spocjournal.com

Pengalaman Spiritual : Keluarga Kecil Bahagia

 

Oleh: Dr. Drs. Ws. Ongky Setio Kuncono, SH, MM

Di Tiongkok, satu anak dibiayai pendidikannya dengan 2-6 orang ( 2 orang tua dan 4 orang kakek dan nenek ). Sementara di Indonesia, dua anak + 4 manula dibiayai pendidikannya dan kehidupannya dengan dua (2) orang tua. Kondisi Indonesia semacam itu mengakibatkan beban hidup dalam keluarga semakin tinggi sehingga biaya untuk menanggung sekolah semakin berat.

Program one child family planning 1980 meski sangat ekstrim namun banyak dampak positive yang sangat menguntungkan bagi masyarakat khususnya berkaitan dengan kesejahteraan. Hal positive yang bisa dirasakan adalah (1) semakin tingginya rata-rata angkatan kerja, ( 2) beban ketergantungan hidup menurun, ( 3 ) produktivitas kerja meningkat, ( 4) kemakmuran meningkat.

Dampak pada jangka panjang yang ditimbulkan karena kesuksesan KB tersebut adalah :

  1. Nilai anak semakin mahal, maka pengeluaran anak semakin tinggi dengan meningkatnya kemakmuran ekonomi.
  2. Tahun 2010 mampu meningkatkan angka pendaftaran pendidikan tinggi mencapai 20 %.
  3. Anak anak masuk di jenjang pendidikan tinggi jumlahnya mencapai 5 X dibandingkan dengan jumlah anak-anak yang memasuki pendidikan tinggi di negara seperti Indonesia.
  4. Banyak mengirimkan anak-anak mereka untuk belajar ke luar negeri Inggris, Belanda, Jerman , Amerika dengan biaya sendiri.
  5. Mereka mulai secara berani untuk beradaptasi mempelajari berbagai kultur, bahasa dan adat istiadat, mampu berbaur dengan berbagai bangsa.
  6. Mampu bersaing untuk memperoleh pengalaman dengan dunia dan lingkungan yang lebih global.
  7. Pulang ke negaranya, dengan bekal ilmu dan pengalamannya membangun negara, bukan menjadi teroris.

Progam KB di Indonesia hanya dengan 2 anak saja adalah hal yang sebenarnya mudah dilakukan dibandingkan dengan di Tiongkok yang  hanya satu anak saja. Namun demikian di lapangan banyak kendala yang dihadapi karena KB menyangkut budaya, kepercayaan dan nilai- nilai agama yang harus disosialisaikan secara tepat. Masalah keyakinan dan Agama menjadi masalah utama saat sekarang sebab banyak tokoh agama yang belum memiliki pandangan yang sama berkaitan dengan KB.

Melihat kondisi di lapangan permasalahan saat sekarang ini berkaitan dengan :

1.   Peledakan penduduk :Jumlah penduduk yang semakin banyak.
2.   Semakin menurunnya sumber pangan.
3.   Taraf hidup : Biaya hidup,beban hidup
4.   Pendidikan
5.   Kesehatan masyarakat
6.   Kesejahteraan dan kemakmuran dll

Permasalahan-permasalahan diatas harus diselesaikan pemecahannya bukan hanya menjadi tugas pemerintah melainkan menjadi kewajiban para pemeluk agama untuk ikut  andil menyelesaikan.  Peran  tokoh  agama  dalam ikut andil mengatasi permasalahan KB yang bukan saja menjadi masalah nasional, melainkan menjadi masalah dunia. Dalam menyikapi hal   tersebut, maka perlu ada pengkajian yang mendalam bagaimana agama khususnya Khonghucu ikut memberikan pemikiran postif tentang KB tersebut. Pemikiran -pemikiran para tokoh agama menjadi hal yang strategis sebagai faktor pendorong tercapainya permasalahan umat manusia di dunia.

Definisi KB

Pengertian KB adalah upaya peningkatan keperdulian masyarakat dalam mewujudkan keluarga kecil yang bahagia ( Undang- Undang No. 10/ 1992 ).

Untuk mencapai kebahagian maka tidak bisa kita lepaskan dengan perjuangan maupun tindakan nyata, maka bahagia itu tidak bisa datang dengan sendirinya. Masyarakat harus merubah kehidupannya dan cara-cara untuk mencapai kebahagiaan dengan bekerja secara sungguh-sungguh. Kebahagiaan hanya bisa dicapai dengan usaha secara sungguh-sungguh dan tergantung pada kemauan diri sendiri. Diri kita sendiri sajalah yang menentukan tercapainya kebahagiaan hidup seseorang.

