spocjournal.com

Yang Menguji Sebenarnya Diuji

Oleh: Dr. Drs. Ws. Ongky Setio Kuncono, SH, MM

Seorang aktivis perempuan Khonghucu berkelar kepada saya bahwa sebenarnya Ws saat sekarang bukan menguji, melainkan diuji. Ungkapan polos tersebut sangat masuk akal sekali sebab dalam menguji rohaniwan di Gungung Sindur kemaren justru banyak celaan, hujatan sebagai ujian bagi penguji.Tidak salah bila salah satu penguji harus mundur sebagai penguji karena alasan tersebut.

Nabi Kongzi dalam sabdaNya mengatakan bahwa mengajar itu setengah belajar.Justru yang belajar sesungguhnya adalah mereka yang mengajar. Orang yang mengajar harus banyak membaca, menyiapkan materi,dan berusaha untuk menyajikan materi dengan baik.Upaya- upaya semacam tersebut adalah upaya dalam belajar. Sabda Nabi Kongzi sungguh luar biasa, berbicara hal yang mendalam di dalam kedalaman itu. Makna yang dalam itulah mencerminkan suatu ajaran yang datang dari Tian.

Seperti juga seorang menguji sebenarnya dia sedang belajar diuji mentalnya dengan sabar menerima segala masukan bahkan hujatan sekaligus.

Tantangan spiritual terbesar bagi kita semua adalah bagaimana kita bisa bercinta kasih kepada semua saja bahkan kepada orang yang menyakiti sekaligus. Kita harus bisa bercinta kasih kepafa orang yang membenci kita !

Seperti juga seorang menguji sebenarnya dia sedang belajar diuji mentalnya dengan sabar menerima segala masukan bahkan hujatan sekaligus.
Tantangan spiritual terbesar bagi kita semua adalah bagaimana kita bisa bercinta kasih kepada semua saja bahkan kepada orang yang menyakiti sekaligus. Kita harus bisa bercinta kasih kepafa orang yang membenci kita sekaligus !

Penguji sedang diuji mentalnya untuk menjadi seorang yang berjiwa besar. Tantangan semacam itu adalah sangat berat karena setiap orang akan bisa marah apabila hatinya tersinggung atau orang akan marah bila pribadinya diserang.

Orang akan bisa menerima kritikan ketimbang menerima hasutan . Kritikan memang kadang menyakitkan tapi ibarat sebagai jamu ketimbang sirup. Orang akan segar setelah minum es sirup ketimbang minum jamu yang pahit. Namun demikian akan lebih bermanfaat minum jamu yang pahit namun menyehatkan badan daripada minum es sirup yang segar membuat sakit tenggirokan dan batuk batuk.

Sebagai bagian dari pendidikan rohaniwan secara keseluruhan, kita harus belajar agar tidak sampai menyakiti hati orang lain . Kita boleh mengeritik demi kebaikan tapi jangan sampai kita menghasut atau menyerang pribadi seseorang. Ketika kita benci dengan seseorang yang ada di Li Thang maka jangan sampai kita benci datang ke Li Thang. Kalau kita benci dengan salah satu orang di dalam organisasi Matakin (misalnya ), jangan sampai benci dengan Matakin nya

Kalau Kita Benci Dengan Orang Yang Diuji,Jangan Sampai Kita Benci Dengan Pengujinya.

Kalau kita tidak setuju dengan seseorang yang sedang diuji, jangan sampai menghalang halangi proses pengujian.Kritikan dan masukan akan didengarkan apabila cara nya benar.
Seorang anak yang berbakti kepada orang tua akan memberikan makanan dengan baik. Begitu pula seorang yang mengingatkan kepada orang tuanya meski saran sarannya benar tapi cara menyampaikan salah , akan dianghap salah.

Pendekatan yang manusiawi dengan mendepankan etika moral akan bisa diterima ketimbang dengan pendekatan yang kasar dan fulgar. Untuk itulah jangan sampai hal hal yang kasar dan fulgar itu mencul di lingkungan rohaniwan khususnya Khonghucu.

Matakin adalah majelis keagamaan yang pendekatannya tidak boleh melalui kefulgaran, melainkan harus di dekatkan pada nilai- nilai agama yang cendedung Zhi (bijaksana).

Semua rohaniwan harus terus mendepankan pada budaya organisasi yang sejuk, lebih kekeluargaan.

Budaya organisasi tersebut harus mencul dari hasil tempaan dan pengalaman semua rohaniwan dalam menciptakan cara menyelesaikan masalah. Budaya yang sejuk itu harus diciptakan terus- menerus agar kedepannya akan membentuk budaya organisasi yang baik.

Pendekataannya bukan berdasarkan aturan yang kaku ( pendekatan hukun semata) melainkan pendekatan progresif. Pendekatan progresif akan nampak lebih adil dan menyentuh segala aspek hidup manusia termasuk psikologi.

Dengan terbentuknya budaya organisasi yang baik dan pendekatan progresif tentunya kedepannya ada etika moral yang tunbuh dan membudaya di lingkungan organisasi rohaniwan kita sehingga dengan sendirinya akan terbentuk budaya yang mendepankan nilai nilai positif. Kedepannya bahwa semua rohaniwan akan paham sendiri nilai nilai positif yang seharusnya diterapkan sehingga bila ada hal hal yang negatif muncul akan terseleksi secara alami.

Marilah kita bangun Matakin dengan model yang lebih soft, sejuk dan pendekatan kemanusiaan (Ren).

