spocjournal.com

Mama Memang Beda

Oleh: Dr. Drs. Ws. Ongky Setio Kuncono, SH, MM

 

Pernahkan Anda memikirkan mengapa mama selalu cerewet ? Setelah kita pelajari bahwa karakter wanita memang diciptakan oleh Tuhan untuk cerewet. Wanita memiliki kecerdasan bahasa dan ketelitian ucapan sehingga dengan kecerewetannya menjadikan kita tidak sembarangan bertindak. Pria harus dicereweti karena kebanyakan pria tidak teliti sehingga banyak keteledoran.

Ketika kita bisa memahami karakter wanita, maka kita menjadi orang yang lebih bijaksana dalam menghadapi orang tua kita terutama MAMA.

Ketika kita masih kecil tentu kita gak suka dengan mama yang selalu cerewet. Mama menjadi momok di rumah karena setiap gerakan dan langkah kita selalu dikoreksi. Itulah yang saya alami dengan mama saya Hanny. Dia bukan sekedar cerewet tapi ucapannya bisa membuat telinga panas.

Beberapa tahun lalu sebelum mama sakit stroke, dia sangat cerewet sehingga kalau anak-anaknya mau menemui meski harus mempersiapkan mental. Apabila mentalnya belum siap jangan sampai berjumpa dengan mama.

Bukan saja anak-anaknya yang mengatakan itu, tetapi cucu-cucunya juga merasakan hal yang sama. Sebagai anak tentu harus menerima kenyataan yang ada. Apapun sikapnya dan karakternya, mama adalah yang melahirkan kita semua dan membesarkan kita semua. Sebagai anak harus berbakti dan jangan sampai menjadikan kita semua menjadi anak durhaka. Maka kata-kata yang bisa membuat racun anggap saja masuk telinga kiri dan keluar telinga kanan.

Ada anjuran dari Nabi Kongzi bahwa kalau orang tua tidak benar, peringatkan dengan halus dan hormat. Apabila masih tetap saja, jangan melanggar ! tetaplah hormat padanya.

Anjuran Nabi Kongzi meski sederhana namun dalam prakteknya Anda bisa melanggar, mungkin Anda bisa emosi dalam menghadapi orang tua kita yang cerewet.
Sekarang saya mulai sadar bahwa masa-masa tua mama dimana sudah terserang stroke 2 , mama tidak bisa apa- apa kecuali berbaring di kamar. Mama hanya memiliki hiburan mendengarkan musik saja dan sekedar makan kue kesukaannya.

Ada pelajaran yang menarik yang bisa kita petik dari pengalaman ini. Pertama, mama banyak perubahan sikap, dia semakin tidak cerewet dan hatinya semakin halus setelah saya beri lagu-lagu kenangan. Lagu dapat perubah karakter mama menjadi lebih lembut.
Kedua, mama adalah penganut agama Khonghucu yang sangat kuat. Dalam kehidupan di desa dalam kondisi ekonomi miskin dan kondisi politik dimana agama Khonghucu tidak mendapat tempat yang layak waktu itu, mama tetap tegar.

Beberapa anaknya sudah meninggalkan agamanya dan pindah agama karena pengaruh dari sekolah dan lingkungan, tetapi mama tetap masih sembahyang. Hal itulah yang membuat saya menjadi kagum dengan mama.

Berapa kali kaum yesuit (penginjil) datang untuk mengajak mama pindah agama, berkali- kali sahabat dekatnya juga mengajak mama untuk pindah agama, namum mama tetap tidak berubah. Padahal mama tidak pernah mendapatkan pelajaran agama Khonghucu bahkan satu ayatpun ajaran Khonghucu tidak pernah dibaca. Mama sangat disiplin menyajikan sembahyangan meski hanya sekedar teh dan gula, dia selalu tepat waktu dalam sembahyang.

Saya adalah anak paling bersyukur karena sejak tahun 1990 saya baru mengenal agama Khonghucu sebenarnya. Ketika saya kuliah di Surabaya dan jumpa dengan Djony K.Gunawan, seorang dari Kalimantan yang sama sama satu kos. DJony lah orang yang pertama yang memberikan Kitab Si Shu dan mengajak aku ke Boen Bio mengikuti kebaktian. Dari situlah aku semakin memperdalam agama Khonghucu dan menjadi aktif hingga saat sekarang. Andaikata mama lebih dahulu pindah agama waktu itu, tentu saja sejarah bisa berubah. Saya bisa mengikuti jejak mama.Tetapi Tian tidak menghendaki, Tian telah menentukan mama dan saya menjadi seorang Khonghucu.

Sekarang mama hanya bisa berbaring ditempat tidur, mama sudah tidak bisa apa apa. Setiap hari saya sempatkan datang untuk menjenguk mama meski sekejap saja. Saya hanya bisa berdoa agar Tian beri jalan yang terbaik buat mama. Jangan sampai sakitnya menjadi menyakitkan fisik dan bathinnya. Saat sekarang hiburan buat mama adalah musik dan kunjungan anak-anaknya. Pada kondisi mama sakit seperti itu, kemaren tanggal 6 Juli 2017, mama masih meminta saya untuk masak mie dan ayam untuk sajian sembahyang di altar leluhur. Mama juga meminta saya untuk sembahyang, hal ini sangat mengejutkan karena selama ini mama gak pernah mengingatkan hal sembahyang kepada saya. Hal inilah yang membuat saya sangat terharu.

