spocjournal.com

Pemuda Khonghucu Di Simpang Jalan, Dispenkasi XXVII, Bogor

Oleh: Dr. Setio Kuncono, SH, SE, MM

I. Pendahuluan
Memasuki abad globalisasi tentu saja kita tidak bisa menghindar tantangan-tantangan didepan mata kita. Isu-isu global seperti ekonomi bebas, modernisasi, etika moral, narkoba, budaya global, pemanasan global semuanya itu menjadi permasalahan yang harus dihadapi. Globalisai bukan dihindari, melainkan harus dihadapi dengan persiapan-persiapan matang.

Isu- isu global diatas tentunya akan menjadi suatu tantangan bagi pemuda dan pemudi khususnya para generasi muda Khonghucu. Ekonomi bebas akan menjadikan tantangan bagi kita semua untuk bisa meningkatkan kualitas SDM kita. Kalau generasi muda kita tidak mempersiapkan diri mulai saat sekarang dengan meningkatkan pendidikan dan ketrampilan, maka tidak akan bisa bersaing dengan tenaga kerja asing yang datang di Indonesia. Orang-orang asing akan berbondong bondong di Indonesia menjadi tenaga kerja profesional yang menjadi competitor para pemaja Khonghucu.

Tenaga kerja asing dengan keahliannya dan kepandaiannya dalam menguasai tehnologi tentunya mereka akan medapatkan gaji dan fasilitas yang lebih tinggi dari kita-kita ini yang masih ketinggalan. Mereka akan bisa mendirikan perusahan- perusahaan sebagai pencetak uang, bisa mendirikan supermarket, pabrik pabrik,  dan semua sektor bisnis yang ada termasuk pendidikan, pertanian, perkebunan, tambang dll. Oleh karena itu para generasi Khonghucu tidak boleh hanya santai menerima nasib, melainkan harus ikut berlomba meningkatkan kualitas kehidupannya dengan meningkatkan pendidikan dan ketrampilan, menguasai tehnologi dan modernisasi. Disisi lain para remaja harus juga menyiapkan mental, etika moralnya untuk menghadapi pengaruh negative akibat dari globalisasi tersebut. Masalah narkoba, kebebebasan pergaulan, kehamilan diluar nikah, stress dan lain-lain yang berkaitan dengan Li ( kesusilaan ) dan masalah bakti menjadi masalah yang harus dihadapi oleh generasi muda Khonghucu .

II. Permasalahan
Begitu komplek masalah yang dihadapi oleh kenerasi muda Khonghucu memasuki abad XXI ini, namun demikian masalah masalah tersebut dapat dikelompokan menjadi empat kelompok sebagai berikuat :

  1. Bagaimanakah pemuda dan pemudi Khonghucu menghadai masalah kesuksesan hidup/ kemapanan hidup ?
  2. Bagaimanakah pemuda dan pemudi generasi Khonghucu meghadapi masalah kesuksesan pendidikan ?
  3. Bagaimanakah pemuda dan pemudi generasi Khonghucu mengahadapi keharmonisan hidup / keharmonisan dalam menemukan pasangannya ?
  4. Bagaimana pemuda dan pemudi menghadapi masalah Penguasaan fisik/ bakti dan Iman ?

Permasalahan penguasan fisik dan Iman menjadi hal yang utama harus diperhatikan sebab  ketiga hal diatas yakni kesuksesan/ kemapanan, pendidikan, dan keharmonisan tanpa ada pengusaan fisik dan iman akan sia-sia.

