilaku yang timbul akan positif. Tercapainya tujuan organisasi sangat dipengaruhi oleh iklim organisasi tersebut (Kusjainah dalam Nugrahani, 2006:2).

Di sisi lain, iklim komunikasi organisasi, yang menurut Pace dan Faules (2002) adalah persepsi-persepsi anggota organisasi terhadap unsur-unsur organisasi dan pengaruh unsur-unsur tersebut terhadap komunikasi, merupakanorganisasi dan pengaruh unsur-unsur tersebut terhadap komunikasi, merupakan Ind yang perlu menjadi perhatian seorang pemimpin organisasi karena iklim komunikasi organisasi merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi tingkah lakupara karyawan disebuah organisasi (Muhammad, 1995, modul 6, p.'7). loyalitas karyawan terhadap organisasi sebagai salah satu bentuk tingkah laku karyawan berhubungan dengan iklim organisasi ingin diuji di dalam penelitian ini.

Penelitian ini menjadi penting bagi organisasi dalam upaya meningkatkan iklim komunikasi organisasinya agar loyalitas karyawan terhadap organisasi dapat diing,katkan. Penelitian akan dilakukan di PT Jamsostek (Persero) Cabang Kepanjen Malang, yaitu sebuah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak dalam bidang penyelenggaraaa jaminan sosial bagi tenaga kerja. Dipilih PT Jamsostek (Persero) Cabang Kepanjen Malang sebagai tempat penelitian sebab lembaga ini pada tahun 2010 pernah mengalami pergantian karyawan sebanyak 3 orang, hal ini jelas tidak menguntungkan bagi lembaga sebesar PT Jamsostek. Pergantian karyawan ini dapat disebabkan oleh berbagai macam alasan, misalnya persoalan gaji, perbedaan tujuan antara organisasi dan karyawan, cara pandang yang berbeda antara organisasi dan karyawan, kedudukan di organisasi lain yang lebih menarik bagi karyawan atau bahkan iklim komunikasi organisasi PT Jamsostek (Persero) Cabang Kepanjen tersebut.

Berangkat dari persoalan diatas serta bermacam-macam alasan yang mungkin menyebabkan turn over karyawan, maka pada kesempatan penelitian kaliini yang ingin diteliti adalah apakah ada hubungannya antara iklim komunikasi organisasi dengan loyalitas karyawan, sehingga ke depannya organisasi dapat mengambil tindakan yang tepat untuk menyikapi masalah keluar masuknya karyawan.

Sedangkan penjelasan singkat mengenai iklim komunikasi organisasi di PT Jamsostek (Persero) Cabang Kepanjen sendiri, secara umum dapat dikatakan baik, hal ini dapat dilihat dari atasan telah mampu mempercayakan pendelegasian tugas kepada bawahannya dana karyawan pun merasa dipercaya dalam penyelesaian tugasnya oleh atasan, secara keseluruhan para karyawan terlibat dalam rapat-rapat yang berkaitan dengan pekerjaan dengan pekerjaan mereka dan diberi kesempatan untuk berkomunikasi untuk berkomunikasi langsung dengan atasan mengenai pekerjaan mereka (menanyakan pertanyaan berkaitan dengan tugas-tugas mereka, memberi masukan dan saran kepada atasan). Selain itu semua anggota organisasi tidak mendapatkan kesulitan dalam mengakses informasi­informasi berkaitan dengan pekerjaan mereka dan organisasi tempat mereka bekerja.

 

METODE PENELITIAN

Definisi konseptual iklim komunikasi organisasi dalam penelitian ini dapat diartikan sebagai kondisi obyektif mengenai lingkungan internal organisasi PT Jamsostek (Persero) Cabang Kepanjen yang terdiri persepsi angota-anggota organisasi terhadap unsur-unsur organisasi dan pengaruh unsur-unsur tersebut terhadap komunikasi, termasuk pesan dan hubungan pesan dengan kejadian yang terjadi dalam organisasi.

Sedangkan defirrisi konseptual loyalitas karyawan dapat diartikan sebagai kesediaan karyawan PT Jamsostek (Persero) Cabang Kepanjen untuk tetap bekerja di suatu organisasi dengan tetap mencurahkan perhatian, pikiran, kemampuan dan dedikasinya secara maksimal bagi organisasi selama dia bergabung dengan organisasi tersebut, bukan karena keterpaksaan, namun karena merasa ikut memiliki dan merasa menjadi bagian dari organisasi tersebut.

