spocjournal.com

BAB V Hasil Penelitian : Analisis Model Pengukuran & Model Persamaan Struktural


Oleh : Dr. Ongky Setio Kuncono, Drs, MM

1. Analisis Model Pengukuran

Sebelum dilakukan analisis Struktural Equation Model (SEM), dilakukan pemeriksaan asumsi yang meliputi Distribusi Multivariate Normal dan Multi-kolinearitas.

1.1 Pemerikasaan Multivariate Normal

            Hasil pemeriksaan multivariate normal disajikan pada Tabel 5.106. Berdasarkan Tabel 5.106. diketahui keempat variabel laten  telah berdistribusi multivariate normal. Variabel laten dikatakan   berdistribusi Multivariate Normal jika memiliki nilai di bawah kurva lebih besar sama dengan 0.5.

Tabel 5.106.
Pemeriksaan MultivariateNormal Variabel Laten


Variabel Laten

X2Nilai di Bawah Kurva

Kesimpulan

Etika Confusius (X)

0.595833

Distribusi Multivariate Normal

Kewirausahaan (Z1)

0.633333

Distribusi Multivariate Normal

Kemampuan Usaha (Z2)

0.520833

Distribusi Multivariate Normal

Kinerja Usaha (Y)

0.5875

Distribusi Multivariate Normal

   

Sumber : Data primer, diolah (Lampiran 3a Uji Asumsi Multinormal, hlm.492)


1.2 Uji Multicolinearity

            Kasus multicolinerity dapat diketahui berdasarkan nilai |X'X| Jika |X'X|  bernilai mendekati nol, maka diidentifikasi terjadi kasus multicolinerity. Variabel Etika Confusius (X) memiliki nilai |X'X|  sebesar 3.58995, variabel Kewirausahaan (Z1) 2.02547, variabel Kemampuan Usaha (Z2) 16244157152, variabel Kinerja Usaha (Y) 7383499.846.  Nilai |X'X|  tiap variabel laten tidak mendekati nol, sehingga disimpulkan bahwa tidak terjadi kasus multicolinerity.

1.3 Unidimensionalitas dan Realibilitas variabel Laten

Unidimensionalitas atau kevalid-an suatu variabel laten terhadap variabel indikator indikator pembentuknya dapat dievaluasi melalui model pengukuran dengan menggunakan validitas (CFA) dan reliabilitas dengan mengkostruksi variabel laten ke dalam diagram jalur. Pada penelitian ini, variabel laten Etika Confucius (X) dijelaskan oleh 8 variabel indikator. Variabel laten Kewirausahaan (Z1) dijelaskan oleh 8 variabel indikator. Kemampuan usaha (Z2) dijelaskan oleh 5 variabel indikator. Variabel laten Kinerja Usaha (Y) dijelaskan oleh 3 variabel indikator.

1.4 Validitas (Confirmatory Factor Analysis)

Untuk mengetahui apakah suatu indikator merupakan pembentuk konstruk (variabel laten) maka dilakukan pengujian validitas (CFA) dari model pengukuran dengan indikator. Pengujian ini dinilai berdasarkan korelasi antara indicator score dengan construct score. Ukuran indikator dikatakan valid jika memiliki nilai T-statistiknya harus ≥ 1,96 (uji dua arah) pada level signifikansi α=0,05 atau dengan melihat nilai standardized loading yang harus lebih besar dari 0.5. Jika salah satu indikator memiliki nilai T-statistiknya < 1,96 atau memiliki nilai standardized loading < 0.5 maka indikator tersebut harus dibuang karena mengindikasikan bahwa indikator tidak cukup baik untuk mengukur konstruk secara tepat.

1.4.1 Validitas Konvergen Variabel Etika Confusius (X)

Hasil pengujian validitas konvergen variabel laten Etika Confusius (X) dapat dilihat pada Tabel 5.107.

Tabel 5.107.
Indikator Variabel Etika Confucius (X)


Variabel Indicator

Loading (λi)

Keterangan

X1 (REN)

0.573

Valid

X2 (YI)

0.529

Valid

X3 (LI)

0.386

Tidak Valid

X4 (ZHI)

0.573

Valid

X5 (XIN)

0.532

Valid

X6 (YONG)

0.508

Valid

X7 (YIN YANG)

0.623

Valid

X8 (GUANXI)

0.763

Valid

  Sumber : Data primer, diolah  (Lampiran 3b hlm. 493)
Tabel 5.107. menunjukkan variabel indikator Li (X3) memiliki nilai loading < 0.5 sehingga variabel indikator Li (X3) tidak valid, maka variabel indikator Li (X3) dalam penelitian ini tidak diikutkan dalam analisis selanjutnya.

