spocjournal.com

Yi Jing Dan Bisnis : Bermain Dengan Gua (Bagian 3)

Oleh : Xs. Dr. Oesman Arif, M.Pd

Dibawah ini adalah simbol Ba Gua (Trigram) yang sudah disusun menurut urutan nomer agar mudah menentukan Gua setelah perhitungan.



Untuk menghitung tahun kelahiran disesuaikan dengan Shio tahunnya, dibawah ini datar urusan Shio.
Shio tikus      = satu.
Shio kerbau   = dua. 
Shio macan    = tiga
Shio kelinci   = empat
Shio naga       = lima
Shio ular        = enam
Shio kuda       = tujuh
Shio kambing = delapan
Shio kera        = sembilan
Shio ayam       = sepuluh
Shio anjing      = sebelas
Shio babi         = dua belas

Cara menentukan angka jam:
Penghitungan jam dimulai dari jam 23.00 untuk menentukan tanggal lahir. Orang yang lahir pada tanggal 31 Agustus jam 23.00 sudah dihitung lahir tanggal 1 September dengan angka jam 1. Sedangkan orang yang lahir pada tanggal 31 Agustus jam 23.00 kurang satu menit, dia dihitung lahir tanggal 31 Agustus dengan angka jam 12.

Jam 23.00 malam sampai dengan jam 01.00 pagi = 1
Jam 01.00 pagi sampai dengan jam 03.00 pagi = 2
Jam 03.00 pagi sampai dengan jam 05.00 pagi  =3
Jam 05.00 pagi sampai dengan jam 07.00 pagi =4
Jam 07.00 pagi sampai dengan jam 09.00 pagi  =5
Jam 09.00 pagi sampai dengan jam 11.00 siang  =6
Jam 11.00 siang sampai dengan jam 13.00 siang =7
Jam 13.00 siang sampai dengan jam 15.00 siang =8
Jam 15.00 diang sampai dengan jam 17.00 sore =9
Jam 17.01 sore sampai dengan jam 19.00 petang =10
Jam 19.01 petang sampai dengan jam 21.00 malam =11
Jam 21.01 malam sampai dengan jam 23.00 malam =12

Ada beberapa cara mencari heksagram untuk kepentingan yang berbeda-beda. Dalam buku ini hanya akan dijelaskan dua cara yaitu:

1. Menghitung tanggal dan jam kelahiran untuk menemukan hexagram.
2. Menggunakan tiga koin dilemparkan ke atas.
 
Contoh cara pertama:
Orang yang lahir tanggal 1 Januari 2008 jam 10.05 pagi. Tanggal tersebut dapat dikonversi sama dengan tanggal 23 bulan 11 Kongzili.
 shio babi, jadi angka tahunnya  ----> 12.
Jam nya jam 10.05 pagi, jadi angka jamnya -----> 6
Kita telah menemukan angka-angka yang diperlukan yaitu:
Angka tahun shio babi  ----------> 12
Angka bulan -----------------------> 11
Angka hari atau tanggal   --------> 23
Angka jam    ------------------------> 6
 Rumus untuk mendapatkan Gua atas:

 Angka tahun + angka bulan + angka hari
                           8
sisa hasil bagi itu adalah nomer urut kua atas.

Apabila kita ganti dengan angka :
12+11+23   =  46/8 = 5 sisa 6
angka 6 adalah menunjuk trigram nomer 6 yaitu Gua air. (lihat daftar Bab II) sebagai Gua atas atau Shang Gua, atau Kua Luar (wai gua ).
                                               

Gua ke enam air atau Kan
Untuk mencari gua bawah caranya sebagai berikut:
Angka tahun + angka bulan + angka tanggal + angka jam
Setelah dijumlahkan dibagi delapan.
12+11+23+6 = 52/8 = 6 sisa 4. angka 4 menunjuk Gua petir (Lihat daftar pada Bab II) sebagi Gua bawah atau Xia Gua, atau Gua Dalam (nei gua)

