spocjournal.com

Hubungan Orang Tua – Anak Dengan Salah Satu Dari (Tian, Bakti, Xing, atau Dao)

Oleh: Tan Ching Tao

Pendahuluan
Banyak tokoh – tokoh besar dunia dan orang-orang bijak dalam catatan sejarah yang terlalui dari belajar etika siswa karena sikap dan perilaku yang terbentuk dari kanak-kanak akan menjadi modal paling utama dalam berprestasi dan berkarya saat dewasa, jauh melebihi modal harta benda.

Namun, dunia pendidikan sekarang telah jauh meninggalkan relnya lebih fokus pada kemajuan ilmiah dan teknologi. Pendidikan tentang budi pekerti yang menjadi pondasi dasar akhlak dan moral siswa dalam berkehidupan sehari-hari perlahan seakan ditelan zaman. Konsep pikiran dan prinsip hidup manusia menjadi sangat materialistis. Kalaupun tersisa, hanya sedikit kepedulian sosial dan lingkungan hidup. Itupun hanya dipakai sebagai alat- alat bisnis untuk mencari popularitas dan keuntungan pribadi.

Kemerosotan akhlak dan moral manusia inilah yang menyebabkan energi kebajikan manusia yang seharusnya menopang lapisan atmosfer dan bumi menjadi tidak seimbang.
Seperti yang disebutkan dalam “Tengah Sempurna XIX : 8” ; Adapun jalan suci yang harus ditempuh dalam dunia ini mempunyai Lima Perkara dan Tiga Pusaka. Didalam menjalankannya maka disini khususnya akan diulas mengenai hubungan orang tua dengan anak. Meng Zi bersabda : “Mencintai orang tua itulah cinta kasih, dan hormat kepada yang lebih tua itulah kebenaran” (VII A : 15). Nabi bersabda : Bila orang tua memanggil harus segera dijawab.

  • Bila orang tua menyuruh, jangan malas melaksanakan.
  • Bila orang tua menasihati, harus dengarkan dengan hormat.
  • Bila orang tua menghukum, harus menurut dan mengakui kesalahan.
  • Berikan orang tua rasa hangat di musim dingin, rasa sejuk di musim panas.
  • Memberi sapa di pagi hari, memberi salam menjelang tidur.
  • Memberi tahu saat keluar, menghadap saat kembali.

Hal-hal diatas dapat kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari sebagai wujud kecintaan dan hormat kita kepada orang tua.
“Mengabdi kepada siapakah yang terbesar? Mengabdi kepada orang tua itulah yang terbesar, orang yang tidak kehilangan dirinya dan dapat mengabdi kepada orang tuanya, aku pernah mendengar. Tetapi orang yang kehilangan dapat mengabdi kepada orang tuanya, aku belum pernah mendengar” (Meng Zi IV A : 19).
“Cinta kasih itulah kemanusiaan dan mengasihi orang tua itulah terbesar” (Tengah Sempurna XIX : 5)
Maka seorang anak hendaklah memperhatikan ajaran-ajaran Etika ini :

  • Walau hanya masalah kecil, jangan ambil keputusan sendiri.
  • Kalau mengambil keputusan sendiri, akan menjadi anak yang tak berbakti.
  • Walau hanya barang yang kecil, jangan sembunyikan untuk diri sendiri.
  • Kalau sembunyikan untuk diri sendiri, akan membuat orang tua bersedih hati.
  • Hal yang disukai orang tua, penuhi dengan segenap tenaga.
  • Hal yang tidak disukai orang tua, harus berusaha menjauhinya.