Penelitian yang akan dilakukan termasuk pada jenis penelitian korelasional karena, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah hubungan antara variable X (iklim komunikasi organisasi) dan variabel Y (loyalitas para karyawan) di PT. Jamsostek (Persero) Cabang Kepanjen Malang.

Sumber data dalam penelitian ini adalah sumber data primer, yang artinyadata akan dimintakan dari pihak pertama langsung atau orang yang berkaitanlangsung dan bukan dari pihak kedua atau ketiga, yaitu para karyawan yang bekerja di PT. Jamsostek (Persero) Cabang Kepanjen disamping data primer, penelitian ini juga akanmenggunakan sumber data sekunder, yaitu data-data dari perusahaan yang telah ada, seperti struktur organisasi PT. Jamsostek (Persero) Cabang Kepanjen.

Nantinya sumber data yang akan diterima peneliti adalah dalam bentuk data tertulis karena para karyawan organisasi diharapkan akan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang terdapat didalam kuesioner yang dibagikan.

Populasi penelitian ini adalah seluruh karyawan PT. JAMSOSTEK (Persero) Cabang Kepanjen yang berjumlah 42 orang.Mengingat jumlah karyawan yang relatif sedikit, make penelitian ini dilakukan terhadap seluruh populasi.Oleh karena itu penelitian ini disebut sebagai penelitian populasi.

Nantinya semua populasi akan mendapatkan kuesioner yang telah dipersiapkan sebelumnya oleh peneliti. Dari sini, diharapkan hasil kuesioner yang telah dibagikan dapat mewakili keadaan yang sebenar-benamya sehingga tidak terjadi bias didalam penelitian.

Metode yang akan digunakan untuk menganalisis data-data yang telah diperoleh peneliti adalah dengan perhitungan statistik menggunakan program SPSS versi 11 sehingga dari hasil perhitungan SPSS dapat diketahui apakah ada atau tidak hubungan antara kedua variabel (iklim komunikasi organisasi dan loyalitas para karyawan).

 

HASIL DAN PEMBAHASAN

Seperti yang telah dikemukakan di depan bahwa hipotesa adalah merupakan jawaban sementara yang belum tentu benar, maka masih perlu dibuktikan kebenarannya.

Adapun hipotesa yang telah penulias ajukan adalah diduga ada hubungan antara iklim komunikasi organisasi dengan Loyalitas karyawan PT. Jamsostek (Persero) Cabang Kepanjen Malang.

Untuk membuktikan kebenaran dari hipotesa tersebut maka penulis menggunakan metode statistik yang menganalisa hubungan antara dua variabel dengan menggunakan korelasi Pearson Product Moment melalui software SPSS vs 11,

Apabila koefisien korelasi (r) mendekati +1 atau -1 berarti terdapat hubungan yang kuat, sebaliknya apabila mendekati angka 0 berarti terdapat hubungan yang lemah atau tidak ada hubungan. Apabila koefisien korelasi (r)sama dengan +1 atau -1 berarti terdapat hubungan yang positif sempurna atau hubungan negatif sempurna.

Berdasarkan hasil perhitungan tersebut di atas, dapat diperoleh nilai p­vahie yang lebih kecil dari 5%, hal ini menunjukkan bahwa antar iklim komunikasi organisasi dan loyalitas karyawan sebesar 0,7772 (hubungan kuat).

Sehingga dapat dijetaskan apabilaiklim komunikasi organisasi meningkat maka loyalitas karyawan akan semakin meningkat pula dan sebaliknya apabila iklim komunikasi organisasi menurun maka hal ini dapat menurunkan loyalitas karyawan pula.

 

KESIMPULAN DAN SARAN

Kesimpulan
Berdasarkan hasil perhitungan uji korelasi, maka dapat diperoleh kesimpulan bahwa terdapa hubungan antara iklim komunikasi organisasi dengan loyalitas karyawan dengan nilai kekuatan hubungan sebesar 0,7772, yang berarti terdapat hubungan yang kuat antar iklim komunikasi organisasi dan loyalitas karyawan di PT. Jamsostek (Persero) Cabang Kepanjen Malang. Dari sini, dapat diketahui apabila iklim komunikasi organisasi dalam lingkungan organisasi meningkat maka akan disertai pula dengan meningkatnya loyalitas karyawan, dan sebaliknya apabila iklim komunikasi organisasi menurun makan akan disertai dengan turunnya loyalitas karyawan juga.