1.4.2 Validitas Konvergen Variabel Kewirausahaan (Z1)

Hasil pengujian validitas konvergen variabel laten Kewirausahaan (Z1) dapat dilihat pada Tabel 5.108.

Tabel 5.108.
Indikator Variabel Kewirausahaan (Z1)


Variabel Indicator

Loading (λi)

Keterangan

Z1.1 (Visi)

0.805

Valid

Z1.2 (Perencanaan)

0.805

Valid

Z1.3 (Motivasi)

0.882

Valid

Z1.4 (Inovasi)

0.792

Valid

Z1.5 (Peluang)

0.822

Valid

Z1.6 (Percaya diri)

0.846

Valid

Z1.7 (Pengambilan risiko)

0.553

Valid

Z1.8 (Adaptasi)

0.732

Valid

  Sumber : Data primer, diolah  (Lampiran 3d hlm.500)
Tabel 5.108. menunjukkan semua variabel indikator valid sehingga semua variabel indikator dapat digunakan untuk mengukur variabel laten Kewirausahaan (Z1) karena nilai loadingnya > 0.5.

1.4.3 Validitas Konvergen Variabel Kemampuan Usaha (Z2)

Hasil pengujian validitas konvergen variabel laten Kemampuan Usaha (Z2) dapat dilihat pada Tabel 5.109.

Tabel 5.109.
Indikator Variabel Kemampuan Usaha (Z2)


Variabel Indicator

Loading (λi)

Keterangan

Z2.1 (Kemampuan mendapat barang)

0.722

Valid

Z2.2 (Tenaga kerja)

0.756

Valid

Z2.3 (Teknologi)

0.692

Valid

Z2.4 (Kualitas)

0.647

Valid

Z2.5 (Harga)

0.604

Valid

  Sumber : Data primer, diolah  (Lampiran 3f  hlm. 507)
Tabel 5.109. menunjukkan semua variabel indikator valid sehingga semua variabel indikator dapat digunakan untuk mengukur variabel laten Kemampuan Usaha (Z2) karena nilai loadingnya > 0.5.

1.4.4 Validitas Konvergen Variabel Kinerja Usaha (Y)

Hasil pengujian validitas konvergen variabel laten Kinerja Usaha (Y) dapat dilihat pada Tabel 5.110.

Tabel 5.110.
Indikator Variabel Kinerja Usaha (Y)


Variabel Indicator

Loading (λi)

Keterangan

Y1 (Jumlah Tenaga Kerja relatif)

0.768

Valid

Y2 (Produktivitas Tenaga Kerja)

0.667

Valid

Y3 (Pertumbuhan penjualan)

0.887

Valid

  Sumber : Data primer, diolah (Lampiran 3h hlm.513)
Tabel 5.110. menunjukkan semua variabel indikator valid sehingga semua variabel indikator dapat digunakan untuk mengukur variabel laten Kinerja Usaha (Y) karena nilai loadingnya > 0.5.


1.5 Reliabilitas Komposit

Untuk menilai apakah suatu indikator benar-benar dapat dipercaya untuk mengukur suatu variabel laten, pada persamaan struktural dilakukan dengan menggunakan reliabilitas komposit (ρc) atau reliabilitas konstruk. Suatu indikator merupakan pembentuk varibel laten yang baik bila memiliki korelasi ≥ 0.6 (Chin, 1998).  Reliabilitas komposit sebagai ukuran konsistensi internal yang hanya dapat digunakan pada variabel laten dengan indikator. Nilai Reliabilitas komposit masing-masing variabel dapat dilihat pada Tabel 5.111.

Tabel 5.111.
Reliabilitas Komposit (ρc) Variabel Laten


Variabel

(ρc)

Keterangan

Etika Confucius (X)

0.938121

Realibel

Kewirausahaan (Z1)

0.97484

Realibel

Kemampuan Usaha (Z2)

0.946693

Realibel

Kinerja Usaha (Y)

0.957044

Reliabel

  Sumber : Data primer, diolah (Lampiran 3j hlm.518)
Tabel 5.111. menunjukkan nilai Composite reliability (CR) yang semua variabel laten ρc > 0,6 sehingga dapat dikatakan bahwa semua variabel laten mempunyai reliabilitas yang baik. Artinya, indikator-indikator yang digunakan benar-benar dapat dipercaya untuk mengukur variabel latennya.