“Lalu Bakti dan Rendah Hati itulah pokok Cintab Kasih” (Sabda Suci I : 2).
“Seorang muda,dirumah hendaklah berlaku bakti,diluar hendaklah bersikap rendah hati, hati-hati sehingga dapat dipercaya, menaruh cinta kepada masyarakat dan berhubungan erat dengan orang yang berperi cinta kasih. Bila telah melakukan hal ini dan masih mempunyai kelebihan tenaga, gunakanlah untuk mempelajari kitab-kitab” (Sabda Suci I : 6).
Maka dapat diperhatikan pula hal-hal berikut ini :

  • Bila tubuh terluka, akan mebuat risau orang tua.
  • Bila perilaku tercela, akan membuat malu orang tua.
  • Orang tua menyayangi aku, berbuat bakti tidaklah susah.
  • Bila orang tua tidak menyukai aku, berbuat bakti adalah hal yang bijaksana.
  • Bila orang tua berbuat salah, selayaknya mengingatkan mereka.
  • Dengan wajah tersenyum ramah, dengan nada lembut saat berbicara.
  • Bila orang tua tidak mau mendengar, cari saat yang baik lalu ingatkan lagi.
  • Walau perlu harus menangis, walau dipukul tidak membenci.

Kiranya bila kita dapat melakukan seperti hal-hal diatas,kita dapat menunjukkan cinta kasih dan bakti kita kepada orang tua kita.

“Laku bakti ada tiga tingkat, yang terbesar, memuliakan orang tua, kedua tidak memalukan orang tua, dan paling bawah hanya dapat member perawatan” (Li Ji).
Dan yang terakhir perlu pula kita perhatikan sabda berikut :

  • “Seorang anak berbakti dalam mengabdi orang tua, demikian : Di dalam rumah ada rasa hormat, dalam merawat sungguh-sungguh berusaha dapat membahagiakan, pada oramg tua menderita sakit ada keprihatinan, pada saat orang tua meninggal benar-benar ada rasa duka, dan dalam menyembahyangi benar-benar ada rasa sujud” (Kitab Bakti X).
  • Usia ayah-bunda tidak boleh tidak diketahui, di satu pihak boleh. Merasa gembira, dilain pihak harus merasa khawatir” (Sabda Suci IV : 2).

Terkait yang dikabarkan dalam kitab-kitab tadi hendaknya kita juga memperhatikan nasihat-nasihat berikut ini :

  • Bila orang tua sakit, cicipi dahulu obat yang akan diberikan.
  • Tetap melayani baik siang maupun malam, tidak meninggalkan orang tua di ranjang sendirian.
  • Bila  orang tua meninggal dunia, 3 tahun berduka, jalankan pola hidup berduka.
  • Tata cara pemakaman harus menuruti adat, bersembahyang harus dengan tulus hati.
  • Walau orang tua telah meninggal dunia, tetap hormati seperti semasa hidup.

Disini dimaksudkan kita harus merawat, melayani orang tua kita dengan sepenuh hati, apabila dalam keadaan sakit, rawatlah dengan sungguh-sungguh dan dengan kecintaan, apabila telah meninggal, kita wajib mendoakan pada hari-hari sembahyang untuk leluhur seperti yang telah ditentukan untuk kita penganut agama Khonghucu. Agar kita dapat selalu mengenang, merasa dekat, dan dapat tetap “mengirimkan” cinta kasih kita kepada orang tua kita.

Demikianlah dalam zaman yang tambah tidak menentu ini, tampaknya kita harus kembali memperhatikan petuah-petuah yang pernah diajarkan oleh para guru leluhur kita, agar kita tidak semakin terperosok dalam kemerosotan moral, agar Iman kita tetap terjaga di Jalan Suci.

Daftar Pustaka
Panduan Pengajaran Dasar Agama Khonghucu. MATAKIN. 2006
Naskah Etika Siswa (Di Zi Kui)

 

 

 

You have no rights to post comments

Berita Foto

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Prev Next

Dokumen Gili Iyang Dan Gili Labak Tour

11-09-2017 Hits:160 Berita Foto

Dokumen Gili Iyang Dan Gili Labak Tour

Perjalanan Tour Jalan Sehat Trawas menuju ke dua Pulau Gili Iyang dan Gili Labak.