III. Bagaimana Seharusnya Pemuda Pemudi Khonghucu
3.1.Pemuda Khonghucu Jangan di simpang Jalan
Pemuda Khonghucu jangan hanya di simpang jalan seperti orang yang lagi tersesat, pemuda harus mengambil inisiatif adan aktif mencari jalan keluar, memilih jalan yang tepat agar tidak salah langkah. Pergunakan kemapuan maksimal agar bisa mengahadapi tantangan dan peluang di depan.
“PEMUDA DAN PEMUDI KHONGHUCU JANGAN DISIMPANG JALAN,TAPI HARUS  MENGAMBIL LANGKAH/ TINDAKAN NYATA. KITA HARUS YAKIN     BAHWA DENGAN MENGIKUTI AJARANNYA ( AGAMA KHONGHUCU ) MAMPU MENGHADAPI SEGALA PERSOALAN HIDUP”
Yakinlah bahwa ajaran Khonghucu bukan sekedar janji-janji yang tiada solusi, ajaran Khonghucu adalah arah dan tujuan dan  pasti tercapai apabila para remaja Khonghucu memiliki keyakinan iman yang kuat. Ajaran Khonghucu apabila  di aktualisasikan akan menjadi sumber pemecahan kehidupan sekaligus sumber pemecahan masalah. Semua persoalan hidup dan kehidupan akan mampu diatasai dengan ajaran agama yang turun dari langit itu.

3.2. Yang tradisional bukan kuno
Sering Agama Khonghucu ditunding sebagai ajaran yang kuno bukan modern, mereka tidak  memahami apa yang disebut itu kuno dan modern itu. Nabi Kong Zi dengan tegas mengatakan bahwa barang siapa yang bisa menerapkan ajaran yang lama kepada yang baru itulah baru disebut guru. Artinya  bahwa dalam mengahadapi kehidupan modern, pemuda Khonghucu harus menghadapi masa depannya dengan melihat masa lalunya. Jangan sampai masa lalu itu ditinggalkan sebab belum tentu hal yang lampau itu tidak baik.  

“TIDAK SEMUA YANG TRADISIONAL TIDAK BISA MAJU /KUNO/ TIDAK MODERN. CONTOH : “JAPANESE TWIST, BANGSA JEPANG BISA MENJALANKAN DUA TRADISI SEKALIGUS, YAKNI MODERNISASI DAN TRADISIONALITAS PADA SAAT YANG BERSAMAAN”

(Prof.Dr.Satjipto Rahardjo dikutip Awaludin Marwan.2013.Filsafat Hukum Progresif.Thafa Media.Semarang) 
Suatu bangsa yang mempertahankan budaya lokalnya akan lebih tahan dalam mengahadapi interfensi dari luar serta lebih memiliki pondasi kuat untuk menolak nilai-nilai negative yang tidak sesuai dengan budaya dan tradisinya. Jepang adalah contoh negara yang secara bersama sama bisa menerima modernisasi tanpa menghilangkan budaya dasarnya sehingga dikatakan sebai bangsa yang tidak mudah terombang ambing oleh gejolak dunia. 

Contoh lain adalah Negara Cina dimana masyarakatnya masih memegang tradisi Khonghucu dengan kuat, namum Cina mampu merubah Negara agraris menjadi negar industri yang berteknologi tinggi. Shen Shen adalah kota percontohan Cina dimana desa yang tradisional menjadi kota industri yang modern. Artinya Cina mampu mengkombinasikan budaya lokalnya untuk melakukan kemajuan (modernisasi).

3.3.Konsep Yin Yang
Agaima Khonghucu memiliki Kitab Iching sebagai Kitab yang sangat mutakhir, Kitab yang selalu membeberi petunjuk dalam  penyelsaian permasalah kehidupan manusia termasuk memasukai abad modernisasi.  Korea, Jepang dan beberapa negara lain seperti Singapura telah terbukti mampu menjadi negara modern yang masih menerapkan konsep Iching sebagai landasan kehidupan bisnisnya.  
KONSEP YIN YANG /HUKUM YIN YANG BISA DITERAPKAN KEDALAM ILMU SOSIAL, YAITU KALAU SUATU NEGARA MAU KUAT DAN SEJAHTERA, INDUSTRI PERTANIAN (YIN) DAN INDUSTRI MANUFAKTUR (YANG) HARUS BERKEMBANG SEJAJAR. DESA (YIN) DAN KOTA (YANG) HARUS DIPERHATIKAN SERTA DIBANGUN BERSAMAAN( Andri Wang ) MAKA, TRADISIONAL (YIN)  DAN MODERN (YANG) MENJADIKAN KEMAKMURAN SUATU BANGSA ( CONTOH PEMBANGUNAN KOTA SHEN SHEN DI CINA –DR.SETIO KUNCONO )”
(Andri Wang.2012.The Ancient Chinese.PT.Gramedia.Jakarta. Hal 12 )