2. Model Persamaan Struktural
Setelah dilakukan pengujian unidimensionalitas pada masing-masing variabel laten dengan menggunakan Confirmatory Factor Analysis (CFA) dan realibilitas mengunakan realibilitas komposit, maka tahap selanjutnya adalah melakukan analisis Model Persamaan Struktural sesuai dengan diagram path penelitian yang disusun sebelumnya pada kerangka konseptual di Gambar 3.2.

2.1 Pengujian Model Struktural

Setelah memenuhi asumsi berdistribusi multinormal dan multikolinearitas, selanjutnya dilakukan pengujian Model Persamaan Struktural secara serempak.
Dari analisis hubungan kausalitas variabel laten akan diukur secara serempak pengaruh antar variabel laten serta kontribusi masing-masing variabel indikator dalam menyusun variabel latennya. Analisis model struktural dengan menggunakan semua variabel indikator yang signifikan, Untuk melihat tingkat kelayakan model dapat dilihat hasil uji kesesuaian model seperti tampak pada Tabel 5.112.

Tabel 5.112.
Goodness of fit Model Struktural Awal


Goodness of fit Index

Cut off  value

Hasil Model

Keterangan

χ2 – Chi Square

-

968.419

Diharapkan nilai kecil

P-value

≥ 0,05

0.00

Kurang baik

RMSEA

≤ 0,08

0.118

Kurang baik

GFI

>0,9

0.727

Kurang baik

AGFI

>0,9

0.665

Kurang baik

CFI

>0,95

0.777

Kurang baik

TLI

>0,95

0.749

Kurang baik

CMIN/DF

≤ 0.20

4.304

Kurang baik

    Sumber : Data primer, diolah (Lampiran 3l hlm.535).




Gambar 5.1. Model Struktural Awal
Berdasarkan Tabel 5.112. diperoleh semua nilai parameter goodness of fit model struktural tidak signifikan, hal ini menunjukkan perlunya dilakukan modifikasi model guna mencari model struktural yang sesuai dan terpenuhi nilai kriteria goodness of fit. Hasil modifikasi tingkat kelayakan model dapat dilihat pada Tabel 5.113.
Tabel 5.113.
Goodness of fit Model Modifikasi


Goodness of fit Index

Cut off  value

Hasil Model

Keterangan

χ2 – Chi Square

-

155.292

Diharapkan nilai kecil

P-value

≥ 0,05

0.051

Baik

RMSEA

≤ 0,08

0.030

Baik

GFI

> 0,9

0.949

Baik

AGFI

>0,9

0.891

Cukup

CFI

>0,95

0.992

Baik

TLI

>0,95

0.984

Baik

CMIN/DF

≤ 0.20

1.213

Kurang baik

Sumber : Data primer, diolah (Lampiran 3n hlm.556).




Gambar 5.2 Model Struktural Hasil Modifikasi


Berdasarkan Tabel 5.113. diperoleh nilai goodness of fit untuk χ2 – Chi Square, P-Value, RMSEA, dan GFI nilai parameter goodness of fit model sudah baik dan jika dibandingkan dengan model awal nilai nilai χ2 – Chi Square, P-Value, RMSEA, GFI, CFI dan TLI mengalami kenaikan menjadi lebih baik. Adapun nilai AGFI sebesar 0.891 memiliki kriteria cukup karena mendekati nilai cut off value. Hanya CMIN/DF yang tetap seperti semula atau kurang baik.
Setelah nilai goodness of fit terpenuhi maka langkah selanjutnya adalah dengan melihat signifikansi hubungan dari variabel laten dengan menguji parameter dari variabel laten. Adapun hasil signifikansi dari variabel laten seperti tampak pada Tabel 5.114.