Read more

Pertemuan Di Polda jatim

08-09-2017 Hits:171 Berita Foto

Pertemuan Di Polda jatim

Surabaya, 8 September 2017. Silaturahim Kapolda Jatim bersama Forum Kerukunan Umat Beragama dalam Rangka Harkamtibmas.

Read more

Tenaga Pendidik Khonghucu Di Pangkal Pinang

08-09-2017 Hits:101 Berita Foto

Tenaga Pendidik Khonghucu Di Pangkal Pinang

Kegiatan Peningkatan Kualitas Kompetensi Tenaga Pendidik Agama Khonghucu Tahun 2017 yang diadakan di Hotel Puncak Lestari Pangkal Pinang mulai tgl....

Read more

Js. Maria Berpulang

07-09-2017 Hits:643 Berita Foto

Js. Maria Berpulang

Berita berpulangnya Js.Maria Engeline sangat mengejutkan bagi kita semua

Read more

Sembahyang Leluhur: Tradisi Atau Agama?

05-09-2017 Hits:595 Berita Foto

Sembahyang Leluhur: Tradisi Atau Agama?

Talkshow interaktif dengan Nara Sumber Js. Liem Liliany Lontoh; Hotel Aston ruang Asoka Lt. 2; Manado, 01 September 2017.

Read more

Anti Narkoba

28-08-2017 Hits:110 Berita Foto

Anti Narkoba

Surabaya, 28 Agustus 2017 pertemuan BNN (Badan Narkotika Nasional) di Hotel Santika Surabaya yang dihadiri oleh beberapa sukarelawan.

Read more

Pulau Nan Indah

22-08-2017 Hits:190 Berita Foto

Pulau Nan Indah

Kami mengajak para pencinta alam Indonesia untuk berkeliling ke tiga pulau di Wilayah Sumenep-Madura.

Read more

Tokoh Matakin Berpulang

08-08-2017 Hits:1145 Berita Foto

Tokoh Matakin Berpulang

Wu Hu Ai Zai, telah kembali ke Haribaan Huang Tian, Xs Hanom Pramana Buanadjaja (Phwa Tjhiang Han/Pan Chang Han 潘昌汉)...

Read more

Nganjuk Penuh Kedamaian

27-07-2017 Hits:307 Berita Foto

Nganjuk Penuh Kedamaian

Kunjungan FKUB provinsi Jatim hari kedua di FKUB Kabupaten Nganjuk. Kunjungan di Nganjuk diterima di kantor Kesbangpol. Hadir dalam pertemuan...

Read more

FKUB Jatim Turba

26-07-2017 Hits:176 Berita Foto

FKUB Jatim Turba

Rapat koordinasi dan silaturahim FKUB Kabupaten Mojokerto yang dihadiri oleh jajaran pengurus FKUB Kabupaten Mojokerto, Bupati dan para Camat, Bakesbangpol,...

Read more

Harmoni Hidup & Keseimbangan Bisnis, karya dari  DR. Drs. Ongky Setio Kuncono, SH, MM, MBA

 

Bisnis Yang Beriman & Beretika, karya dari  DR. Drs. Ongky Setio Kuncono, SH, MM, MBA

Gallery Download

Download Cahaya Setia 421-430

Silahkan Download Puisi ber-Gambar yang dapat dipakai untuk Profile Picture, Avatar, dll

Infografis & Slide

Foto Bersama di Khongcu Bio Denpasar

---------------------------

Foto Bersama Dispenkasi XXVII Bogor

 

Polling

Kegiatan Apa Yang Paling Anda Senangi Ketika Di Tempat Ibadah?

Berdoa / Sembahyang - 100%
Menyanyi / Bermain Musik - 0%
Mendengarkan Kotbah - 0%
Berdiskusi - 0%
Bertemu Teman-Teman - 0%

Total votes: 8
The voting for this poll has ended on: March 9, 2014

Who's Online

We have 45 guests and no members online

Kementrian Hukum & Hak Asasi Manusia
Hak Cipta Spoc Study Park Of Confucius No. 064687, Tanggal 25 Maret 2013

web development by harmonydesain.com