MengziBerkata,”CarilahdanEngkauakanmendapatkannya. Sia siakanlah, dan engkau akan kehilangan,Inilah mencari yang berfaedah untuk didapatkan, dan carilah itu didalam diri “. (Kitab Mengzi VII A :3 ).

Sesungguhnya untuk mencapai Kegemilangan itu hanya tergantung pada usaha orang itu sendiri” ( Ajaran Besar Bab I : 1 )

Dikaitkan dengan kebahagian, maka kebahagiaan harus dicari oleh diri sendiri melalui perjuangan dan upaya-upaya yang nyata. Bagi Khonghucu kebahagiaan keluarga menjadi

hal yang harus diperhatikan, karena keluarga salah satu hal yang penting dalam tercapainya kebahagiaan masyarakat. Apabila tiap-tiap keluarga bahagia, maka masyarakat akan juga bahagia.

Hal laki-laki dan perempuan hidup berkeluarha adalah hubungan terbesar di dalam hidup manusia ….” ( Mengzi VA : 2 )

Keselarasan hidup bersama anak isteri itu laksana alat musik yang ditabuh harmonis. Kerukunan diantara kakak dan adik itu membangun damai dan bahagia. Maka demikianlah hendaknya engkau berbuat di dalam rumah tanggamu; bahagiakanlahisteridananak-anakmu“(ZhongyongXIV:2).

Pertanyaannya adalah, apakah isteri dan anak- anak kita bisa  bahagia apabila setiap  tahunnya    melahirkan anak ? Keluarga modern yang sibuk dengan pekerjaan dan aktivitas yang padat tidak akan bisa bahagia apabila dalam hidupnya harus ditambah dengan kesibukan mengurus anak yang banyak pula.    Ilustrasi gambar dibawah ini menjadi pertanyaan yang harus kita jawab dengan jujur .

 

Berkaitan dengan hal diatas maka kehamilan dan kelahiran harus diatur sedemikian rupa agar dapat tercapainya kebahagian dalam rumah tangga. Bagi agama Khonghucu, pengaturan kehamilan dan kelahiran harus berdasarkan pada kenyataan atau prinsip-prinsip agama ( landasan ) sebagai berikut :

(1) Landasan Kebenaran
Dalam  persoalan dunia tanpa perkecualian misalnya KB ( Keluarga Berencana), maka kita tidak boleh menolaknya atau menerimanya mentah-mentah. Artinya umat manusia hendaknya menggunakan akal dan rasionya dengan berdasarkan kebenaran untuk kebaikan dan kesejahteraan manusia. Program KB yang memiliki tujuan utama kesejahteraan masyarakat dan kebahagian keluarga tentunya harus  mendapat perhatikan oleh tokoh agama.

Nabi   bersabda,”   Seorang   Junzi   terhadap   persoalan dunia tidak mengiakan atau menolak mentah- mentah.Hanya kebenaranlah yang dijadikan ukuran“ (Lunyu Jilid IV :10 ).

(2) Landasan Rasio
Orang harus berpikir benar, barulah dapat berhasil”  ( Ajaran Besar BAB Utama :2 ). Akal dan rasio harus digunakan dalam menyikapi permasalahan     hidup     termasuk     berkaitan     dengan KB.   Jika  program  KB   masuk  akal  kenapa  tidak  ?

(3)Landasan Penelitian
Orang harus meniti hakekat tiap perkara dengan mencukupkan pengetahuannya baru tercapai damai dunia ( kemakmuran dan kebahagiaan ) (Ajaran Besar Bab Utama:
4,5 )

Kebenaran yang melalui sebuah penelitian yang benar merupakan kebenaran yang harus diterima oleh umat. Melalui penelitian dan pengkajian yang benar akan didapatkan pemahaman yang benar pula.

( 4) Landasan Berpikir modern dan maju
Orang yang memahami ajaran lama lalu dapat menerapkan pada yang baru, baru dia boleh dijadikan guru” ( Lunyu II : 11 ).

Program  KB  adalah  merupakan  hal  yang  baru  dalam upaya mensejahterakan umat manusia. Melalui pengkajian yang mendalam dengan pertimbangan segi kebaikan dan keburukan, segi kemanfaatan bagi kehidupan manusia. Semua itu harus dipertimbangkan melalui pemikiran modern yang tidak menjadikan keburukan manusia, melainkan menjadi kebaikan manusia secara keseluruhan.