Tabel 5.114.
Signifikansi Variabel Laten


Variabel

Koefisien

P_Value

CR

Keterangan

Etika Confucius à Kewirausahaan

0.744

0.000

6.105

Signifikan

Etika Confucius à Kemampuan usaha

0.661

0.000

5.865

Signifikan

Etika Confucius à  Kinerja usaha

0.228

0.042

2.773

Signifikan

Kewirausahaan à Kinerja usaha

0.422

0.000

3.613

Signifikan

Kemampuan usaha à  Kinerja usaha

0.160

0.158

1.519

Tidak Signifikan

  Sumber : Data primer, diolah (Lampiran 3m hlm.537).
Berdasarkan Tabel 5.114. diperoleh nilai koefisien dari parameter dari tiap hubungan variabel laten. Nilai koefisien dikatakan signifikan jika nilai P_Value < 0.05 (α). Koefisien variabel kemampuan usaha dengan kinerja usaha memiliki nilai koefisien 0.160 dengan nilai P_value sebesar 0.158 yang berarti dalam penelitian ini pengaruh variabel kemampuan usaha dengan kinerja usaha tidak memiliki hubungan secara signifikan. Sedangkan pengaruh antar variabel laten lainnya memiliki hubungan yang signifikan.
Sementara pengaruh masing-masing indikator variabel eksogen terhadap variabel endogen adalah sebagai berikut:

  1. Untuk variabel Etika Confucius (X): diantara delapan indikator yang ada, maka indikator paling berpengaruh terhadap variabel Kinerja Usaha (Y) adalah indikator Guanxi (X8) karena memili loading paling besar, yaitu 0,763. Kemudian disusul masing-masing oleh indikator Yin Yang (X7) dengan nilai loading 0.623 dan indikator Ren (X1) dengan nilai loading 0.573 (Tabel 5.107 hlm.349).
  2. Untuk variabel Kewirausahaan (Z1): diantara delapan indikator yang ada, maka indikator paling berpengaruh terhadap variabel Kinerja Usaha (Y) adalah indikator Motivasi (Z1.3) karena memili loading paling besar, yaitu 0,882. Kemudian disusul masing-masing oleh indikator Percaya diri (Z1.6) dengan nilai loading 0.846 dan indikator Peluang (Z1.5) dengan nilai loading 0.822 (Tabel 5.108 hlm.350).
  3. Untuk variabel Kemampuan Usaha (Z2): diantara lima indikator yang ada, maka indikator paling berpengaruh terhadap variabel Kinerja Usaha (Y) adalah indikator Tenaga Kerja (Z2.2) karena memili loading paling besar, yaitu 0,756. Kemudian disusul masing-masing oleh indikator Kemampuan mendapatkan barang (Z2.1) dengan nilai loading 0.722 dan indikator Teknologi (Z2.3) dengan nilai loading 0.692 (Tabel 5.109 hlm.351).
  4. Untuk variabel Kinerja Usaha (Y): diantara tiga indikator yang ada, maka indikator paling berpengaruh terhadap variabel Kinerja Usaha (Y) adalah indikator Pertumbuhan penjualan (Y3) karena memili loading paling besar, yaitu 0,887. Kemudian disusul masing-masing oleh indikator Jumlah tenaga kerja relatif (Yi) dengan nilai loading 0.768 dan indikator Produktivitas Tenaga Kerja (Y2) dengan nilai loading  0.667 (Tabel 5.10 hlm.351).


2.2 Pengujian Hubungan Variabel Tidak Langsung

Sementara itu hubungan antar variabel yang secara tidak langsung dapat dilihat pada Gambar 5.3. dan penjelasannya sebagai berikut:

1. Hubungan etika Confucius terhadap kinerja usaha melalui  kemampuan usaha  tidak ada hubungan karena kemampuan usaha terhadap kinerja usaha tidak signifikan.

 


Gambar 5.3. Hubungan Variabel Tidak Secara Langsung

2. Pengaruh tidak langsung etika confucius terhadap kinerja usaha, atau pengaruh etika confucius melalui kewirausahaan sebesar 0.744 x 0.422 = 0.313968.

Sumber dari : disertasi Js. Drs. Ongky Setio Kuncono, MM, MBA, Pengaruh Etika Confucius Terhadap Kewirausahaan, Kemampuan Usaha dan Kinerja Usaha Pedagang  Eceran Etnis Tionghoa di Surabaya


Comments   

 
+1 #1 pipit festy 2013-09-20 05:43
saya tertarik dengan hasil penelitian Dr ongky :mohon pengarahan dalam belajar SEM nya_terimakasih
 

You have no rights to post comments

Berita Foto

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Prev Next

Silaturahmi Pengurus Matakin Di Hari Idul Fitri 1439 H Selama Tiga Hari

19-06-2018 Hits:25 Berita Foto

Silaturahmi Pengurus Matakin Di Hari Idul Fitri 1439 H Selama Tiga Hari

Bagi umat Islam, hari raya Idul Fitri adalah merupakan puncak dari pelaksanaan ibadah puasa. Idul Fitri memiliki arti yang berkaitan...