Gambar gua ke empat, petir atau Chen
Kedua kua dasar atau disebut Jing Gua (经 卦), apabila disatukan menjadi Bie Gua atau Hexagram, sebagai berikut:


Dari Hexagram ini dicari Dong Yao ( 动 爻) nya, yaitu garis bergerak yang sangat penting untuk mengetahui pekerjaan yang cocok.
Caranya:  Angka Shio + bulan + tanggal + jam kelahiran dibagi 6
 12+11+23+6 =52/6 = 8 sisa 4.
Garis ke 4 dihitung dari bawah adalah garis bergerak atau Dong Yao dari Hexagram ini. Tidak semua hexagram seperti ini garis bergeraknya garis ke 4. Hal itu tergantung perhitungan sesuai rumus di atas.
Artinya: Gua atas menjadi gua aktivitas atau Yong Gua ( 用 卦 ) karena mempunyai Dong Yao. Gua bawah yang tidak mempunyai Dong Yao disebut Gua Pribadi atau Ti Gua ( 体 卦    ).
Pada setiap hexagram perlu dicari Dong Yao-nya. Apabila pada Jing Gua-nya ada Dong Yao, Jing Gua tersebut menjadi Yong Gua, dan  Jing Gua yang lain menjadi Ti Gua.
Pada contoh di atas Gua air menjadi Yong Gua-------à unsur air
petir menjadi Ti Gua---------à unsur kayu
Dalam rumus lima unsur atau Wu Xing (  五 行 ), air menghidupi kayu. Melihat Hexagram tersebut Gua Pribadi dihidupi oleh Gua aktivitas. Maksudnya orang dengan tanggal dan jam kelahiran seperti itu dalam segala aktivitas usahanya pasti berhasil. Namun khusus untuk orang ini perlu diperiksa bunyi kalimat keterangan dalam Yi Jing dari Hexagram no 2 garis ke empat. Buka buku Yi Jing atau Yak King terbitan MATAKIN,  dan arti kalimat ini yang perlu diperhatikan.

Bie Kua ( 别 卦 ) atau simbol heksagram yang jumlahnya enam puluh empat. Setiap heksagram menjelaskan perjalanan nasib orang bersangkutan, dan memberikan pertimbangan untuk mengerjakan pekerjaan yang cocok, memperbaiki sifat yang kurang baik, dan menunjukkan waktu yang paling tepat untuk mulai beraktivitas. Uraian dalam Bie Gua atau Hexagram itu sifatnya sebagai nasehat, peringatan yang perlu dipahami dengan cermat. Yi Jing itu ditulis ribuan tahun yang lalu, simbol-simbol  yang digunakan banyak tidak dipahami oleh orang zaman sekarang. Dalam buku ini akan dijelaskan arti simbol zaman dahulu dalam pengertian zaman sekarang serta mengartikannya.

Setiap orang mempunyai Gua kelahiran, juga punya angka Gua. Kedua sistem itu bisa saling membantu untuk memperbaiki nasib. Mencarinya juga tidak suit karena sudah ada tabelnya. Gua kelahiran menentukan pekerjaan yang cocok, dan memperbaiki sifat buruk yang mengganggu perjalanan hidup. Angka Gua untuk menentukan posisi yang tepat untuk bekerja dan tidur di rumah.

Ilmu ini didasarkan kombinasi kitab Yi Jing dan Feng Shui. Kebenaran metode ini sudah dibuktikan dan diuji dengan perhitungan statistik. Ilmu statistik sudah diakui sebagai cara pembuktian ilmiah. Manusia modern di negara maju sudah meyakini kebenaran ilmu ini. Ilmu ini bukan tahayul dan bukan mistik, tetapi nyata dan sistematis. Merencanakan kehidupan yang lebih baik tidak dilarang oleh Tuhan. Ilmu ini sudah menjadi bagian dari Ilmu Perencanaan.