(5) landasan untuk berubah menuju yang lebih baik
Pada tempayan raja Tang terukir kalimat,” bila suatu hari dapat memperbaharui diri, perbaharuilah terus tiap hari dan jagalah agar baharu selama-lamanya “( Daxue Bab II : 1).

Maka dimanapun seorang Junzi lewat, ia akan membawa perubahan,karena    Tian    telah    menjaganya:pengaruh mengalir  diatas,dibawah,  diantara  langit  dan  bumi… .”(Mengzi VIA:13,3).

6. Landasan  Berprediksi Kedepan
Nabi bersabda, “Bila orang tidak mau berpikir tentang kemungkinan yang masih jauh, kesusahan itu tentu sudah berada di dekatnya” (LunyuXV:12)

Manusia berkembang sesuai dengan deret ukur ( geometric progression, dari 2 ke 4,8,16,32    dsb), sementara peningkatan produksi pangan hanya meningkat sesuai dengan deret hitung ( arithmetic progression, dari 2,ke 4,6,8 dst.) (Tomas Robert Malthus). Jumlah penduduk dimasa mendatang yang terus meningkat dan tidak diimbangi dengan penambahan pangan,  akan menjadi persoalan kehidupan manusia. Maka memprediksi permasalahan kedepan dengan mencarikan jalan keluarnya merupakan bagian dari ajaran Khonghucu yang harus dilakukan.

7. Landasan Kepentingan Umum
“Seorang Junzi mengutamakan kepentingan umum, bukan kelompok; seorang rendah budi ( Xiao Ren) mengutamakan kelompok, bukan kepentingan umum” ( Kitab Lunyu II : 14 ).

Program  KB  mengarah  kepada  kepentingan  dan kemanfaat ( barang-barang yang berguna ) umum yakni mensejahterakan masyarakat.“Jangan membuat hal yang tidak berfaedah; dengan demikian akan menyempurnakan pahala. Janganlah menghargai barang-barang yang aneh dan merendahkan barang-barang yang berguna” (Shujing V Zhoushu V Lu Ao.p 152 )

Bagi Khonghucu, Kemakmuran lebih penting dari kepadatan  penduduk.“Ketika  Nabi  di  negeri  Wei,  Ran you  menyaisi  keretanya.  2.Nabi  bersabda,”Sungguh padat penduduknya.”3.Ran you bertanya,”setelah padat penuduknya, apa pula yang harus dikembangkan ?” “Kemakmurannya.”4.setelah makmur, apa pula yang perlu dikembangkan ? Pendidikannya.” (Lunyu XIII : 9)

Pengertian ayat diatas dimaksudkan bahwa penduduk padat adalah modal SDM untuk melakukan pembangunan, namun harus dilandasi dengan kemakmuran dan pendidikan. Jikalau tidak bisa memakmurkan masyarakat dengan memberikan kesejahteraan termasuk pendidikan, maka jangan sampai penduduk itu dipadatkan. Pemadatan pendukuk harus dilandasi dengan upaya menaikkan kesejahteraan.

Family Planning

Keluarga   Berencana   (Family   Planning)   suatu   usaha untuk menjarangkan atau merencanakan jumlah dan jarak kehamilan dengan memakai kontrasepsi. Upaya itu harus dipertimbangkan dengan ungkapan ayat dibawah ini, dimana pentingnya mendengarkan nasehat para bijaksana dalam upaya meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat.

Lebih  jauh  lagi  kamu  harus  mencari  hal-hal  yang telah  didengar  dan  diikuti  para  raja  bijaksana  jaman kuno itu, dan gunakanlah itu untuk membawakan kesejahteraan dan memberi perlindungan bagi rakyat …” (Shu Jing V. Zhoushu IX. Kanggao.II.d Page 171 )

 

“…Pikirkan    tinggi-tinggi    tentang    apa    yang    kau dengar; dan laksanakan itu didalam membawakan kesejahteraan dan  mengatur rakyat…” (Shujing Zhoushu IX Kanggao.V.23. halaman 178 )

Berdasarkan ayat diatas, kita harus mendengarkan pendapat atau anjuran para bijaksana. Pencegahan kehamilan dilakukan orang Tionghoa kuno ( raja kuno ) dengan menahan keluarnya mani waktu berhubungan sex dengan tujuan mencapai kebahagiaan bersama.

