spocjournal.com

Akar Historis Dari Praktek-Praktek Manajerial Dan Nilai-Nilai Kebudayaan Cina

Charles A. Rarick, Universitas Purdue – Calumet
Diterjemahkan Oleh : Ongky Setio Kuncono,Drs,MM,MBA


ABSTRAK
Untuk memahami praktek-praktek manajerial serta budaya Cina saat ini diperlukan apresiasi dan pemahaman tentang orientasi-orientasi filosofis serta figur-figur historis Cina. Figur-figur historis penting seperti Confucius dan Mencius, Sun Tzu dan Sun Pin, Lao Tzu, dan lain-lain pun didiskusikan, beserta nilai-nilai kebudayaan seperti guanxi, dao, dé, li, dan ren. Makalah ini memberikan pemahaman akan figur-figur dan filsafat penting yang telah membentuk nilai-nilai kebudayaan Cina saat ini, serta memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang alasan mengapa Cina mengadopsi gaya manajemen yang unik yang mereka gunakan.


PENGANTAR
Perolehan ekonomi Cina yang impresif baru-baru ini telah mendapatkan perhatian dunia. Dengan pertumbuhan ekonomi yang paling cepat dan populasi terbesar dunia, Cina siap merubah lanskap bisnis global. Cina telah menjadi ekonomi terbesar keempat didunia dalam waktu yang sangat singkat. Perolehan ekonomi ini sebagian didorong oleh ekspansi besar-beraran dari basis manufaktur Cina dan kemampuan eksportnya; keduanya diharapkan terus meningkat di tahun-tahun yang akan datang, dan mengalahkan saingannya, India (Black 2007; Wu 2007; Lee, Rao, dan Shephers 2007). Dengan pertumbuhan ekonomi Cina yang pesat, timbul kebutuhan yang meningkat untuk memahami pemikiran strategi masyarakat Cina dengan lebih baik. Kita telah melihat peningkatan ketertarikan untuk memahami praktek manajerial serta bisnis masyarakat Cina dalam beberapa tahun belakangan (Quer, Claver & Rienda 2007). Dengan harapan untuk mengkapitalisasi pertumbuhan Cina, atau untuk bisa melawan ancaman terhadap ekonominya, banyak Negara Barat dan Negara-negara lain yang telah semakin tertarik dengan Cina. Satu wilayah ketertarikan khususnya adalah memahami sistem manajemen dan kebudayaan Cina dengan lebih baik.

Untuk benar-benar memahami kebudayaan lain, penting untuk melakukan eksplorasi nilai-nilai kebudayaan yang bersangkutan. Sebuah pemahaman yang lebih dalam akan suatu kebudayaan didapat ketika seseorang mengeksplorasi keyakinan dan nilai-nilai pendahulu historis dari masyarakat yang telah membentuk kebudayaannya. Sementara ada banyak literatur yang didedikasikan pada praktek-praktek bisnis saat ini serta apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan secara kultural, informasi ini hanya memberikan pemahaman buatan dan kemampuan yang terbatas untuk bekerja dengan orang-orang yang menjadi bagian dari kebudayaam targetnya. Contohnya, memahami bahwa masyarakat Cina menempatkan nama keluarga mereka diawal dan nama kecil mereka dibelakang memang berguna, tetapi apresiasi dan pemahaman yang lebih dalam tentang pentingnya keluarga serta orientasi kolektifis dapat didapat dengan melakukan pemeriksaan sumber-sumber dari praktek kebudayaan itu sendiri.

Badan dari manuskrip ini tidak direproduksi dalam postingan ini. Teks lengkap manuskrip ada di sebagian besar perpustakaan universitas. Jika anda mengalami kesulitan dalam menemukan teks lengkap manuskrip, anda dapat mendapatkannya di jurnal aslinya. Kunjungi http://www.alliedacademies.org untuk menemukan link sumber jurnal asli (hal 65)

Daripada menghindari pesaing yang lebih kuat, Sun Pin merekomendasikan penemuan dan mengeksploitasi kelemahan. Sun Tzu dan Sun Pin telah membentuk pola pikir masyarakat Cina saat mereka memandang hubungan mereka dengan para competitor. Untuk memahami strategi pemikiran Cina, diperlukan pemeriksaan terhadap tulisan-tulisan dari orang-orang militer kuno ini.