Saran
Secara keseluruhan iklim komunikasi organisasi di PT. Jamsostek (Persero) Cabang Kepanjen Malang tergolong kondusif dan baik.Begitu pula dengan loyalitas karyawan di PT. Jamsostek (Persero) Cabang Kepanjen Malang tergolong loyal atau memiliki loyalitas yang tergolong tinggi. Namun untuk lebih meningkatkan atau memajukan organisasi ada beberapa hal yang hams diperbaiki oleh organisasi PT. Jamsostek (Persero) Cabang Kepanjen Malang, yaitu penerapan manajemen karir dan pengembangan para karyawan yang diyakini oleh Robert Holland, CEO Ben and Jerry's sebagai satu bagian yang terpadu (Dessler, 1997, p. 66).

Penerapan manajemen karir merupakan kewajiban atasan untuk memanfaatkan kemampuan-kemampuan karyawan secara penuh dan memberi semua karyawan satu kesempatan untuk bertumbuh dan merealisasikan potensi mereka secara penuh serta mengembangkan karir yang berhasil (Otte dan Hutcheson, 1992, p. 10).Disamping itu, penerapan manajemen karir ini menjadi penting karena organisasi-organisasi yang tidak melayani kebutuhan ini kehilangan karyawan terbaik mereka atau semakin lama semakin merasa lebih pahit, tidak bahagia dan tidak bertanggung jawab (Dessler, 1997, p. 65).
Hal ini juga didukung oleh teori Abraham Maslow yang mengatakan bahwa kebutuhan paling akhir dan manusia adalah kebutuhan akan aktualisasi diri, yaitu keinginan untuk menjadi teraktualisasi atau pemenuhan diri. Sehingga dengan membantu para karyawan mengaktualisasi diri - untuk mencapai semua yang mereka bisa (Dessler, 1997, p. 65) melalui penerapan manajemen karir di dalam organisasi diharapkan turn over atau keluar masuknya karyawan di PT. Jamsostek (Persero) Cabang Kepanjen Malang dapat diperbaiki.

 

DAFTAR PUSTAKA

Corrado, Frank M. 2000. Berkomunikasi dengan Karyawan — Kiat Menangani Masalah Karyawan melalui Komunikasi yang Efektif. Jakarta: PT Pustaka Binamo Ressindo
Davis, Keith & Newstrong, John W. 1992.Perilaku dlarn Organisasi Jilid 2. Jakarta: Erlangga
Dessler, Gary. 1997. Manajemen Sumber Daya Manusia Edisi Bahasa Indonesia Jilid 2. Jakarta: PT Prenhallindo
Muhammd, Arni. 1995. Komunikasi Organisasi. Jakarta: Bumi Aksara
Otte, Fred L. dan Hutcheson, Peggy G. 1992. Helping Employees Manage Careers. NJ: PrenticeHall
Pace, Wayne and Faules, Don. 2002. Komunikasi Organisasi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya
Robbins, Stephen P. 2004. Komunikasi Organisasi. Jakarta: PT Index Group Gramedia
Robbins, Stephen P. 1996. Organizational Behaviour 7 2nd Edition. New Jersey: PrenticeHall, Inc.
Soemirat, Soleh; Ardianto, Elvinaro dan Suminar, Yenny Ratna. 1999. Komunikasi Organisasional. Jakarta: Penerbit Universitas Terbuka, Depdikbud.
Tampomas, Husein. 1999. Seribu Pena Matematika SMU 2 Jilid 2. Jakarta: Erlangga
Utomo, Budi. 2002. Menentukan Faktor-Faktor Kepuasan Kerja dan Tingkat Pengaruh Kepuasan Kerja terhadap Loyalitas Karyawan PT P.7 Agustus 2004.
www.spocjournal.com
ISSN: 1412-7741
Vol.10.No.2.Agustus 2016

 

You have no rights to post comments

Berita Foto

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Prev Next

Perlunya Jeda

21-05-2018 Hits:89 Berita Foto

Perlunya Jeda

Pagi hari ini, kami sengaja berjalan di persawahan Ubud. Tidak sengaja kami berkenalan dengan peternak bebek yang sangat ramah.