Zaman Lampau kaisar Tiongkok tanpa kecuali memanggil guru istana untuk memberikan nasehat kehidupan sexnya. Dengan latihan memindahkan anggur dari gelas satu ke gelas lainnya. Bila ini bisa dilakukan, maka akan bisa juga menahan pengeluaran Mani yang juga bisa membahagiakan isteri.(Mantak Chia.1996.Membangkitkan Energi Seksual Wanita.Delapratasa.p 33)

Metode diatas menurut saya merupakan bentuk dari KB paling sederhana dengan cara mencegah sperma keluar yang berarti menjauhi dari terjadinya pembuahan dalam sel telur.

Posisi Laki-laki

Dalam agama Khonghucu kedudukan laki-laki dan wanita merupakan personifikasi dari unsur YANG dan YIN, yaitu unsur-unsur yang bersifat aktif dipersepsikan laki-laki dan unsur- unsur yang bersifat pasif dipersepsikan wanita. Memang  dalam  agama  Khonghucu   menganut  sistem Patrilinear ,  kedudukan ayah  dan  anak  laki-laki sangat penting dalam keluarga, namun demikian bukan berarti meremehkan wanita. Dalam keadaan tertentu wanita bisa mengantikan posisi pria bila terpakasa dibutuhkan.

Dalam pandangan Khonghucu 2 anak laki-laki dan perempuan sama saja bisa diterima. Hal ini bisa dilihat dari apa yang dicontohkan oleh Nabi Yao tidak mewariskan mahkota kepada anak kandungnya, melainkan memberikan kepada Shun ( orang diluar garis keturunannya) untuk melanjutkan tahtanya. Hal ini membuktikan bahwa garis keturunan menjadi tidak penting bila tidak cakap mengatur pemerintahan. Kedua, tradisi tersebut lebih memberikan kepercayaan kepada kedua puterinya untuk melanjutkan garis keturunnanya. Dalam hal ini berkah  bukan hanya didominasi anak laki-laki saja, melainkan anak wanita pun memiliki berkah.

Jalan  Suci  Junzi  dasarnya  terdapat  dalam  hati  tiap pria dan wanita, dan pada puncaknya meliputi segenap kenyataan yang dapat diteliti dimanapun di antara langit dan bumi” (Zhongyong XI : 4 )

Ayat tersebut mendandakan bahwa ajaran agama Khonghucu tidak mengajarkan diskriminasi antara pria dan wanita. Sebagai contoh dalam raja Wu ada seorang wanita menjadi menteri (Lunyu VII:20/3)

Nabi bersabda ,”Ada pendidikan, tiada perbedaan “ (Lunyu XV : 39 )

Maka berkaitan dengan program KB, baik pria maupun wanita tidak ada bedanya. Biar memiliki anak pria maupun wanita tidak menjadi soal asalkan mereka bisa berbuat bakti kepada orang tua.

Banyak anak banyak Hokie ?

Hokie bukan ditentukan dari banyaknya anak. Hokie ditentukan dengan kebenaran. Siapa yang bisa menjalankan sesuatu dengan benar, maka disitulah keberuntungan akan ada. Sebagai contoh bahwa seorang yang bisnis dengan benar, berbuat dan bertingkah laku dengan benar, maka keberuntungan akan datang.

…Janganlah mengganggap keuntungan (Li) sebagai Keberuntungan (Li atau Hokie), tetapi pandanglah Kebenaran (Yi) sebagai keberuntungan(Li atau Hokie)“ (Ajaran Besar/Daxue X : 23)

Kebenaran yang bagaimana ?

Hokie atau Kesuksesan tergantung pada perbuatan baik  ( Kebajikan ) seseorang, itulah Wei De Dong Tian (Shujing II.II.21 ,Page 16)

“Maka seorang yang memiliki Kebajikan Besar niscaya mendapat kedudukan, mendapat berkah, mendapat nama dan mendapat panjang usia”  (Zhongyong XVI : 2).

Kesimpulan

Banyak anak akan menambah biaya kehidupan, sedikit anak akan mengurangi biaya kehidupan.
Banyaknya anak akan kurang perhatian, sementara jumlah anak yang sedikit akan banyak mendapatkan perhatian.
Banyak anak akan membuat miskin dan tidak makmur, sementara sedikit anak akan membuat kaya dan makmur serta sukses.
Berdasarkan hal diatas bahwa ajaran agama Khonghucu mendukung program KB demi kesejahteraan masyarakat banyak.
Mengingat bahwa program KB bertujuan untuk mensukseskan kelancaran pendidikan dan kemakmuran masyarakat dan menjadikan manusia lebih berkualitas hidupnya di era saat sekarang ini.

