spocjournal.com

Menjadi Entrepreneur Yang “ Li ”

PENDAHULUAN
Dewasa ini dengan persaingan bisnis yang ketat, membuat orang menggunakan berbagai cara untuk memperoleh pendapatan dan keuntungan. Para pelaku bisnis dan masyarakat umum memiliki paradigma sempit tentang arti dunia bisnis. Bisnis cenderung mementingkan keberhasilan materialisme semata mata. Bisnis  secara keseluruhan dianggap sebagai  wilayah sendiri yang dapat dijalankan tanpa memperhatikan kepentingan kepentingan lainnya.

Paradikma sempit seperti inilah yang pada akhirnya menjadikan jati diri sebuah usaha atau organisasi bisnis tidak lebih dari sekedar mesin pengganda capital belaka .



Para Entrepreneur digambarkan sebagai pribadi yang memiliki sikap berani berspekulasi, oportunistis, serakah demi keuntungan bisnis semata. Pada akhirnya mereka cenderung mementingkan diri sendiri, egoistis dan berpikir pendapatan bagi kepentingan perusahaan semata. Inilah yang kemudian mendorong sebagian Entrepreneur mengabaikan nilai nilai etika dan moralitas bahkan total tatanan, tata susila ( LI ) .

Dimasa mendatang bahwa seorang entrepreneur harus memiliki pandangan bisnis secara totalitas, yakni bekerja dan berbisnis pada hakekatnya mengandung banyak sisi yang dapat mencerahkan hati dan jiwa dengan dilandasi oleh aturan main sesuai dengan Jalan Tuhan ( Tian Dao) dengan berlandaskan nilai Li . Seorang yang bisnisnya dilandasi Li, akan menjadi seorang Entrepreneur yang sukses bukan materi semata , melainkan ada kesenangan dan ketenangan jiwa .
Entrepreneur yang LI menganggap kesuksesan dan kebahagiaan dalam bisnis bukanlah hanya mengukur dari berapa besarnya keuntungan materi yang dibukukan atau seberapa banyak harta yang dimiliki, melainkan seberapa besar manfaat kebaikan yang diberikan bagi orang lain. Seberapa besar perusahaan bisa memberikan nilai terhadap kesejahteraan dan kemakmuran karyawannya. Lebih daripada itu sebagian kemakmuran dari hasil keuntungan diperuntukan untuk kepentingan kemanusiaan berlandaskan pada nilai Ren ( Cinta Kasih ).

LI SEBAGAI NILAI MORAL

LI adalah semacam aturan yang dilandasi oleh nilai moral yang paling hakiki. Menurut Khonghucu (Confucius) LI adalah yang menjadikan berbagai perkara teratur. Segala permasalahan harus dikerjakan berdasarkan pada tatanan LI, maka LI digunakan untuk mengatur negara, bangsa, mengatur hubungan manusia dan antar keluarga . Dalam pengertian disini LI sebagai landasan dalam pengatur pelaku bisnis. Maka bagi seorang Entrepreneur yang dilandasi LI memiliki keyakinan bahwa pengabdian hidup ini pada dasarnya ditujukan pada bakti kepada kemanusiaan dan bakti kepada Tian,Tuhan Yang Maha Tinggi.  

Sebagai entrepreneur yang memiliki keahlian, pandangan, wawasan, pengetahuan dan nilai nilai budaya bila dilandasi dengan Li akan menghasilkan Kebijaksanan dan kesuksesan berdasarkan pada Jalan Tuhan.  

“ Dengan menyingkirkan kaum penghasut, menjauhi foya foya, tidak mengutamakan harta dan memuliakan Kebajikan, akan dapat menarik para bijak “ ( Li Ji XXVIII:14 ).

Landasan moralitas yang paling tinggi seorang Entrepreneur yang Li adalah “ Kebajikan “ . Seorang yang telah mencapai tingkat ini tentunya akan menjadi entrepreneur yang dilandasi dengan Cinta Kasih ( Ren ), dapat dipercaya ( Xin ). Seorang yang menerapkan nilai Kebajikan dalam memimpin perusahaan akan mendapatkan keutungan yang paling besar yaitu  
rasa hormat karyawan kepada pimpinannya. Rasa hormat diwujudkan dalam sikap dedikasi yang tinggi, kesetiaan, loyalitas dan lebih dari itu meningkatkan produktifitas kerja.
Didalam perusahaan akan tumbuh rasa Ren( Cinta Kasih) sesama karyawan dan terjalinlah hubungan yang harmonis atasan dan bawahan selanjutnya jauhlah dari pada yang disebut dengan penipu dan pengkianat.