Semua manusia lahir ke dunia atas kehendak Tuhan Yang Maha Penyayang. Mengapa ada orang yang bernasib baik dan ada yang bernasib buruk ?  Jawabnya sederhana. Ada petani menyebar benih di ladang. Ada benih yang tumbuh menjadi tanaman yang sehat dan berbuah banyak. Ada juga benih yang dimakan serangga sebelum tumbuh. Ada pula benih yang sudah menjadi tanaman, tetapi dihantam angin, roboh dan mati. Semua itu dinamakan nasib.

Siapa yang bertanggung-jawab atas nasib manusia? Kita tidak dapat mengatakannya karena banyak faktor yang menjadi penyebabnya. Kita tidak perlu mencari faktor penyebab dari nasib buruk. Yang sudah berlalu biarlah berlalu. Kita maju terus menggapai masa depan yang lebih baik. Sebagai manusia perlu banyak belajar agar banyak pengetahuannya. Pengetahuan yang luas dan mendalam sangat membantu usaha manusia memperbaiki nasibnya.
 

Kitab Yi Jing membantu kita untuk mempersiapkan diri kita agar terhindar dari nasib buruk. Menurut Kitab Yi Jing, nasib buruk itu bisa menimpa orang karena kesalahannya sendiri, tetapi juga bisa karena sudah digariskan oleh takdir. Namun, jangan khawatir karena ada cara untuk mengubah takdir. Ada cara Ci Swak atau dalam bahasa Jawa disebut Ruwatan untuk membersihkan diri agar tidak kena nasib sial.

Ciswak dalam pengertian Yi Jing yaitu membina diri, memperbaiki semua kebiasaan buruk, rajin bersembahyang kepada Tuhan. Berbaktilah kepada orang tua, meskipun orang tua sudah meninggal dunia wajib didoakan dan dilakukan upacara sembahyang sesuai waktu yang sudah ditentukan. Waktu untuk sembahyang kepada orang tua dan leluhur yaitu. 1) Tiap malam menjelang tanggal satu dan lima belas Kongzili dilakukan sembahyang sederhana. 2) Malam menjelang tanggal 1 bulan 1 Kongzili dilakukan sembahyang besar, artinya dengan sesaji nasi dan lauknya. Pada tanggal 5 April sembahyang Cing Bing atau Qing Ming, upacara sembahyang dan membersihkan makam. Tanggal 15 bulan 7 Kongzili, upacara sembahyang King Hoo Ping, biasanya diadakan di rumah perkumpulan, upacaranya kolektif.

Inti dari Ciswak adalah membuang Qi atau energi yang buruk dengan energi yang baik. Qi buruk itu muncul karena kebiasan yang buruk, pikiran yang buruk, seperti iri hati, membenci, penyesalan yang berkepanjangan, kesedihan yang berkepanjangan, kemarahan. Ciswak yang benar adalah mengubah semua hal yang buruk dalam perilaku manusia. Kadang-kadang Ciswak disertai dengan melepas burung merpati beberapa ekor sebagai bagian dari ritual. Ciswak memang perlu upacara atau ritual sebagai pernyataan tekad yang disampaikan kepada Tuhan. Namun upacara tidak perlu boros dengan membeli banyak burung merpati. Upacaranya cukup dengan didahului cia jai (berpantang makan barang berjiwa) selama seminggu, kemudian melakukan upacara sembahyang pada hari tertentu, misalnya je it dan cap go.

You have no rights to post comments

Berita Foto

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Prev Next

Dokumen Gili Iyang Dan Gili Labak Tour

11-09-2017 Hits:186 Berita Foto

Dokumen Gili Iyang Dan Gili Labak Tour

Perjalanan Tour Jalan Sehat Trawas menuju ke dua Pulau Gili Iyang dan Gili Labak.

Read more

Pertemuan Di Polda jatim

08-09-2017 Hits:179 Berita Foto

Pertemuan Di Polda jatim

Surabaya, 8 September 2017. Silaturahim Kapolda Jatim bersama Forum Kerukunan Umat Beragama dalam Rangka Harkamtibmas.