 

 

 

You have no rights to post comments

Berita Foto

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Prev Next

Dokumen Gili Iyang Dan Gili Labak Tour

11-09-2017 Hits:160 Berita Foto

Dokumen Gili Iyang Dan Gili Labak Tour

Perjalanan Tour Jalan Sehat Trawas menuju ke dua Pulau Gili Iyang dan Gili Labak.

Read more

Pertemuan Di Polda jatim

08-09-2017 Hits:171 Berita Foto

Pertemuan Di Polda jatim

Surabaya, 8 September 2017. Silaturahim Kapolda Jatim bersama Forum Kerukunan Umat Beragama dalam Rangka Harkamtibmas.

Read more

Tenaga Pendidik Khonghucu Di Pangkal Pinang

08-09-2017 Hits:101 Berita Foto

Tenaga Pendidik Khonghucu Di Pangkal Pinang

Kegiatan Peningkatan Kualitas Kompetensi Tenaga Pendidik Agama Khonghucu Tahun 2017 yang diadakan di Hotel Puncak Lestari Pangkal Pinang mulai tgl....

Read more

Js. Maria Berpulang

07-09-2017 Hits:643 Berita Foto

Js. Maria Berpulang

Berita berpulangnya Js.Maria Engeline sangat mengejutkan bagi kita semua

Read more

Sembahyang Leluhur: Tradisi Atau Agama?

05-09-2017 Hits:595 Berita Foto

Sembahyang Leluhur: Tradisi Atau Agama?

Talkshow interaktif dengan Nara Sumber Js. Liem Liliany Lontoh; Hotel Aston ruang Asoka Lt. 2; Manado, 01 September 2017.

Read more

Anti Narkoba

28-08-2017 Hits:110 Berita Foto

Anti Narkoba

Surabaya, 28 Agustus 2017 pertemuan BNN (Badan Narkotika Nasional) di Hotel Santika Surabaya yang dihadiri oleh beberapa sukarelawan.

Read more

Pulau Nan Indah

22-08-2017 Hits:190 Berita Foto

Pulau Nan Indah

Kami mengajak para pencinta alam Indonesia untuk berkeliling ke tiga pulau di Wilayah Sumenep-Madura.

Read more

Tokoh Matakin Berpulang

08-08-2017 Hits:1145 Berita Foto

Tokoh Matakin Berpulang

Wu Hu Ai Zai, telah kembali ke Haribaan Huang Tian, Xs Hanom Pramana Buanadjaja (Phwa Tjhiang Han/Pan Chang Han 潘昌汉)...

Read more

Nganjuk Penuh Kedamaian

27-07-2017 Hits:307 Berita Foto

Nganjuk Penuh Kedamaian

Kunjungan FKUB provinsi Jatim hari kedua di FKUB Kabupaten Nganjuk. Kunjungan di Nganjuk diterima di kantor Kesbangpol. Hadir dalam pertemuan...

Read more

FKUB Jatim Turba

26-07-2017 Hits:176 Berita Foto

FKUB Jatim Turba

Rapat koordinasi dan silaturahim FKUB Kabupaten Mojokerto yang dihadiri oleh jajaran pengurus FKUB Kabupaten Mojokerto, Bupati dan para Camat, Bakesbangpol,...

Read more

Harmoni Hidup & Keseimbangan Bisnis, karya dari  DR. Drs. Ongky Setio Kuncono, SH, MM, MBA

 

Bisnis Yang Beriman & Beretika, karya dari  DR. Drs. Ongky Setio Kuncono, SH, MM, MBA

Gallery Download

Download Cahaya Setia 421-430

Silahkan Download Puisi ber-Gambar yang dapat dipakai untuk Profile Picture, Avatar, dll

Infografis & Slide

Foto Bersama di Khongcu Bio Denpasar

---------------------------

Foto Bersama Dispenkasi XXVII Bogor

 

Polling

Kegiatan Apa Yang Paling Anda Senangi Ketika Di Tempat Ibadah?

Berdoa / Sembahyang - 100%
Menyanyi / Bermain Musik - 0%
Mendengarkan Kotbah - 0%
Berdiskusi - 0%
Bertemu Teman-Teman - 0%

Total votes: 8
The voting for this poll has ended on: March 9, 2014

Who's Online

We have 36 guests and no members online

Kementrian Hukum & Hak Asasi Manusia
Hak Cipta Spoc Study Park Of Confucius No. 064687, Tanggal 25 Maret 2013

web development by harmonydesain.com