spocjournal.com

Ujian Bagi Calon Rohaniwan, Perlukah?

Oleh: Js. Gunadi Prabuki, S.Pd.

Kompetensi spiritual dan sosial, kompetensi pengetahuan, dan  kompetensi keterampilan  menjadi sangat penting untuk semua bidang keahlian. Tidak terkecuali bidang kerohaniwanan.

Bahwa seorang calon rohaniwan harus memiliki kompetensi spiritual dan soaial yg baik dalam artian memiliki kompetensi spiritual dan sosial  dengan predikat minimal B (baik) ini tentu saja mutlak.

Namun demikian, tidak berarti bahwa kompetensi pengetahuan (pemahaman tentang fakta-fakta dan konsep-konsep ajaran Khonghucu) bisa diabaikan.

Kompetensi-kompetensi tersebut tentu harus diukur supaya terukur, dan supaya kompentesi tersebut dapat terukur dengan baik tentu harus menggunakan alat ukur yg benar dan tentu saja tepat dengan objek yang akan diukur (mengukur apa yang harus diukur).

Tak bisa dipungkiri, bahwa mengukur kompetensi sosial seseorang  lebih sulit dibanding mengukur kompetensi pengetahuan, dan mengukur kompetensi spiritual seseorang lebih sulit dibanding mengukur kompetensi sosial dan pengetahuan. Artinya, Alat ukur (Instrumen-instrumen) yang digunakan harus benar benar valid dan realibel.

Ada dua hal yang perlu kita cermati untuk kemudian  kita bedakan, yaitu tentang ujian dan wawancara.
Ujian lebih kepada upaya mengukur kompetensi pengetahuan (pengetahuan faktual, konseptual, dan prosedural).
Sedangkan wawancara  lebih ditujukan untuk mengukur motivasi (tujuan/niat, motif/dorongan) menjadi rohaniwan.

Catatan pentingnya adalah: ketika ujian (baik terbuka atau tertutup) akan diberlakukan sebagai syarat yang harus dilalui oleh seorang calon rohaniwan, maka:

Pertama, tentu harus dibuatkan system ujian, atau SOP,  atau apapun namanya terkait mekanisme pelaksanaan ujian yang dimaksud.

Kedua, harus ada standar soal yang akan diujikan  yang tentu nenyangkut semua aspek  tentang pengetahuan Ajaran Khonghucu (pengetahuan faktual, konseptual, dan prosedural) yang meliputi: sejarah suci, pengetahuan kitab,  keimanan, tata ibadah, dan perilaku Junzi. Dalam kaitan tentang standar soal, tentu saja harus melibatkan bidang pendidikan atau praktisi pendidikan.

Ketiga, ujian bisa menggunakan bebarapa model tes (tidak hanya menggunakan satu model tes). Model tes yang rekomendasikan adalah:

Tes lisan, tes tertulis, product (ranah pengetahuan), dan  praktik (ranah keterampilan). Product bisa berbentuk makalah atau tulisan ilmiah.

Sementara untuk ranah spiritual dan sosial yang memang sulit untuk diujikan dan diukur, maka bisa mengunakan laporan/pengamatan (trackrecord) yang secara eksplisit berbentuk surat REKOMENDASI Pengurus Makin dan Rohaniwan senior. Meskipun surat Rekomendasi itu sangat sobjektif sifatnya, tetapi cukup menjadi landasan dan jaminan atas rekam jejak seorang calon rohaniwan. Jika memang diperlukan, dapat dibuatkan fakta integritas sebagai jaminan sekaligus komitmen tertulis bagi calon rohaniwan yang bersangkutan.