3.4.Ajaran Khonghucu terbukti memberikan sukses
Hasil penelitian di beberapa negara macan asia, Jepang, Korea, Singapura, Hongkong, China  menunjukan bahwa etika Khonghucu memberikan kontribusi besar dalam pengaturan manajemen bisnis sehingga memberi kontribusi nyata dalam kesuksesan bisnis maupun kemajuan SDM manusia.

Penelitian di kota Surabaya terhadap pedagang etnis Tionghoa menunjukan bahwa 88 persen pedagang Etnis Tionghoa menggunakan etika Khonghucu sebagai landasan bisnis dan ternyata  mempengaruhi kemampuan uasahanya dan kinerja uasahanya. 

“Confucius ethics ( Ren, Yi, Zhi,Yong, Guanxi and Yin Yang )has been significantly ifluencing the enterpreneurship, and this is evident from the 88 % of the Chinese retail merchants which put Confucius ethics as their way of life in doing business
(Dr.Setio Kuncono,SE,SH,MM)”

3.5.Dunia mengakui ajaran Khonghucu
Ajaran Khonghucu  bukan semata dapat menyelesaikan persoalan ekonomi saja, namun semua bidang kehidupan manusia dari ilmu kesehatan hingga teknologi modern, bahkan ajaran Khonghucu mampu memberikan kontribusi besar dalam membentuk masyarakat damai sejahtera. 
“IN 1988, 74 Nobel Prize winners made the assertion in Paris that if human being want to live in peace and prosperity in the 21 st century, the must look back 2.500 years and seek the wisdom of Confucius” (Zhang Youmin and Li Tianchen.Economic Lessons from Confucius for the New Century.Journal)
Bukti bukti diatas jelas bahwa ajaran agama Khonghucu bukan sekedar ajaran yang datangnya dari manusia, tetapi ajaran yang datangnya dari  wahyu Tian (Tuhan YME). Oleh karena itu  bila setiap orang yang memiliki keyakinan serta  menjalankan anjuran- anjuran Nabi Khongcu/ Kong Zi akan mendapatkan pencerahan dan pasti akan berhasil.

IV.Modal dasar Xing
MODAL DASAR

1.TIAN MING > XING
 
“ FIRMAN TIAN/TUHAN  YANG MAHA ESA ( TIAN MING) ITULAH DINAMAI WATAK SEJATI (XING ). HIDUP MENGIKUTI WATAK SEJATI ITULAH MENEMPUH JALAN SUCI (DAO ). BIMBINGAN MENEMPUH JALAN SUCI  ITULAH DINAMAI AGAMA ( JIAO )”(Tengah Sempurna BAB Utama)
Tian Ming  berupa Xing itu adalah modal dasar yang dimiliki manusia sebagai hal yang langsung turun dari Tuhan.  Artinya bahwa Tuhan telah memberikan modal yang maha dasyat bagi manusia untuk mengatasi kehidupannya. Melalui Xing itulah manusia memiliki kekuatan yang tiada pernah kering dalam menghadapi kehidupan ini. Xing itu memiliki dimensi filosofi seperti yang sudah dijelaskan diatas. Dimensi filosofi sebagai etika moral ( Ren, Yi, Li,Ti dan Xin ) akan bisa memberikan kontribusi  dalam menyelesaikan permasalahan di segala hubungan kemasyarakatan( Lima hubungan masyarakat =Wu Lun ) termasuk masuk isu-isu dalam dunia bisnis, dunia profesi dll. Melalui Xing dengan dimensi etika moral ini menjadikan manusia tertip hidupnya, memiliki ketangguhan sekaligus motivasi pemecahan kehidupan secara rasioanal. Namun demikian bahwa Xing juga memiliki dimensi Iman atau dimensi keyakinan dan kepercayaan yang metafisika itu. Sebagai dimensi Iman maka Xing itu tidak berbentuk fisik melainkan berbentuk roh, kenyataannya bisa dirasakan berdasarkan Iman dan keyakinan yang mendalam. Dasar pemikiran ini didasari dengan ungkapan Zigong kepada Nabi KongZi tentang yang gaib itu.   