Photo 2015 ketika mama sudah terkena stroke 1, saat selarang sudah gak bisa duduk

 

 

 

 

 

You have no rights to post comments

Berita Foto

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Prev Next

Berita Kebaktian Chee It / Chuyi di Kongmiao TMII

17-07-2018 Hits:57 Berita Foto

Berita Kebaktian Chee It / Chuyi di Kongmiao TMII

Kebaktian Chee It / Chuyi di Kongmiao Jumat 13 Juli 2018 kali ini diisi dengan khotbah bertema menarik, yaitu "Rahasia...

Read more

Mengikuti Wisata Rohani Berziarah Ke Makam Nabi Kongzi Di Kota Qufu, 17-25 Juni 2018

06-07-2018 Hits:193 Berita Foto

Mengikuti Wisata Rohani Berziarah Ke Makam Nabi Kongzi Di Kota Qufu, 17-25 Juni 2018

Untuk yang ketiga kalinya penulis berkesempatan untuk berziarah dan mengunjungi makam nabi Kongzi di kota Qufu, pada perjalanan kali ini...

Read more

Kegiatan Jambore Penyuluh Agama Islam-Lintas Agama & Halal Bihalal 1439H

05-07-2018 Hits:180 Berita Foto

Kegiatan Jambore Penyuluh Agama Islam-Lintas Agama & Halal Bihalal 1439H

Kegiatan Jambore Penyuluh Agama Islam-Lintas Agama & Halal Bihalal 1439H di Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur bersama Menteri Agama.

Read more

Ketua MATAKIN DKI Jakarta Memimpin Doa Pada Acara Halal Bihalal 1439 H Dan HUT Ke 19 WKPUB DKI Jakar…

02-07-2018 Hits:178 Berita Foto

Ketua MATAKIN DKI Jakarta Memimpin Doa Pada Acara Halal Bihalal 1439 H Dan HUT Ke 19 WKPUB DKI Jakarta

Sabtu, 30 Juni 2018, Wadah Komunikasi & Pelayanan Umat Beragama (WKPUB) mengadakan acara Halal Bihalal 1439 H dan Hari Ulang...

Read more

Kebaktian Kelenteng "Kong Miao" Taman Mini Indonesia Indah

29-06-2018 Hits:121 Berita Foto

Kebaktian Kelenteng "Kong Miao" Taman Mini Indonesia Indah

Kelenteng Kong Miao Taman Mini Indonesia Indah yang terletak di kawasan Taman Mini Indonesia Indah setiap Chuyi (Chee It) dan...

Read more

Matakin Provinsi DKI Memperingati 3 Tahun Berpulangnya Xs. Tjandra Rahardja Muljadi Dan Ibu Oey Lauw…

25-06-2018 Hits:165 Berita Foto

Matakin Provinsi DKI Memperingati 3 Tahun Berpulangnya Xs. Tjandra Rahardja Muljadi Dan Ibu Oey Lauw Nio, Di Makin Jakarta Pusat

Hari Minggu tanggal 24 Juni 2018, bertempat di Litang Makin Jakarta Pusat Jalan Mangga Besar XIII Jakarta Pusat, Matakin Prov....

Read more

Bromo Saat Sekarang

20-06-2018 Hits:102 Berita Foto

Bromo Saat Sekarang

Liburan lebaran menjadikan gunung Bromo semakin ramai pengunjung. Sekitar 1000 kendaraan naik ke penanjakan, tentu saja membuat jalan macet.

Read more

INTI Menyatukan Suku Dan Agama Lewat Sahur Bersama Di Kalijodo

20-06-2018 Hits:87 Berita Foto

INTI Menyatukan Suku Dan Agama Lewat Sahur Bersama Di  Kalijodo

Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) melaksanakan Sahur Bersama Dra.Shinta Nuriyah Wahid M. Hum di RPTRA Kalijodo,

Read more

Silaturahmi Pengurus Matakin Di Hari Idul Fitri 1439 H Selama Tiga Hari

19-06-2018 Hits:59 Berita Foto

Silaturahmi Pengurus Matakin Di Hari Idul Fitri 1439 H Selama Tiga Hari

Bagi umat Islam, hari raya Idul Fitri adalah merupakan puncak dari pelaksanaan ibadah puasa. Idul Fitri memiliki arti yang berkaitan...

Read more

Matakin Prov. DKI melaksanakan sembahyang Duan Yang di Kelenteng Kongmiao TMII

19-06-2018 Hits:157 Berita Foto

Matakin Prov. DKI melaksanakan sembahyang Duan Yang di Kelenteng Kongmiao TMII

Tanggal 5 bulan 5 Yinli (Kongzili) tahun ini jatuh pada tanggal 18 Juni 2018. Umat Khonghucu dari wilayah prov. DKI...

Read more

Harmoni Hidup & Keseimbangan Bisnis, karya dari  DR. Drs. Ongky Setio Kuncono, SH, MM, MBA

 

Bisnis Yang Beriman & Beretika, karya dari  DR. Drs. Ongky Setio Kuncono, SH, MM, MBA

Gallery Download

Download Cahaya Setia 471-480

Silahkan Download Puisi ber-Gambar yang dapat dipakai untuk Profile Picture, Avatar, dll

Infografis & Slide

Foto Bersama di Khongcu Bio Denpasar

---------------------------

Foto Bersama Dispenkasi XXVII Bogor

 

Polling

Menurut Anda apa yang paling penting dilakukan saat Imlek ?

Bersembahyang leluhur - 0%
Menerima Angpao - 0%
Membeli baju baru - 0%
Sembahyang di Kelenteng - 0%
Berkunjung ke sanak-saudara - 0%

Total votes: 0
The voting for this poll has ended on: March 30, 2018

Who's Online

We have 42 guests and no members online

Kementrian Hukum & Hak Asasi Manusia
Hak Cipta Spoc Study Park Of Confucius No. 064687, Tanggal 25 Maret 2013

web development by harmonydesain.com