Pengalaman yang sudah terjadi jangan sampai ada dusta diantara kita.Tetapi kita harus terus memperbaiki setiap langkah kita dalam langkah yang benar. Saatnya kita berdamai dengan masa lalu .Yang sudah terjadi tidak perlu lagi kita sesali, namun ini menjadi pengalaman dalam kita melangkah kedepan.Prinsipnya adalah masalah besar kita kecilkan,dan masalah kecil kita hilangkan. Menjadi pemaaf adalah Junzi, meminta maaf agar kedepannya baik adalah Junzi. Semoga pengalaman menjadi penguji rohaniwan bisa diambil hikmahnya bagi kita semua. Shanzai ( Bali, 17 Januari 2018).

 

 

 

You have no rights to post comments

Berita Foto

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Prev Next

Silaturahmi Pengurus Matakin Di Hari Idul Fitri 1439 H Selama Tiga Hari

19-06-2018 Hits:25 Berita Foto

Silaturahmi Pengurus Matakin Di Hari Idul Fitri 1439 H Selama Tiga Hari

Bagi umat Islam, hari raya Idul Fitri adalah merupakan puncak dari pelaksanaan ibadah puasa. Idul Fitri memiliki arti yang berkaitan...

Read more

Matakin Prov. DKI melaksanakan sembahyang Duan Yang di Kelenteng Kongmiao TMII

19-06-2018 Hits:104 Berita Foto

Matakin Prov. DKI melaksanakan sembahyang Duan Yang di Kelenteng Kongmiao TMII

Tanggal 5 bulan 5 Yinli (Kongzili) tahun ini jatuh pada tanggal 18 Juni 2018. Umat Khonghucu dari wilayah prov. DKI...

Read more

Perlunya Jeda

21-05-2018 Hits:214 Berita Foto

Perlunya Jeda

Pagi hari ini, kami sengaja berjalan di persawahan Ubud. Tidak sengaja kami berkenalan dengan peternak bebek yang sangat ramah.

Read more

Jalan Santai Dalam Rangka Memperingati Hut Ke 211 Gereja Keuskupan Agung Jakarta

12-05-2018 Hits:293 Berita Foto

Jalan Santai Dalam Rangka Memperingati Hut Ke 211 Gereja Keuskupan Agung Jakarta

Tanggal 08 Mei 2018 Gereja Keuskupan Agung Jakarta memperingati Hari Ulang Tahun yang ke 211 (08 Mei 1807 – 08...

Read more

Kebaktian Akbar Depok

30-04-2018 Hits:353 Berita Foto

Kebaktian Akbar Depok

Kebaktian spektakuler di Depok Jabar yang dihadiri 1000 umat lebih dengan pembicara Ws. Ir Budi ST, MM dan Ws. HT....

Read more

Tokyo Ke Jakarta

13-04-2018 Hits:295 Berita Foto

Tokyo Ke Jakarta

Perjalanan pulang dari airport Haneda Tokyo. Tidak terasa 1 minggu perjalanan di negara Sakura. Kenangan indah untuk dilupakan.

Read more

Menuju Ke Tokyo

12-04-2018 Hits:167 Berita Foto

Menuju Ke Tokyo

Setelah sarapan pagi di hotel Marusansou, kami menuju ke Karuizawa Factory Outlet yang merupakan factory outlet terbesar. 

Read more

Gasho Village

11-04-2018 Hits:135 Berita Foto

Gasho Village

Setelah semalam mandi onsen, tidur bisa nyenyak sekali sehingga badan menjadi segar. Pagi ini harus bangun pagi untuk siap siap...

Read more

Dari Kobe Menuju Nara

10-04-2018 Hits:151 Berita Foto

Dari Kobe Menuju Nara

Perjalanan dari Kobe munuju Nara. Ada tempat berbelanja di Naramachi. Sebelumnya rombongan menyempatkan diri ke Todaiji Temple sebuah kuil dibangun...

Read more

Negara Sakura

09-04-2018 Hits:169 Berita Foto

Negara Sakura

Tiba di Kanzai-Osaka pagi tanggal 7 April 2018. Udara waktu itu 11 derajat celcius. Sesampainya di airport langsung menuju Osaka...

Read more

Harmoni Hidup & Keseimbangan Bisnis, karya dari  DR. Drs. Ongky Setio Kuncono, SH, MM, MBA

 

Bisnis Yang Beriman & Beretika, karya dari  DR. Drs. Ongky Setio Kuncono, SH, MM, MBA

Gallery Download

Download Cahaya Setia 471-480

Silahkan Download Puisi ber-Gambar yang dapat dipakai untuk Profile Picture, Avatar, dll

Infografis & Slide

Foto Bersama di Khongcu Bio Denpasar

---------------------------

Foto Bersama Dispenkasi XXVII Bogor

 

Polling

Menurut Anda apa yang paling penting dilakukan saat Imlek ?

Bersembahyang leluhur - 0%
Menerima Angpao - 0%
Membeli baju baru - 0%
Sembahyang di Kelenteng - 0%
Berkunjung ke sanak-saudara - 0%

Total votes: 0
The voting for this poll has ended on: March 30, 2018

Who's Online

We have 12 guests and no members online

Kementrian Hukum & Hak Asasi Manusia
Hak Cipta Spoc Study Park Of Confucius No. 064687, Tanggal 25 Maret 2013

web development by harmonydesain.com