Zigong bertanya,” Ajaran guru tentang kitab kitab, dapat kuperoleh dengan mendengar,tetapi ajaran guru tentang Watak Sejati (Xing) dan Jalan Suci Tian, tidak dapat kuperoleh ( hanya ) dengan mendengar ( Sabda Suci V: 13 )

Artinya bahwa ajaran tentang etika moral, bakti yang menyangkut lima hubungan kemasyarakatan ( Wu Lun ) bisa dipelanjari secara kasat mata karena menyangkut etika moral. Namun demikian ajaran tentang Dao dan Xing itu bukan hanya bisa diterima melalui panca indra kita secara empiris, melainkan dibutuhkan pemahaman secara Iman atau keyakinan atau kepercayaan yang mendalam.

Mengapa demikian ? karena Xing itu bukan dalam bentuk fisik saja, Xing itu dalam bentuk  Roh yakni Roh Kebajikan, Roh Kudus, Roh Suci yang diterima manusia dari Tuhan secara langsung. Keyakinan dan Iman kita tentang keberadaan Xing menjadi landasan agama kita bahwa kita yakin dan percaya adanya nyawa dan roh.  Xing itulah Roh kebaikan yang menjadi kekuatan bagi setiap manusia sebagai modal dasar kita khususnya remaja dalam menghadapi kehidupan dan tantangan kehidupan.

Keyakinan kita akan Xing yang sungguh luar biasa yang pada saat saat tertentu apabila kita latih dan kita kembangkan akan menjadi kekuatan yang bisa mengahadapi permasalahan apapun yang terjadi. Kita harus yakin bahwa Xing itu juga memiliki power ( kekuatan), memiliki tenaga yang dasyat karena Xing itu adalah Roh asli dari Tuhan yang diberikan manusia. Tanpa adanya Xing manusia tidak bisa hidup sebagai manusia karena Xing itu adalah cirikas manusia yang merupakan anugrah terbesar bagi manusia dari Tuhan ( Tian ) secara langsung.

Xing adalah Roh Kebajikan yang maha dasyat sekaligus juga memiliki kekuatan yang gaib apabila manusia mampu mengembangkannya. Konsep pemikiran ini senada apa yang diungkapkan oleh Prof.Lee T Oei berkaitan dengan adanya kegaipan dalam diri kita. Penulis menganggap bahwa adanya  “MUJIZAT  DALAM DIRI KITA”. Didalam diri  kita terkandung keajaiab yang luar biasa. 

Bila terdapat kegaiban, kegaiban yang mendalam itu terletak di relung hati setiap manusia. Ternyata sesuatu kegaiban terbuka bagi setiap orang dan harus disadari setiap orang”.

(Prof.Dr.Dr.Dr.Lee T Oei.2002.Hakekat agama Dalam Agama Konfuciani.Matakin.SGSK 23.2553)
Kita harus meyakini bahwa dengan Xing sebagai modal iman kita untuk mendorong  dan sekaligus sebagai spirit yang kuat dalam menyelesaikan permasalah hidup. Hanya melalui Xing, kita akan selesaikan segala yang mustahil menjadi mustahil.