KESIMPULAN
Sambil terus melanjutkan pergerakannya menuju sebuah ekonomi kapitalis, Cina melakukannya dibawah pengaruh para pemikir besar dari masa lampau. Pendekatan Cina kepada perubahan ekonomi yang diawali oleh Deng Xiaoping telah menjadi salah satu pergerakan gradual dan pemikiran jangka panjang menuju kapitalisme, dengan memperhatikan yang kalah dalam reformasi ekonomi (Carew 2007). Pendekatan ini konsisten dengan masyarakat kolektifis dan merupakan pendekatan yang dituntun oleh perhatian kepada harmoni dengan penguasa otoriter. Sama halnya, praktek-praktek manajerial Cina saat ini dipengaruhi oleh ide-ide penguasa, filsuf, dan ahli strategi militer Cina jaman dahulu yang ajarannya tertanam dijiwa masyarakat Cina. Dan dengan semakin pentingnya Cina dalam ekonomi global, memahami pola pikir masyarakat Cina pun menjadi semakin penting. Untuk mendapatkan pemahaman yang lebih dalam tentang kebudayaan Cina serta praktek-praktek bisnisnya, seseorang harus menjadi familiar dengan literatur Cina klasik yang tak lekang oleh waktu.

REFERENSI

Ames, R. (1993). Sun Tzu: Seni Peperangan. New York: Ballantine Books.

Ames, R.  dan H. Rosemont. (1998). Analect Confusius. New York: Random House.

Black, A. (2007). Bank Dunia mengangkat harapan pertumbuhan untuk Cina. Jurnal Wall Street (Edisi Timur), 31 Mei.

Carew, R. (2007). Ekonomi Cina: Transisi dan pertumbuhan. (Kajian buku oleh B. Naughton). Kajian Ekonomi Timur Jauh, 170(4), 71-72.

Chan, A. (2002). Mencius: Konteks dan interpretasi. Honolulu: University of Hawaii Press.

Chatterjee, S., C. Pearson, dan K. Nie. (2006). Hubungan bisnis yang saling berhadapan dengan Cina Selatan: Sebuah studi empiris tentang relevansi guanxi. Jurnal Manajemen Asia Selatan, 13(3), 59-75.

Cheung, C. dan A. Chan. (2005). Fondasi filosofis dari kepemimpinan CEO ternama Hong Kong Cina. Jurnal Etika Bisnis, 60, 47-62.

Drucker, P. (1994). Superpower baru di Asia. Jurnal Wall Street, 20 Desember.

Lau, D. dan R. Ames. (1996). Seni Peperangan Sun Pin. New York: Ballantine.

Lee, B., D. Rao, dan W. Shephers. (2007). Perbandingan produktifitas serta hasil nyata dari manufaktur Cina dan India. Jurnal Ekonomi Perkembangan, 84(1), 378-416.

Lin, C. dan Y. Chi. (2007). Filsafat manajemen Cina – studi tentang pemikiran Confusius. Jurnal Akademi Amerika tentang Bisnis Cambridge, 11(1), 191-196.

McGregor, R. (2007). Mengapa Cina yang berubah cepat berbalik kembali ke Confusius. Times Finansial, 11 April.

Mooney, P. (2007). Confusius kembali: Dri Cina, karya filsuf yang paling berpengaruh yang pernah dilarang kini dipelajari dan dirayakan. Catatan Pendidikan Tinggi, April 20.

Osnos, E. (2007). Orang bijak selama berabad-abad kembali: Apa arti menjadi seorang Cina di Abad 21? Sebuah generasi baru mencari jawaban dalam kebijakan yang tumbuh ditanah kelahirannya. Berita Bisnis Knight Ridder Tribune, 31 Mei.

Quer, D., E. Claver, dan L. Rienda. (2007). Bisnis dan manajemen di Cina: Sebuah kajian riset empiris terhadap jurnal-jurnal internasional terkemuka. Jurnal Manajemen Asia Pasifik, 24(3), 359-385.

Weiming, T. (1998). Menggabungkan Timur dan Barat. Kajian Internasional Harvard, 20(3), 44-49.

Wong, L. (2005). Manajemen Cina sebagai diskusia: “Cina” sebagai sebuah teknologi diri dan kontrol? Manajemen dan Bisnis Asia, 4, 431-453.

Wu, Y. (2007). Performa eksport di ekonomi regional Cina, Ekonomi Terapan, 39(10), 1283-1293.

Yan, J. dan R. Sorenson. (2006). Dampak nilai-nilai Confusius terhadap suksesi dalam bisnis keluarga. Kajian Bisnis Keluarga, 19 (3), 235-250.