Read more

Tenaga Pendidik Khonghucu Di Pangkal Pinang

08-09-2017 Hits:112 Berita Foto

Tenaga Pendidik Khonghucu Di Pangkal Pinang

Kegiatan Peningkatan Kualitas Kompetensi Tenaga Pendidik Agama Khonghucu Tahun 2017 yang diadakan di Hotel Puncak Lestari Pangkal Pinang mulai tgl....

Read more

Js. Maria Berpulang

07-09-2017 Hits:651 Berita Foto

Js. Maria Berpulang

Berita berpulangnya Js.Maria Engeline sangat mengejutkan bagi kita semua

Read more

Sembahyang Leluhur: Tradisi Atau Agama?

05-09-2017 Hits:601 Berita Foto

Sembahyang Leluhur: Tradisi Atau Agama?

Talkshow interaktif dengan Nara Sumber Js. Liem Liliany Lontoh; Hotel Aston ruang Asoka Lt. 2; Manado, 01 September 2017.

Read more

Anti Narkoba

28-08-2017 Hits:111 Berita Foto

Anti Narkoba

Surabaya, 28 Agustus 2017 pertemuan BNN (Badan Narkotika Nasional) di Hotel Santika Surabaya yang dihadiri oleh beberapa sukarelawan.

Read more

Pulau Nan Indah

22-08-2017 Hits:191 Berita Foto

Pulau Nan Indah

Kami mengajak para pencinta alam Indonesia untuk berkeliling ke tiga pulau di Wilayah Sumenep-Madura.

Read more

Tokoh Matakin Berpulang

08-08-2017 Hits:1145 Berita Foto

Tokoh Matakin Berpulang

Wu Hu Ai Zai, telah kembali ke Haribaan Huang Tian, Xs Hanom Pramana Buanadjaja (Phwa Tjhiang Han/Pan Chang Han 潘昌汉)...

Read more

Nganjuk Penuh Kedamaian

27-07-2017 Hits:307 Berita Foto

Nganjuk Penuh Kedamaian

Kunjungan FKUB provinsi Jatim hari kedua di FKUB Kabupaten Nganjuk. Kunjungan di Nganjuk diterima di kantor Kesbangpol. Hadir dalam pertemuan...

Read more

FKUB Jatim Turba

26-07-2017 Hits:178 Berita Foto

FKUB Jatim Turba

Rapat koordinasi dan silaturahim FKUB Kabupaten Mojokerto yang dihadiri oleh jajaran pengurus FKUB Kabupaten Mojokerto, Bupati dan para Camat, Bakesbangpol,...

Read more

Harmoni Hidup & Keseimbangan Bisnis, karya dari  DR. Drs. Ongky Setio Kuncono, SH, MM, MBA

 

Bisnis Yang Beriman & Beretika, karya dari  DR. Drs. Ongky Setio Kuncono, SH, MM, MBA

Gallery Download

Download Cahaya Setia 421-430

Silahkan Download Puisi ber-Gambar yang dapat dipakai untuk Profile Picture, Avatar, dll

Infografis & Slide

Foto Bersama di Khongcu Bio Denpasar

---------------------------

Foto Bersama Dispenkasi XXVII Bogor

 

Polling

Kegiatan Apa Yang Paling Anda Senangi Ketika Di Tempat Ibadah?

Berdoa / Sembahyang - 100%
Menyanyi / Bermain Musik - 0%
Mendengarkan Kotbah - 0%
Berdiskusi - 0%
Bertemu Teman-Teman - 0%

Total votes: 8
The voting for this poll has ended on: March 9, 2014

Who's Online

We have 70 guests and no members online

Kementrian Hukum & Hak Asasi Manusia
Hak Cipta Spoc Study Park Of Confucius No. 064687, Tanggal 25 Maret 2013

web development by harmonydesain.com