spocjournal.com

Harga Beda Suasana Sama?

Oleh: Dr. Drs. Ongky Setio Kuncono,SH, SE, MM, M.Sc, MBA

Belakangan ini ada kecenderungan bisnis jasa semakin meningkat. Indikator ini yang menjadikan tranformasi dari negara berkembang menuju negara maju. Meski indikator tersebut adalah salah satu tolok ukur. Masih ada indikator lain misalnya banyaknya industri, beralihnya lahan pertanian, majunya bisnis jasa dll.

Khususnya jasa pariwisata yang menjadi perhatian semua kepala daerah, maka setiap wilayah berlomba-lomba untuk menjual jasa pariwisata melalui pembangunan sarana dan prasara. Dalam hal ini pembangunan hotel semakin pesat dimana mana.

Susana di Prama Hotel Sanur. Photo Setiadi Joyo Sentoso.

 

Pengamatan penulis membanjirnya bisnis hotel di wilayah pariwisata kadangkala tidak seimbang dengan jumlah kedatangan pariwisata yang menginap dihotel tersebut. Apalagi munculnya berbagai kejadian gunung meletus, keamanan, terorisme, bahkan berubahnya pemikiran konsumen yang semakin cerdas. Kondisi ini akan menjadikan banyak hotel yang harus subsidi. Bagi pengusaha hotel yang modalnya cukup cukupan akan mengalami gulung tikar.

Pantai private yang dimiliki Prama Hotel dan suasana taman di halaman yang asri dengan berbagai vasilitas serta taman yang luas

Bisnis hotel saat sekarang ada 2 golongan. Golongan pertama adalah hotel- hotel mewah baik bintang 3 maupun bintang 4. Golongan ini memang memiliki market share tersendiri. Dengan harga tinggi dan vasilitas yang ada mereka memiliki pelanggan yang berbeda. Khususnya hotel-hotel kelas menengah ke bawah mereka memiliki pesaing yang sangat ketat. Bukan bersaing antar hotel, melainkan bersaing dengan homestay dan rumah-rumah kos.

Pantai didepan Prama Hotel pada malam hari

 

Banyak homestay dan rumah kos memiliki fasilitas seperti hotel dengan menyajikan harga yang jauh lebih murah. Pengamatan penulis melihat bahwa hotel kelas bawah mulai ditinggalkan pelanggan, mereka memiliki biaya operasional yang kadang tidak seimbang dengan pemasukan tamu-tamunya. Sementara homestay dan rumah kos bisa memberikan harga murah karena tidak banyak karyawan serta semua pekerjaan bisa dilakukan oleh anggota keluarga.

 

Pada saat sekarang wilayah pariwisata di sekitar Bali seperti Sanur, banyak orang bule yang masuk ke hotel dan tanya berapa tarif semalam. Jika harga tinggi mereka tidak sungkan menawarnya. Mereka membatalkan niatnya menginap hanya selisih 50 sampai 100 ribu permalamnya. Mereka akan pindah di homestay dan rumah-rumah kos dengan harga yang sangat murah itu. Perubahan pola pikir konsumen ini adalah venomena yang harus ditanggapi oleh pengusaha bisnis hotel kelas menengah ke bawah.

Rata-rata harga homestay dan rumah kos disekitar Sanur sekitar 100 sd 150 ribu. Maka tak heran bila ada hotel yang menurunkan harganya agar tetap mendapatkan pelanggan. Hotel Ayu, Sanur Indah, Yulia adalah contoh-contoh hotel yang menjual kamarnya dengan murah. Bahkan kita bisa melihat bagaimana Diwangkara Hotel yang lokasinya depan pantai memiliki homestay Jambu In yang harga kamarnya bisa dijual 350 sd 400 ribu.Sementara Diwangkara sendiri membuka tarif sekiatar 1 sd 1.5 juta. Meskipun Jambu In lokasinya agak belakang sedikit namun mereka yang menginap disana bisa mendapatkan makan pagi yang sama dengan yang menginap di Diwangkara. Mereka sama sama mendapatkan akses ke pantai dan sama sama mendapatkan pelayanan vasilitas kolam renang yang sama

Bagi mereka yang yang teliti harga akan dapat menikmati suasana yang sama dengan mendapatkan harga yang lebih murah.

Sebagai perbandingan Hotel Griya Satria dengan tarif 1.5 juta semalam memang memiliki viu pantai, namun demikian kalau kita masuk di Prama Hotel ( bintang 5) suasananya sangat beda.

Disamping hotelnya lebih mewah di Prama Hotel memiliki viu pantai secata private. Para pengunjungnya pun adalah bule bule kelas menengah ke atas. Contoh diatas sama sama memiliki harga yang relatif sama hanya memiliki perbedaan suasana. Disisi kain kalau kita bandingan dengan Jambu In, tentu susana pantai hampir sama namun terjadi perbedaan harga yang sangat menyolok.

Susana adalah harga meski kita sama-sama bisa menikmati pantai yang sama serta jalan sepanjang pantai yang sama.

Konsumen bisa juga bisa menikmati indahnya suasana pantai hanya dengan mengeluarkan uang 110 ribu semalam di Ayu Hotel hanya berjalan kaki pagi disepanjang pantai dipagi dan sore hari, sama yang dirasakan oleh mereka yang tidur di Prama Hotel dengan mengeluarkan uang 1.5 juta. Memang suasana memiliki harga tapi konsumen bisa membeli suasana yang sama dengan harga yang berbeda. Konsumen jenis ini adalah konsumen yang bisa bahagia dalam menikmati suasana.