Dalam buku saya,  ada sebuah cerita yang menarik akan perang Vietnam, dimana ke empat tentara amerika yang tersesat dan terjebak dalam patrol perang akhirnya harus loncat dari jib. Mereka menyadari akan kematian yang menimpanya  bila tidak mengambil tindakan cepat. Akhirnya setiap tentara menenteng ban Jib dan membalikan Jib melalui berondongan peluru dan akhirnya selamat di barak. Sesampainya di barak, jangankan 4 ban jib diangkat, satupun ban tersebut tidak bisa diangkat. Pertanyaannya darimana tenaga yang maha dasyat itu muncul ? tentu saja dari diri sendiri .

Dalam keadaaan kepepet  kadangkala kita dihadapkan kepada munculnya tenaga yang super power itu , tentu kita  yakin dan percaya itu adalah Xing yang merupakan pemberian Tuhan . Xing itu akan meraga keluar dan mampu menjadi tenaga yang dasyat jika kita yakin dan percaya bahwa itu kekuatan Tuhan ada dalam diri kita.
Antony Robbins, seorang motivator kelas dunia mengakui bahwa didalam diri manusia terkandung kekayaan yang terpendam yang mampu menjadikan manusia itu untuk sukses. Itulah Xing yang kita yakini itu. 

DIRI KITA KAYA
Dengan berjalannya waktu, saya terus mengakui kekuatan yang dimiliki seseorang dapat mengubah apa pun dan semua dalam hidup mereka seketika. Saya telah mempelajari bahwa sumber daya yang kita butuhkan untuk mengubah mimpi kita menjadi kenyataan ada dalam diri kita, hanya menunggu hari ketika kita memutuskan untuk bangun dan menggunakan hak lahir kita. Saya menulis buku agar lebih baik lagi untuk mengeluarkan kekuatan yang diberikan oleh Tuhan .

(Antony Robbins. 2014. Awaken The Giant Within.PT.Ufuk Publishing House.Jakarta.page.7-8)

XING ITU ANUGRAH TERBESAR
XING =REN,YI,LI ,GI
“YANG DIDALAM WATAK SEJATI (XING)SEORANG JUN ZI IALAH CINTA KASIH,KEBENARAN,KESUSILAAN DAN KEBIJAKSANAAN.INILAH YANG BERAKAR DI DALAM HATI,TUMBUH DAN MERAGA,MEMBAWA CAHAYA MULIA PADA WAJAH,MEMENUHI PUNGGUNG SAMPAI KE EMPAT ANGGAUTO BADAN.KEEMPAT AGGAUTA BADAN DENGAN TANPA KATA-KATA DAPAT MENGERTI SENDIRI” (MENG ZI VIIA :21,4)

Kesimpulan
Melalui modal dasar Xing yang merupakan pemberian Tuhan dan dengan menjalankan perintah agama yang diajarkan Nabi Kong Zi dan seluruh tarekat ( dari Nabi Fu Zi, Kongzi, Mengzi  sampai Tzu Hsi ), maka akan mampu menghadapi perubahan dan tanatangan jaman. Tentu saja diimbangi dengan belajar tiada pernah berhenti ( learning to be human ) yang dilandasi dengan keyakinan dan Iman. Pasti pemuda dan pemudi Khonghucu berhasil. Yakinlah bahwa “Seorang yang memiliki kebajikan pasti berhasil”  ( Zhong Yong XVI:2 ).

 

Comments   

 
0 #1 dwinandha 2014-07-31 18:01
wah materi dispenkasi sudah ada rangkumannya.
 

You have no rights to post comments

Berita Foto

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Prev Next

DAK 25 Jam Jatim, Jateng, DIY 25 - 27 Desember

14-11-2017 Hits:162 Berita Foto

DAK 25 Jam Jatim, Jateng, DIY 25 - 27 Desember

DAK (Diklat Agama Khonghucu) bukan sekedar pendidikan dan pelatihan untuk meningkatkan kemampuan rohaniwan saja

Read more

Pemuda Khonghucu Dari Berbagai Daerah Ikrar Di Hari Sumpah Pemuda.

28-10-2017 Hits:873 Berita Foto

Pemuda Khonghucu Dari Berbagai Daerah Ikrar Di Hari Sumpah Pemuda.