“ Bila seorang Junzi ( mengatur negerinya ) benar benar berdasar Li, ia tidak dapat dicurangi oleh pengkhianat atau penipu “( Ji Ji XXIII: 5 ). “ Bila atasan dan bawahan saling mengasihi, itulah suasana Cinta Kasih ( Ren ). Bila rakyat tanpa mencari, telah mendapatkan apa yang diinginkan, itulah suasana dapat dipercaya ( Xin ). Bila segala sesuatu yang membahayakan diantara langit dan bumi dapat disingkirkan, itulah yang dinamai suasana dalam kebenaran ( Yi ) . Kebenaran dan dapat dipercaya, harmoni dan Cinta Kasih adalah sarana bagi seorang raja muda pemimpin ( Ba ) dan raja (Wang ) .Sipapun yang mengatur rakyat, bila tidak menggunakan sarana ini , ia tidak akan berhasil sempurna “ ( Li Ji XXIII : 4 ) .    

CITA CITA TERTINGGI KEMAKMURAN BERSAMA
Kebenaran adalah cita cita yang paling tinggi bagi entrepreneur yang Li bukan keuntungan yang bersifat material. Khonghucu mengatakan “ Pikiran manusia yang berbudi luhur ( Junzi ) adalah tertuju pada kebenaran, pikiran manusia rendah budi ( xiao ren ) hanya tertuju pada keuntungan semata mata. “ Khonghucu mengakui bahwa setiap orang menginginkan untuk mencari kekayaan, namun kekayaan tersebut haruslah diperoleh dengan jalan yang layak ( proper ways ) dan dengan tujuan ( means ) yang tepat, inilah kebenaran ( Yi). Beliau juga berkata “ Kekayaan dan kemuliaan adalah keinginan semua orang, bila hal tersebut tidak diperoleh dengan Jalan Suci, maka jangan dilaksanakan ( Lun Gie IV :1 ). Hal ini menujukkan kepada kita bahwa Ajaran Khonghucu tidak berpikir bahwa kebenaran berlawanan dengan keuntungan pribadi, apa yang beliau tidak setuju ialah bila kekayaan dan kemuliaan secara tidak layak dan tidak benar atau dapat dikatakan hanya untuk kepentingan diri sendiri ( selfishness ) atau mental mencari untung melulu. Maka seorang Entrepreneur yang Li berpandangan bahwa keuntungan wajib untuk dicari tapi lebih daripada itu bahwa    menjalin suatu hubungan persahabatan lebih penting.   
Kekayaan sesungguhnya adalah seberapa besar keuntungan yang diperoleh digunakan untuk memberikan kemudahan, untuk memberikan manfaat kebaikan bagi orang lain.
Menurut Hendricks dan Ludeman , sebagian besar pemimpin bisnis tingkat tinggi bukan dimotivasi oleh keserakahan melainkan memperhatikan kesejahteraan dan pemperdayakan orang lain. Tidak bedanya dengan konsep bisnis yang Li adalah seperti apa yang dikatakan oleh Khonghucu “ Kalau kita menginginkan maju, maka berusaha agar orang lain ikut maju “ . Kemajuan yang diperoleh untuk diri kita tidak berhenti dengan kepuasan pribadi secara egois, melainkan sebagai upaya untuk mendidik dan memberikan kemampuan kita agar ditiru oleh orang lain. Sebaliknya Khonghucu berkata juga “  Sesuatu yang tidak baik untuk diri kita, janganlah diberikan untuk orang lain “ . Hal ini menunjukan bahwa sesuatu apakah itu kejadian atau pengalaman yang bisa mencelakakan diri sendiri atau dipandang tidak enak untuk diri sendiri, tidaklah diberikan untuk orang lain .