Zhang, Y. dan Z. Zhang. (2006). Guanxi dan dinamika organisasi di Cina: Sebuah hubungan antara level individuan dan organisasional. Jurnal Etika Bisnis, 67, 375-392.

You have no rights to post comments

Berita Foto

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Prev Next

Perlunya Jeda

21-05-2018 Hits:55 Berita Foto

Perlunya Jeda

Pagi hari ini, kami sengaja berjalan di persawahan Ubud. Tidak sengaja kami berkenalan dengan peternak bebek yang sangat ramah.

Read more

Jalan Santai Dalam Rangka Memperingati Hut Ke 211 Gereja Keuskupan Agung Jakarta

12-05-2018 Hits:224 Berita Foto

Jalan Santai Dalam Rangka Memperingati Hut Ke 211 Gereja Keuskupan Agung Jakarta

Tanggal 08 Mei 2018 Gereja Keuskupan Agung Jakarta memperingati Hari Ulang Tahun yang ke 211 (08 Mei 1807 – 08...

Read more

Kebaktian Akbar Depok

30-04-2018 Hits:310 Berita Foto

Kebaktian Akbar Depok

Kebaktian spektakuler di Depok Jabar yang dihadiri 1000 umat lebih dengan pembicara Ws. Ir Budi ST, MM dan Ws. HT....

Read more

Tokyo Ke Jakarta

13-04-2018 Hits:248 Berita Foto

Tokyo Ke Jakarta

Perjalanan pulang dari airport Haneda Tokyo. Tidak terasa 1 minggu perjalanan di negara Sakura. Kenangan indah untuk dilupakan.

Read more

Menuju Ke Tokyo

12-04-2018 Hits:122 Berita Foto

Menuju Ke Tokyo

Setelah sarapan pagi di hotel Marusansou, kami menuju ke Karuizawa Factory Outlet yang merupakan factory outlet terbesar. 

Read more

Gasho Village

11-04-2018 Hits:90 Berita Foto

Gasho Village

Setelah semalam mandi onsen, tidur bisa nyenyak sekali sehingga badan menjadi segar. Pagi ini harus bangun pagi untuk siap siap...

Read more

Dari Kobe Menuju Nara

10-04-2018 Hits:110 Berita Foto

Dari Kobe Menuju Nara

Perjalanan dari Kobe munuju Nara. Ada tempat berbelanja di Naramachi. Sebelumnya rombongan menyempatkan diri ke Todaiji Temple sebuah kuil dibangun...

Read more

Negara Sakura

09-04-2018 Hits:129 Berita Foto

Negara Sakura

Tiba di Kanzai-Osaka pagi tanggal 7 April 2018. Udara waktu itu 11 derajat celcius. Sesampainya di airport langsung menuju Osaka...

Read more

Bersama Setiadi Joyosentoso

04-03-2018 Hits:543 Berita Foto

Bersama Setiadi Joyosentoso

Setiadi Joyosetoso bos PT. Surya Putra Barutama yang beralamat di jalan Kedurus 23 adalah sosok seorang bisnisman yang merangkak dari...

Read more

Pasar Turi Tradisionil Singkawang

03-03-2018 Hits:255 Berita Foto

Pasar Turi Tradisionil Singkawang

Pagi ini rombongan menuju pasar tradisionil. Pasar tersebut tidak seperti pasar lainnya yang kelihatan jorok. Di dekat pasar ada bubur...

Read more

Harmoni Hidup & Keseimbangan Bisnis, karya dari  DR. Drs. Ongky Setio Kuncono, SH, MM, MBA

 

Bisnis Yang Beriman & Beretika, karya dari  DR. Drs. Ongky Setio Kuncono, SH, MM, MBA

Gallery Download

Download Cahaya Setia 471-480

Silahkan Download Puisi ber-Gambar yang dapat dipakai untuk Profile Picture, Avatar, dll

Infografis & Slide

Foto Bersama di Khongcu Bio Denpasar

---------------------------

Foto Bersama Dispenkasi XXVII Bogor

 

Polling

Menurut Anda apa yang paling penting dilakukan saat Imlek ?

Bersembahyang leluhur - 0%
Menerima Angpao - 0%
Membeli baju baru - 0%
Sembahyang di Kelenteng - 0%
Berkunjung ke sanak-saudara - 0%

Total votes: 0
The voting for this poll has ended on: March 30, 2018

Who's Online

We have 33 guests and no members online

Kementrian Hukum & Hak Asasi Manusia
Hak Cipta Spoc Study Park Of Confucius No. 064687, Tanggal 25 Maret 2013

web development by harmonydesain.com