Trend baru adalah banyak muncul konsumen yang bisa menikmati kebahagiaan dan bisa menikmati suasana dengan menurunkan kelasnya. Trend trend ini yang harus ditangkap oleh pengusaha bisnis perhotelan.

Kesimpulannya adalah saat sekarang muncul konsumen rasional yang membeli suasana dengan harga yang murah dengan mendapatkan suasana yang hampir sama atau mungkin sama. Jenis konsumen inilah yang memiliki tempat tersendiri.

Kedua, bahwa hotel menengah kebawah memiliki pesaing baru, bukan sesama hotelnya melainkan homestay dan rumah kos.

Ketiga, pengusaha hotel yang bisa menangkap perubahan konsumen dan bisa merangkulnya adalah mereka yang akan sukses.

You have no rights to post comments

Berita Foto

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Prev Next

Papa Dan Mama Mertuaku Pergi Selamanya

21-03-2019 Hits:112 Berita Foto

Papa Dan Mama Mertuaku Pergi Selamanya

Pagi itu seperti biasa, saya datang ke rumah papa dan membawa mie pangsit.

Read more

Sarasehan Kerukunan

21-02-2019 Hits:103 Berita Foto

Sarasehan Kerukunan

Sarasehan kerukunan antar umat beragama se Jawa Timur tahun 2019 di Harris Hotel & Conventions, Kota Malang berlangsung dari tanggal...

Read more

Imlek Hari Raya Khonghucu

10-02-2019 Hits:451 Berita Foto

Imlek Hari Raya Khonghucu

Dihadapan kaca mata pemerintah bahwa Imlek adalah Hari Raya Keagamaan yakni Hari Raya Khonghucu meski didalam masyarakat Tionghoa ada yang...

Read more

Marina Bay Sands

04-02-2019 Hits:121 Berita Foto

Marina Bay Sands

Malam kedua, pindah hotel dari Hard Rock Sentosa Island menuju Marina Bay Sands. Hotel Marina Bay Sands lebih mewah dari...

Read more

Embun Pagi Hard Rock Hotel Dan Begadang Di Clarke Quay

03-02-2019 Hits:60 Berita Foto

Embun Pagi Hard Rock Hotel Dan Begadang Di Clarke Quay

Photo didepan hotel Hard Rock, Sentosa Island. Udara cukup sejuk meski siang hari terasa panas. Nampak pantai-pantai buatan yang dirancang...

Read more

Dari Sentosa Island Dan Bendera

03-02-2019 Hits:64 Medissa

Dari Sentosa Island Dan Bendera

Bertemu dengan kawan lama bila direncanakan biasanya malah sulit. Nanum sebaliknya bila dilakukan dengan spontanitas justru bisa berjumpa. Seperti apa...

Read more

Mas Danang Melestarikan Kearifan Lokal

02-02-2019 Hits:135 Medissa

Mas Danang Melestarikan Kearifan Lokal

Meskipun mas Danang baru saja bergabung dalam groub WA Medissa namun sudah kelihatan bakat serta semangat hidupnya dalam mengembangkan kearifan...

Read more

Warung Ndiko Dan Reuni Kecil

02-02-2019 Hits:98 Medissa

Warung Ndiko Dan Reuni Kecil

Bertemu dengan kawan lama bila direncanakan biasanya malah sulit. Nanum sebaliknya bila dilakukan dengan spontanitas justru bisa berjumpa. Seperti apa...

Read more

Amora Lagoon Srilanka

27-01-2019 Hits:49 Berita Foto

Amora Lagoon Srilanka

Sebelum meninggalkan South Point Villas berpoto bersama didepan Villa. Photo bersama dan selanjutnya rombongan menuju Pagoda.

Read more

Ishq Villas

26-01-2019 Hits:73 Berita Foto

Ishq Villas

Prosesi pernikahan sekaligus jamuan makan malam di Ishq Villas. Mulai jam 15 prosesi upacara secara Srilanka yang kental dengan Hinduisme...

Read more

Jurnal Penelitian Pengaruh Etika Confucius Terhadap Kewirausahaan, Kemampuan Usaha Dan Kinerja Usaha Pedagang Eceran Etnis Tionghoa Di Surabaya.,
karya dari DR. Drs. Ongky Setio Kuncono, SH, MM, MBA


Wei De Dong Tian, Jalan Menuju Tuhan, Sebuah Kumpulan Khotbah Minggu
karya dari DR. Drs. Ongky Setio Kuncono, SH, MM, MBA

Untuk informasi lebih lanjut Contact Us

Gallery Download

Download Cahaya Setia 471-480

Silahkan Download Puisi ber-Gambar yang dapat dipakai untuk Profile Picture, Avatar, dll

Infografis & Slide

Foto Bersama di Khongcu Bio Denpasar

---------------------------

Foto Bersama Dispenkasi XXVII Bogor

 

Polling

Menurut Anda apa yang paling penting dilakukan saat Imlek ?

Bersembahyang leluhur - 0%
Menerima Angpao - 0%
Membeli baju baru - 0%
Sembahyang di Kelenteng - 0%
Berkunjung ke sanak-saudara - 0%

Total votes: 0
The voting for this poll has ended on: March 30, 2018

Who's Online

We have 15 guests and no members online

Kementrian Hukum & Hak Asasi Manusia
Hak Cipta Spoc Study Park Of Confucius No. 064687, Tanggal 25 Maret 2013

web development by harmonydesain.com