Kesimpulan:

  1. Ujian untuk mengukur kompetensi semua ranah (apektif, kognitif, dan psikomotorik) bagi calon rohaniwan sangat diperlukan agar kwalitas seorang rohaniwan Khonghucu memenuhi standar.
  2. Dibuatkan system ujian, atau SOP,  atau apapun namanya terkait mekanisme pelaksanaan ujian yang dimaksud.
  3. Kompetensi pada ranah apektif (spiritual dan sosial) dapat menggunakan surat Rekomendasi BP Makin dan Rohaniwan senior, yang meskipun sobjektif sifatnya tetapi cukup beralasan untuk digunakan.
  4. Wawancara dilalukan untuk mengukur motivasi (tujuan dan motif) menjadi rohaniwan.
  5. Kompetensi pengetahuan harus meliputi sekurang kurangnya tiga aspek, yaitu: faktual, konseptual, dan prosedural) yang meliputi: sejarah suci, pengetahuan kitab,  keimanan, tata ibadah, dan perilaku Junzi. 
  6. Tes yang digunakan  dalam ujian bisa menggunakan model tes tertulis, lisan, product, dan praktik.

Terkait ujian terbuka yang dilalukan oleh Bidang Agama Matakin yang laksanakan  pada hari minggu tanggal 7 Januari 2018 di Litang Kahuripan Makin Gunungsindur, terhadap Dao Qin Kristan dan Dao Qin Low A'tjuh, ijinkan saya memberikan beberapa tanggapan:

1. Pelaksanaan ujian terbuka yang lakukan oleh bidang Agama Matakin merupakan langkah awal yang positif untuk meningkatkan kwalitas Rohaniwan Khonghucu dimasa ysng akan datang.

2. Pelaksanaan ujian terbuka ini tentu tak luput dari kekurangan-kekurangan.
Misalkan: Pertanyaan yang diajukan kepada peserta ujian lebih kepada pertanyaan wawancara untuk mengukur motivasi (tujuan dan motif) peserta ujian  menjadi rohaniwan. Pertanyaan terkait kompetensi justru minim sekali.

3. Kreteria tentang kelulusan peserta tidak terbuka. Artinya kreteria kelulusan harus terang dan terbuka. Oleh karenanya, harus panduan penilaian sebagai acuan/ landasan, dan tentu saja memperhatikan prinsip-prinsip penilaian.

4. Tentang pernyataan lulus dan direkomendasikan, dan lulus tapi tidak direkomendasikan, ini Agak membingungkan. Menurut saya, penyataan lulus dari tim penguji otomatis menjadi rekomendasi untuk peneguhan/li yuan rohaniwan. Karena surat rekomendasi sudah dikeluarkan oleh Makin dan rohaniwan senior. Maka, jika tim penguji juga mengeluarkan surat atau tidak mengeluarkan surat rekomendasi untuk peneguhan/Liyuan sebagai rohaniwan ini akan menjadi tumpang tindih dan rancuh.

5. Menerapkan satu sistem barusebaiknya jangan terburu-buru, harus melalui analisa yang kuat dan melibatkan semua unsur dan bidang.

Demikian tanggapan dari saya. Mohon maaf sekiranya tanggapan ini membuat tidak nyaman.
Tentang baik dan buruknya, tentangan kekurangan dan kelebihannya, biarlah menjadi pembelajaran bagi kita semua. 
Shanzai

Salam Hormat
Js. Gunadi Prabuki, S.Pd.

 

 

 

You have no rights to post comments

Berita Foto

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Prev Next

Xs. Kiem Berpulang

24-01-2018 Hits:500 Berita Foto

Xs. Kiem Berpulang

Kita semua telah kehilangan tokoh wanita Khonghucu Xs. Kim Giok Nio,ibunda dari aĺmarhum Js. Maria Anggelina.

Read more

Ketua Matakin Babel Turba Lagi

14-01-2018 Hits:332 Berita Foto

Ketua Matakin Babel Turba Lagi

Pengurus Matakin Prov Bangka Belitung, Dq. Tjhia Tet Hian, Dq. Suryanto Chandra, Js. Ngiat Hiung, Js. Jony Periady, dan beberapa...

Read more

Mengapa Ujian Rohaniwan Di Gunung Sindur ?

11-01-2018 Hits:277 Berita Foto

Mengapa Ujian Rohaniwan Di Gunung Sindur ?

