spocjournal.com

Konsekuensi Aktivis

Oleh: Dr. Drs. Ws. Ongky Setio Kuncono, SH, MM

Lombok 23-10-2017.
Banyak aktivis agama yang tidak bisa membagi waktu sehingga segalanya dipenuhi dengan kesibukan. Anda bisa membagi waktu antara pekerjaan yang sibuk itu dengan waktu untuk keluarga. Hal itulah yang dikatakan dengan menciptakan keharmonisan itu. Bukankah Nabi Kongzi mengajarkan kita untuk Harmoni. Harmoni dalam segala hal termasuk mampu menjalankan segala urusan pekerjaan dan mampu menggunakan waktu untuk berlibur ditengah kesibukan.

Apabila kita tidak menyempatkan hubungan dalam keluarga secara intim, maka bisa jadi sepanjang hidup kita akan dipenuhi dengan kesibukan. Apalagi jaman globalisasi saat sekarang. Anak anak kita yang juga sibuk dengan urusan sekolah, les dan kegiatan ektra lainnya kadang kita tidak bertemu anak -anak dalam seharian. Sempatkan makan bersama meskipun sehari pada malam hari.

Ajaran Wulun yang menyangkut hubungan dalam keluarga (orang tua- anak, suami - istri, kakak - adik) serta hubungan keluar (atasan- bawahan, sahabat- kawan) tidak akan bisa berjalan dengan baik tatkala diantara kita tidak memiliki komintem menjalankannya. Meskipun kadang ketika saya capek pulang dari pekerjaan, saya harus bel anak-anak dimana berada ? Dalam satu rumahpun butuh alat komunikasi HP untuk menanyakan dimana mereka berada. Ketika mereka masuk kamar di lantai atas, sementara kita ada di bawah bisa jadi kita tidak tahu bila anak- anak kita berada dalam satu rumah.

Pernah dalam benak pikiran saya dengan membentuk groub WA dalam keluarga, sehingga aktivitas dalam keluarga juga bisa dipantau. Nampaknya hal ini sangat memalukan, namun demikian groub WA dalam keluarga sangat efektif dalam mengontrol anggota keluarga pada era teknologi informasi saat sekarang ini.

Saat- saat yang indah harus kita ciptakan dengan berlibur bersama, berenang bersama dan bermain bersama. Inilah cara paling baik agar hubungan dalam keluarga tetap terjaga secara harmonis. Semuanya harus berkorban dan menyempatkan waktu dengan mengganggap bahwa mengutamakan keluarga menjadi hal penting dalam hidup ini. Secanggih apapun kemajuan jaman, ajaran Khonghucu tetap releval saat sekarang.

Hari yang kita idamkan dengan bersama anak anak adalah hari yang membuat kita awet muda.Disamping kita mengutamakan keluarga hal yang paling pokok, maka kita juga selalu menjadikan keluarga sebagai kekuatan emosional yang bisa menciptakan semangat kerja ( etos kerja).Bekerja keras dengan mendapatkan penghasilan tentu saja untuk keluarga, apabila kita menjadi orang yang sukses namun keluarga kita berantakan maka apa artinya hidup ini. Raja Yao sebagai raja bijaksana dan dilanjutkan dengan Raja Sun sebagai raja bapak beriman kita. Raja Sun merasa tidak bisa bahagia bila ia tidak bisa menjalin hubungan yang akrap dengan ayah bundanya. Sekaya apapun, setinggi jabatan apapun membutuhkan hubungan harmonis. Kekayaan dan jabatan semuanya telah telah tersedia bagi Sun. Namun demikian kembali lagi bahwa kebahagian itu bisa muncul tatkala hubungan keluarga terjalin dengan baik.

Menjaga hubungan keluarga, masyarakat, negara termasuk bagian dari hubungan kemanusiaan yang disebut dengan REN. Dalam konsep Khonghucu bahwa seorang beragama itu tidak cukup mengembangkan hubungan REN saja, melainkan harus menjalin hubungan dengan alam semesta yakni DI. Cinta akan lingkungkan hidup dan menjaga agar lestari merupakan bentuk dari hubungan dengan DI. Ketika kita berekreasi maka kita menyatukan dan mengharmoniskan hubungan antara REN dan DI. Sebagai contoh ketika kita berenang maka kita memadukan antara REN dan DI. Berenang adalah gerakan lemah lembut yang gemulai dengan menyeimbangkan gerakan tubuh dan pernafasan. Jikalau kita sudah bisa merasakan indahnya keharmonisan itu maka kita bisa menikmati spiritual yang sangan indah yang bisa membahagiakan diri kita.

Orang beragama tidak cukup hanya menjalin hubungn REN dan DI saja, melainkan kita harus menjalin hubungan harmonis dengan TIAN melalui persembahyangan dan doa yang progresif.Sebagai manusia yang diciptakan Tian tentu harus melakukan persembahyangan dan persujudan kepada Tian sebagai Khalik penciptanya. Maka ketika kita bicara agama Khonghucu maka tidak bisa kita lepaskan dengan konsep TIAN, DI, REN.