Bogor, 28 Oktober 2017, Ketua Panitia acara Js.Kuh Sambih dalam undangannya mengatakan bahwa kami pemuda Khonghucu pun harus mampu bergerak...

Read more

Gili Trawangan

25-10-2017 Hits:113 Berita Foto

Gili Trawangan

Pagi ini kami harus bangun pagi untuk menyeberang pulau kecil yakni Gili Trawangan.

Read more

Delapan Pesan Dari Jakarta Dalam Kongres Khonghucu Dunia

21-10-2017 Hits:234 Berita Foto

Delapan Pesan Dari Jakarta Dalam Kongres Khonghucu Dunia

"Membangun Harmoni dan Jalan Tengah untuk Mewujudkan Kesejahteraan dan Perdamaian Dunia" dihasilkan butir-butir pemikiran sbb :

Read more

Srikandi Gunung Sindur Berjoget

16-10-2017 Hits:129 Berita Foto

Srikandi Gunung Sindur Berjoget

Kebaktian di Makin Gunung Sindur minggu 15 Oktober 2017 dipenuhi umat di berbagai daerah di sekitarnya.

Read more

Mengajar Dan Kunjungan

25-09-2017 Hits:400 Berita Foto

Mengajar Dan Kunjungan

Pada tanggal 23 September 2017 saya mengajar S2 program M.Ag di UIN Syarif Hidayahtullah Jl.Cempaka Putih Tangerang Selatan Banten.

Read more

Dokumen Gili Iyang Dan Gili Labak Tour

11-09-2017 Hits:294 Berita Foto

Dokumen Gili Iyang Dan Gili Labak Tour

Perjalanan Tour Jalan Sehat Trawas menuju ke dua Pulau Gili Iyang dan Gili Labak.

Read more

Pertemuan Di Polda jatim

08-09-2017 Hits:228 Berita Foto

Pertemuan Di Polda jatim

Surabaya, 8 September 2017. Silaturahim Kapolda Jatim bersama Forum Kerukunan Umat Beragama dalam Rangka Harkamtibmas.

Read more

Tenaga Pendidik Khonghucu Di Pangkal Pinang

08-09-2017 Hits:171 Berita Foto

Tenaga Pendidik Khonghucu Di Pangkal Pinang

Kegiatan Peningkatan Kualitas Kompetensi Tenaga Pendidik Agama Khonghucu Tahun 2017 yang diadakan di Hotel Puncak Lestari Pangkal Pinang mulai tgl....

Read more

Js. Maria Berpulang

07-09-2017 Hits:714 Berita Foto

Js. Maria Berpulang

Berita berpulangnya Js.Maria Engeline sangat mengejutkan bagi kita semua

Read more

Harmoni Hidup & Keseimbangan Bisnis, karya dari  DR. Drs. Ongky Setio Kuncono, SH, MM, MBA

 

Bisnis Yang Beriman & Beretika, karya dari  DR. Drs. Ongky Setio Kuncono, SH, MM, MBA

Gallery Download

Download Cahaya Setia 421-430

Silahkan Download Puisi ber-Gambar yang dapat dipakai untuk Profile Picture, Avatar, dll

Infografis & Slide

Foto Bersama di Khongcu Bio Denpasar

---------------------------

Foto Bersama Dispenkasi XXVII Bogor

 

Polling

Kegiatan Apa Yang Paling Anda Senangi Ketika Di Tempat Ibadah?

Berdoa / Sembahyang - 100%
Menyanyi / Bermain Musik - 0%
Mendengarkan Kotbah - 0%
Berdiskusi - 0%
Bertemu Teman-Teman - 0%

Total votes: 8
The voting for this poll has ended on: March 9, 2014

Who's Online

We have 100 guests and no members online

Kementrian Hukum & Hak Asasi Manusia
Hak Cipta Spoc Study Park Of Confucius No. 064687, Tanggal 25 Maret 2013

web development by harmonydesain.com