BELAJAR DAN MENERAPKAN
Tidak ada seorang di dunia ini pintar tanpa melalui proses belajar.  Maka siapapun tidak ada perkecualian harus belajar tanpa henti selama masih hidup. Bagi entrepreneur belajar itu amat penting disamping menambah wawasan akan menjadikan para entrepreneur memiliki ide baru, inovasi produk dan kebijaksanaan yang  tepat.   

Seorang entrepreneur akan mengelolah konsep yang telah dipelajari untuk segera dipraktekan, sehingga dengan cepat akan berhasil dalam pekerjaannya. Hanya seorang entrepreneur yang cerdas dan peka sajalah yang bisa membaca peluang dan melakukan tindakan yang tepat.  
“ Banyak-banyaklah belajar, pandai pandailah bertanya, hati hatilah memikirkanya, jelas jelaslah menguraikannya dan sungguh sungguhlah melaksanakannya” ( Tiong yong BAB XIX : 19 )

Seorang entrepreneur selalu banyak belajar dan berusaha untuk mengetahui dan menguasai bidang yang dipelajari . Dalam proses menguasai bidang bahasan, Khonghucu memberikan jalan agar bertanya secara jelas sampai paham apa yang dipelajari. Teliti dan kritis terhadap persoalan dan memahami dengan jelas serta menerapkan dalam praktek secara sungguh-sungguh .
Konsep diatas apabila diterapkan dalam management akan menjadikan seorang entrepreneur jeli mengambil peluang serta menerapkan peluang tersebut dalam tindakan yang tepat.  

Apa yang dilaksanakan oleh Ciputra dalam merubah rongsokan dan sampah menjadi emas merupakan tindakan entrepreneur yang cerdas dalam melihat peluang dan berani menerapkan dalam praktek .

Banyak orang melihat peluang tapi tanpa ada tindakan real sehingga peluang itu seperti awan berlalu  saja. Maka seorang entrepreneur dengan cepat dan tepat melaksanakan peluang . Dalam hal ini Khonghucu mengajarkan agar secepatnya melaksanakan suatu ajaran atau peluang yang ada. Jiam Kiu bertanya, “ Bila mendengat suatu ajaran, haruslah dilaksanakan?’ Nabi menjawab, “ya, segeralah laksanakan !“


SEMANGAT MAJU YANG TINGGI
Seorang entrepreneur tidak pernah berhenti untuk meraih kesuksesan. Dia tidak dengki dan benci kepada orang lain yang telah sukses, melainkan dia belajar kepada orang yang sukses untuk meneliti kekurangannya dan mencari dengan tekun cara yang tepat dalam mencapai harapan harapannya.
Semangat tinggi selalu diimbangi dengan kerja yang tinggi bersumber pada konsep Khonghucu dalan Kitab Tiong Yong Bab XIX : 20 “ Bila orang lain dapat melakukan hal itu dalam satu kali, diri sendiri harus berani melakukan seratus kali. Bila orang lain dapat melakukan dalam sepuluh kali, diri sendiri harus berani melakukan seribu kali “

MENGGUNAKAN KEUNTUNGAN UNTUK PENGEMBANGAN DIRI

Seorang entrepreneur mencari peluang bisnis untuk mendapatkan nilai tambah berupa kepuasan bathin  dan sebagian keuntungan materi. Maka keuntungan materi digunakan untuk pengembangan diri berupa  aktifitas kemanusiaan tanpa egois. Misalnya mereka yang telah sukses akan mendirikan universitas, rumah sakit dan lain sebagainya.
“ Seorang yang penuh Cinta Kasih menggunakan harta untuk mengembangkan diri. Seorang yang tidak berperi Cinta Kasih, mengabdikan dirinya untuk memupuk harta “ ( Thai Hak Bab X : 20 ).


BEKERJA DENGAN RENCANA
Bekerja dengan rencana serta mempertimbangkan segalanya  secara matang, maka akan berhasil dengan baik. Dalam management modern bahwa planning merupakan pokok dari setiap pekerjaan yang harus dirancang dengan sebaik baiknya sebagai acuan sukses tidaknya suatu proyek. Sungguh konsep ini sudah ada hampir 2.500 tahun yang silam seperti apa yang tersurat dalam Kitab SUSI   “ Di dalam setiap perkara bila ada rencana yang pasti, niscaya dapat berhasil ; bila tanpa rencana yang pasti, niscaya gagal “ ( Tiong Yong XIX : 16 )

MAMPU MELAKSANAKAN PEKERJAAN BESAR
Banyak orang dengan mudah menyelesaikan tender dalam skala kecil, namun ketika mendapatkan tender yang agak besar mereka gagal dikarenakan oleh keterbatasan sumberdaya dan juga akhibat permasalahan yang dihadapi berbeda. Maka seorang entrepreneur harus mampu melaksanakan tugas atau pekerjaan yang jauh lebih besar daripada pekerjaan yang pernah dilaksanakan.  