Read more

Jalan Santai Dalam Rangka Memperingati Hut Ke 211 Gereja Keuskupan Agung Jakarta

12-05-2018 Hits:239 Berita Foto

Jalan Santai Dalam Rangka Memperingati Hut Ke 211 Gereja Keuskupan Agung Jakarta

Tanggal 08 Mei 2018 Gereja Keuskupan Agung Jakarta memperingati Hari Ulang Tahun yang ke 211 (08 Mei 1807 – 08...

Read more

Kebaktian Akbar Depok

30-04-2018 Hits:320 Berita Foto

Kebaktian Akbar Depok

Kebaktian spektakuler di Depok Jabar yang dihadiri 1000 umat lebih dengan pembicara Ws. Ir Budi ST, MM dan Ws. HT....

Read more

Tokyo Ke Jakarta

13-04-2018 Hits:257 Berita Foto

Tokyo Ke Jakarta

Perjalanan pulang dari airport Haneda Tokyo. Tidak terasa 1 minggu perjalanan di negara Sakura. Kenangan indah untuk dilupakan.

Read more

Menuju Ke Tokyo

12-04-2018 Hits:135 Berita Foto

Menuju Ke Tokyo

Setelah sarapan pagi di hotel Marusansou, kami menuju ke Karuizawa Factory Outlet yang merupakan factory outlet terbesar. 

Read more

Gasho Village

11-04-2018 Hits:100 Berita Foto

Gasho Village

Setelah semalam mandi onsen, tidur bisa nyenyak sekali sehingga badan menjadi segar. Pagi ini harus bangun pagi untuk siap siap...

Read more

Dari Kobe Menuju Nara

10-04-2018 Hits:119 Berita Foto

Dari Kobe Menuju Nara

Perjalanan dari Kobe munuju Nara. Ada tempat berbelanja di Naramachi. Sebelumnya rombongan menyempatkan diri ke Todaiji Temple sebuah kuil dibangun...

Read more

Negara Sakura

09-04-2018 Hits:138 Berita Foto

Negara Sakura

Tiba di Kanzai-Osaka pagi tanggal 7 April 2018. Udara waktu itu 11 derajat celcius. Sesampainya di airport langsung menuju Osaka...

Read more

Bersama Setiadi Joyosentoso

04-03-2018 Hits:553 Berita Foto

Bersama Setiadi Joyosentoso

Setiadi Joyosetoso bos PT. Surya Putra Barutama yang beralamat di jalan Kedurus 23 adalah sosok seorang bisnisman yang merangkak dari...

Read more

Pasar Turi Tradisionil Singkawang

03-03-2018 Hits:265 Berita Foto

Pasar Turi Tradisionil Singkawang

Pagi ini rombongan menuju pasar tradisionil. Pasar tersebut tidak seperti pasar lainnya yang kelihatan jorok. Di dekat pasar ada bubur...

Read more

Harmoni Hidup & Keseimbangan Bisnis, karya dari  DR. Drs. Ongky Setio Kuncono, SH, MM, MBA

 

Bisnis Yang Beriman & Beretika, karya dari  DR. Drs. Ongky Setio Kuncono, SH, MM, MBA

Gallery Download

Download Cahaya Setia 471-480

Silahkan Download Puisi ber-Gambar yang dapat dipakai untuk Profile Picture, Avatar, dll

Infografis & Slide

Foto Bersama di Khongcu Bio Denpasar

---------------------------

Foto Bersama Dispenkasi XXVII Bogor

 

Polling

Menurut Anda apa yang paling penting dilakukan saat Imlek ?

Bersembahyang leluhur - 0%
Menerima Angpao - 0%
Membeli baju baru - 0%
Sembahyang di Kelenteng - 0%
Berkunjung ke sanak-saudara - 0%

Total votes: 0
The voting for this poll has ended on: March 30, 2018

Who's Online

We have 54 guests and no members online

Kementrian Hukum & Hak Asasi Manusia
Hak Cipta Spoc Study Park Of Confucius No. 064687, Tanggal 25 Maret 2013

web development by harmonydesain.com