Dalam khotbah Dr Ws.Ongky bercerita ketika nabi Konzi di negeri Chou mengatakan tiga hal yakni 1.dipadatkan 2. dimakmurkan 3. diberi...

Read more

Pembukaan Tahun Persatuan di Keuskupan Agung Jakarta

08-01-2018 Hits:489 Berita Foto

Pembukaan Tahun Persatuan di Keuskupan Agung Jakarta

Gereja Keuskupan Agung Jakarta, menyelenggarakan pembukaan tahun Persatuan secara serentak diseluruh penggembalaan gereja - gereja se-Keuskupan Agung Jakarta pada hari...

Read more

Ujian Terbuka Calon Rohaniwan

07-01-2018 Hits:366 Berita Foto

Ujian Terbuka Calon Rohaniwan

Ujian terbuka ini sudah pernah dilakukan di Pangkal Pinang Bangka Belitung dan menghasilkan rohaniwan sebanyak 6 rohaniwan dari 14 calon...

Read more

Rohaniwan Taat Asas

07-01-2018 Hits:172 Berita Foto

Rohaniwan Taat Asas

DAK Diklat Agama Khonghucu adalah salah satu program Matakin Pusat di bawah pengawasan Kabid Agama adalah progran pendidikan dan pelatihan...

Read more

DAK 25 Jam Jatim, Jateng, DIY 25 - 27 Desember

14-11-2017 Hits:742 Berita Foto

DAK 25 Jam Jatim, Jateng, DIY 25 - 27 Desember

DAK (Diklat Agama Khonghucu) bukan sekedar pendidikan dan pelatihan untuk meningkatkan kemampuan rohaniwan saja

Read more

Pemuda Khonghucu Dari Berbagai Daerah Ikrar Di Hari Sumpah Pemuda.

28-10-2017 Hits:1070 Berita Foto

Pemuda Khonghucu Dari Berbagai Daerah Ikrar Di Hari Sumpah Pemuda.

Bogor, 28 Oktober 2017, Ketua Panitia acara Js.Kuh Sambih dalam undangannya mengatakan bahwa kami pemuda Khonghucu pun harus mampu bergerak...

Read more

Gili Trawangan

25-10-2017 Hits:208 Berita Foto

Gili Trawangan

Pagi ini kami harus bangun pagi untuk menyeberang pulau kecil yakni Gili Trawangan.

Read more

Delapan Pesan Dari Jakarta Dalam Kongres Khonghucu Dunia

21-10-2017 Hits:333 Berita Foto

Delapan Pesan Dari Jakarta Dalam Kongres Khonghucu Dunia

"Membangun Harmoni dan Jalan Tengah untuk Mewujudkan Kesejahteraan dan Perdamaian Dunia" dihasilkan butir-butir pemikiran sbb :

Read more

Harmoni Hidup & Keseimbangan Bisnis, karya dari  DR. Drs. Ongky Setio Kuncono, SH, MM, MBA

 

Bisnis Yang Beriman & Beretika, karya dari  DR. Drs. Ongky Setio Kuncono, SH, MM, MBA

Gallery Download

Download Cahaya Setia 451-460

Silahkan Download Puisi ber-Gambar yang dapat dipakai untuk Profile Picture, Avatar, dll

Infografis & Slide

Foto Bersama di Khongcu Bio Denpasar

---------------------------

Foto Bersama Dispenkasi XXVII Bogor

 

Polling

Kegiatan Apa Yang Paling Anda Senangi Ketika Di Tempat Ibadah?

Berdoa / Sembahyang - 100%
Menyanyi / Bermain Musik - 0%
Mendengarkan Kotbah - 0%
Berdiskusi - 0%
Bertemu Teman-Teman - 0%

Total votes: 8
The voting for this poll has ended on: March 9, 2014

Who's Online

We have 9 guests and no members online

Kementrian Hukum & Hak Asasi Manusia
Hak Cipta Spoc Study Park Of Confucius No. 064687, Tanggal 25 Maret 2013

web development by harmonydesain.com