“ Semangatnya yang berkobar kobar, keperkasaannya, kekerasan hatinya dan ketahan ujiannya, cukup untuk mengemudikan pekerjaan besar “ ( Tiong Yong Bab XXX: 1 ) .

KEPENTINGAN UMUM DIUTAMAKAN

Pada akhirnya bahwa seorang entrepreneur menyadari bahwa hidup bukan berorientasi pada diri sendiri, melainkan ada orang lain yang juga perlu hidup. Sikap serakah yang mengutamakan keuntungan  tanpa melihat pesaing atau bersaing dengan competitor hingga mematikan, adalah  tidak membawa kebaikan bagi perusahaan itu sendiri. Maka bagaimana kita bisa hidup dengan baik diantara kehidupan perusahanan orang lain   itulah konsep entrepreneur yang LI.

“ Seorang Junzi mengutamakan kepentingan umum, bukan kelompok ; seorang rendah budi mengutamakan kelompok, bukan kepentingan umum “ ( Lun Gie Jilid II : 14 ) .


TRANFORMASI PEMBAHARUAN
Seorang entrepreneur tidak statis melainkan harus terus berubah kearah positif.  Hanya seorang enterpreneur yang mampu melakukan perubahan kearah positif dengan inovasi, ide ide, penemuan penemuan atau apapun yang positif akan mampu hidup secara lanngeng. Seorang entrepreneur kreatif dan inovatif dengan berpikir baru ( new thingking) dan bertindak baru( new doing).

Dalam Kitab Yak King (I ching )bahwa didunia ini tidak ada yang statis melainkan dinamis (berubah). “ Bila suatu hari dapat membaharui diri, perbaharuilah terus tiap hari dan jagalah agar baharu selama lamanya !” ( Thai Hak II : 1 ) .

KESIMPULAN

Seorang Entrepreneur yang Li adalah memiliki semangat tinggi untuk melakukan perubahan menuju kesuksesan demi kemajuan bersama tanpa egois, melainkan berupaya agar dia bersama lingkungannya mencapai kesuksesan secara bersama- sama. Entrepeneur yang Li bertindak secara Zhi( Bijaksana) dengan memperhatikan Ren( Cinta Kasih), Yi(Kebenaran), Yong ( Keberanian),Xin (dapat dipercaya).
_________
*Penulis adalah mahsiswa Pasca Sarjana Program Doktoral Universitas 17 Agustus 1945 ( Untag ) Surabaya.  

PERPUSTAKAAN

1.Chandra Setiawan,DR.,MM.,SE ” Membumikan Nilai Nilai Khonghucu Dalam Hidup Bermasyarakat “, 2000.
2.Ciputra,Dr.Ir, “ Quantum Leap “, PT.Elex Media Komputindo, 2008
3.Eko Jalu Santoso,” The Wisdom of Business “, PT.Elex Media Komputindo, 2008
4.Ongky Setio Kuncono,SE,MM, The Key Of Harmonius Life “,Spoc, 2000.
5.Thomas Liem Tjoe,” Rahasia Sukses Bisnis Etnis Tionghoa di Indonesia “,MedPres, 2007.
6.Kitab Su Si ,Matakin.
7.Kitab Li Ji ( Catatan Kesusilaan ), Matakin, 2005

You have no rights to post comments

Berita Foto

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Prev Next

Silaturahmi Pengurus Matakin Di Hari Idul Fitri 1439 H Selama Tiga Hari

19-06-2018 Hits:25 Berita Foto

Silaturahmi Pengurus Matakin Di Hari Idul Fitri 1439 H Selama Tiga Hari

Bagi umat Islam, hari raya Idul Fitri adalah merupakan puncak dari pelaksanaan ibadah puasa. Idul Fitri memiliki arti yang berkaitan...