Kesimpulannya bahwa hubungan keluarga yang harmonis adalah jalan dalam menjalin hubungan dengan Tian sebagai pencipta alam. Keluarga yang sehat tentu akan mampu menjalin hubungan sehat pula dengan Tian

Serasinya hubungan manusia dengan alam sebagai bagian dari hubungan REN dan DI

Perjalanan dari Hotel ke Yessy Lestauran dengan kendaraan Kereta Kuda melewati bukit cinta yang sangat mempesona.

You have no rights to post comments

Berita Foto

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Prev Next

DAK 25 Jam Jatim, Jateng, DIY 25 - 27 Desember

14-11-2017 Hits:217 Berita Foto

DAK 25 Jam Jatim, Jateng, DIY 25 - 27 Desember

DAK (Diklat Agama Khonghucu) bukan sekedar pendidikan dan pelatihan untuk meningkatkan kemampuan rohaniwan saja

Read more

Pemuda Khonghucu Dari Berbagai Daerah Ikrar Di Hari Sumpah Pemuda.

28-10-2017 Hits:883 Berita Foto

Pemuda Khonghucu Dari Berbagai Daerah Ikrar Di Hari Sumpah Pemuda.

Bogor, 28 Oktober 2017, Ketua Panitia acara Js.Kuh Sambih dalam undangannya mengatakan bahwa kami pemuda Khonghucu pun harus mampu bergerak...

Read more

Gili Trawangan

25-10-2017 Hits:114 Berita Foto

Gili Trawangan

Pagi ini kami harus bangun pagi untuk menyeberang pulau kecil yakni Gili Trawangan.

Read more

Delapan Pesan Dari Jakarta Dalam Kongres Khonghucu Dunia

21-10-2017 Hits:240 Berita Foto

Delapan Pesan Dari Jakarta Dalam Kongres Khonghucu Dunia

"Membangun Harmoni dan Jalan Tengah untuk Mewujudkan Kesejahteraan dan Perdamaian Dunia" dihasilkan butir-butir pemikiran sbb :

Read more

Srikandi Gunung Sindur Berjoget

16-10-2017 Hits:134 Berita Foto

Srikandi Gunung Sindur Berjoget

Kebaktian di Makin Gunung Sindur minggu 15 Oktober 2017 dipenuhi umat di berbagai daerah di sekitarnya.

Read more

Mengajar Dan Kunjungan

25-09-2017 Hits:402 Berita Foto

Mengajar Dan Kunjungan

Pada tanggal 23 September 2017 saya mengajar S2 program M.Ag di UIN Syarif Hidayahtullah Jl.Cempaka Putih Tangerang Selatan Banten.

Read more

Dokumen Gili Iyang Dan Gili Labak Tour

11-09-2017 Hits:297 Berita Foto

Dokumen Gili Iyang Dan Gili Labak Tour

Perjalanan Tour Jalan Sehat Trawas menuju ke dua Pulau Gili Iyang dan Gili Labak.

Read more

Pertemuan Di Polda jatim

08-09-2017 Hits:232 Berita Foto

Pertemuan Di Polda jatim

Surabaya, 8 September 2017. Silaturahim Kapolda Jatim bersama Forum Kerukunan Umat Beragama dalam Rangka Harkamtibmas.

Read more

Tenaga Pendidik Khonghucu Di Pangkal Pinang

08-09-2017 Hits:174 Berita Foto

Tenaga Pendidik Khonghucu Di Pangkal Pinang

Kegiatan Peningkatan Kualitas Kompetensi Tenaga Pendidik Agama Khonghucu Tahun 2017 yang diadakan di Hotel Puncak Lestari Pangkal Pinang mulai tgl....

Read more

Js. Maria Berpulang

07-09-2017 Hits:718 Berita Foto

Js. Maria Berpulang

Berita berpulangnya Js.Maria Engeline sangat mengejutkan bagi kita semua

Read more

Harmoni Hidup & Keseimbangan Bisnis, karya dari  DR. Drs. Ongky Setio Kuncono, SH, MM, MBA

 

Bisnis Yang Beriman & Beretika, karya dari  DR. Drs. Ongky Setio Kuncono, SH, MM, MBA

Gallery Download

Download Cahaya Setia 421-430

Silahkan Download Puisi ber-Gambar yang dapat dipakai untuk Profile Picture, Avatar, dll

Infografis & Slide

Foto Bersama di Khongcu Bio Denpasar

---------------------------

Foto Bersama Dispenkasi XXVII Bogor

 

Polling

Kegiatan Apa Yang Paling Anda Senangi Ketika Di Tempat Ibadah?

Berdoa / Sembahyang - 100%
Menyanyi / Bermain Musik - 0%
Mendengarkan Kotbah - 0%
Berdiskusi - 0%
Bertemu Teman-Teman - 0%

Total votes: 8
The voting for this poll has ended on: March 9, 2014

Who's Online

We have 19 guests and no members online

Kementrian Hukum & Hak Asasi Manusia
Hak Cipta Spoc Study Park Of Confucius No. 064687, Tanggal 25 Maret 2013

web development by harmonydesain.com