Read more

Matakin Prov. DKI melaksanakan sembahyang Duan Yang di Kelenteng Kongmiao TMII

19-06-2018 Hits:104 Berita Foto

Matakin Prov. DKI melaksanakan sembahyang Duan Yang di Kelenteng Kongmiao TMII

Tanggal 5 bulan 5 Yinli (Kongzili) tahun ini jatuh pada tanggal 18 Juni 2018. Umat Khonghucu dari wilayah prov. DKI...

Read more

Perlunya Jeda

21-05-2018 Hits:214 Berita Foto

Perlunya Jeda

Pagi hari ini, kami sengaja berjalan di persawahan Ubud. Tidak sengaja kami berkenalan dengan peternak bebek yang sangat ramah.

Read more

Jalan Santai Dalam Rangka Memperingati Hut Ke 211 Gereja Keuskupan Agung Jakarta

12-05-2018 Hits:293 Berita Foto

Jalan Santai Dalam Rangka Memperingati Hut Ke 211 Gereja Keuskupan Agung Jakarta

Tanggal 08 Mei 2018 Gereja Keuskupan Agung Jakarta memperingati Hari Ulang Tahun yang ke 211 (08 Mei 1807 – 08...

Read more

Kebaktian Akbar Depok

30-04-2018 Hits:353 Berita Foto

Kebaktian Akbar Depok

Kebaktian spektakuler di Depok Jabar yang dihadiri 1000 umat lebih dengan pembicara Ws. Ir Budi ST, MM dan Ws. HT....

Read more

Tokyo Ke Jakarta

13-04-2018 Hits:295 Berita Foto

Tokyo Ke Jakarta

Perjalanan pulang dari airport Haneda Tokyo. Tidak terasa 1 minggu perjalanan di negara Sakura. Kenangan indah untuk dilupakan.

Read more

Menuju Ke Tokyo

12-04-2018 Hits:167 Berita Foto

Menuju Ke Tokyo

Setelah sarapan pagi di hotel Marusansou, kami menuju ke Karuizawa Factory Outlet yang merupakan factory outlet terbesar. 

Read more

Gasho Village

11-04-2018 Hits:135 Berita Foto

Gasho Village

Setelah semalam mandi onsen, tidur bisa nyenyak sekali sehingga badan menjadi segar. Pagi ini harus bangun pagi untuk siap siap...

Read more

Dari Kobe Menuju Nara

10-04-2018 Hits:151 Berita Foto

Dari Kobe Menuju Nara

Perjalanan dari Kobe munuju Nara. Ada tempat berbelanja di Naramachi. Sebelumnya rombongan menyempatkan diri ke Todaiji Temple sebuah kuil dibangun...

Read more

Negara Sakura

09-04-2018 Hits:169 Berita Foto

Negara Sakura

Tiba di Kanzai-Osaka pagi tanggal 7 April 2018. Udara waktu itu 11 derajat celcius. Sesampainya di airport langsung menuju Osaka...

Read more

Harmoni Hidup & Keseimbangan Bisnis, karya dari  DR. Drs. Ongky Setio Kuncono, SH, MM, MBA

 

Bisnis Yang Beriman & Beretika, karya dari  DR. Drs. Ongky Setio Kuncono, SH, MM, MBA

Gallery Download

Download Cahaya Setia 471-480

Silahkan Download Puisi ber-Gambar yang dapat dipakai untuk Profile Picture, Avatar, dll

Infografis & Slide

Foto Bersama di Khongcu Bio Denpasar

---------------------------

Foto Bersama Dispenkasi XXVII Bogor

 

Polling

Menurut Anda apa yang paling penting dilakukan saat Imlek ?

Bersembahyang leluhur - 0%
Menerima Angpao - 0%
Membeli baju baru - 0%
Sembahyang di Kelenteng - 0%
Berkunjung ke sanak-saudara - 0%

Total votes: 0
The voting for this poll has ended on: March 30, 2018

Who's Online

We have 40 guests and no members online

Kementrian Hukum & Hak Asasi Manusia
Hak Cipta Spoc Study Park Of Confucius No. 064687, Tanggal 25 Maret 2013

web development by harmonydesain.com