Read more

Matakin Prov. DKI melaksanakan sembahyang Duan Yang di Kelenteng Kongmiao TMII

19-06-2018 Hits:104 Berita Foto

Matakin Prov. DKI melaksanakan sembahyang Duan Yang di Kelenteng Kongmiao TMII

Tanggal 5 bulan 5 Yinli (Kongzili) tahun ini jatuh pada tanggal 18 Juni 2018. Umat Khonghucu dari wilayah prov. DKI...

Read more

Perlunya Jeda

21-05-2018 Hits:214 Berita Foto

Perlunya Jeda

Pagi hari ini, kami sengaja berjalan di persawahan Ubud. Tidak sengaja kami berkenalan dengan peternak bebek yang sangat ramah.

Read more

Jalan Santai Dalam Rangka Memperingati Hut Ke 211 Gereja Keuskupan Agung Jakarta

12-05-2018 Hits:293 Berita Foto

Jalan Santai Dalam Rangka Memperingati Hut Ke 211 Gereja Keuskupan Agung Jakarta

Tanggal 08 Mei 2018 Gereja Keuskupan Agung Jakarta memperingati Hari Ulang Tahun yang ke 211 (08 Mei 1807 – 08...

Read more

Kebaktian Akbar Depok

30-04-2018 Hits:353 Berita Foto

Kebaktian Akbar Depok

Kebaktian spektakuler di Depok Jabar yang dihadiri 1000 umat lebih dengan pembicara Ws. Ir Budi ST, MM dan Ws. HT....

Read more

Tokyo Ke Jakarta

13-04-2018 Hits:295 Berita Foto

Tokyo Ke Jakarta

Perjalanan pulang dari airport Haneda Tokyo. Tidak terasa 1 minggu perjalanan di negara Sakura. Kenangan indah untuk dilupakan.

Read more

Menuju Ke Tokyo

12-04-2018 Hits:167 Berita Foto

Menuju Ke Tokyo

Setelah sarapan pagi di hotel Marusansou, kami menuju ke Karuizawa Factory Outlet yang merupakan factory outlet terbesar. 

Read more

Gasho Village

11-04-2018 Hits:135 Berita Foto

Gasho Village

Setelah semalam mandi onsen, tidur bisa nyenyak sekali sehingga badan menjadi segar. Pagi ini harus bangun pagi untuk siap siap...

Read more

Dari Kobe Menuju Nara

10-04-2018 Hits:151 Berita Foto

Dari Kobe Menuju Nara

Perjalanan dari Kobe munuju Nara. Ada tempat berbelanja di Naramachi. Sebelumnya rombongan menyempatkan diri ke Todaiji Temple sebuah kuil dibangun...

Read more

Negara Sakura

09-04-2018 Hits:169 Berita Foto

Negara Sakura

Tiba di Kanzai-Osaka pagi tanggal 7 April 2018. Udara waktu itu 11 derajat celcius. Sesampainya di airport langsung menuju Osaka...

Read more

Harmoni Hidup & Keseimbangan Bisnis, karya dari  DR. Drs. Ongky Setio Kuncono, SH, MM, MBA

 

Bisnis Yang Beriman & Beretika, karya dari  DR. Drs. Ongky Setio Kuncono, SH, MM, MBA

Gallery Download

Download Cahaya Setia 471-480

Silahkan Download Puisi ber-Gambar yang dapat dipakai untuk Profile Picture, Avatar, dll

Infografis & Slide

Foto Bersama di Khongcu Bio Denpasar

---------------------------

Foto Bersama Dispenkasi XXVII Bogor

 

Polling

Menurut Anda apa yang paling penting dilakukan saat Imlek ?

Bersembahyang leluhur - 0%
Menerima Angpao - 0%
Membeli baju baru - 0%
Sembahyang di Kelenteng - 0%
Berkunjung ke sanak-saudara - 0%

Total votes: 0
The voting for this poll has ended on: March 30, 2018

Who's Online

We have 18 guests and no members online

Kementrian Hukum & Hak Asasi Manusia
Hak Cipta Spoc Study Park Of Confucius No. 064687, Tanggal 25 Maret 2013

web development by harmonydesain.com